“Zaman Keemasan” Ritel Modern di Vietnam
Vietnam memasuki fase baru perkembangan sektor ritel, era modernisasi, digitalisasi, dan konsumsi cerdas. Menurut JP Morgan, PDB per kapita Vietnam telah tumbuh rata-rata 7,1% per tahun dalam periode 2017-2022, mencapai lebih dari 4.000 dolar AS/orang dan berpotensi mencapai 7.500 dolar AS pada tahun 2030. Laju urbanisasi terus meningkat, disertai tren peningkatan kebutuhan hidup dan konsumsi kelas menengah.
Dengan struktur populasi yang muda, Vietnam berada dalam tahap "populasi emas", menjadi platform pengembangan konsumsi, dan serupa dengan Tiongkok dan Thailand sebelum 2010. Namun, tingkat penetrasi ritel modern (MT) di Vietnam saat ini hanya 12%, lebih rendah daripada 20-45% negara-negara ASEAN. Angka Vietnam ini juga setara dengan periode 2010 di Indonesia—negara yang mengalami peningkatan pesat MT berkat persaingan perluasan jaringan antara "raksasa" domestik seperti Indomaret dan Alfamart.
Selain itu, pasar ritel juga sangat didukung oleh Resolusi Pemerintah 68 tentang pengembangan ekonomi swasta: "Mendorong pengembangan pasar domestik, merangsang konsumsi, mendiversifikasi saluran distribusi, mengembangkan platform digital dan e-commerce secara intensif; melaksanakan secara efektif Kampanye "Masyarakat Vietnam memprioritaskan penggunaan barang-barang Vietnam"; meningkatkan dan menginovasi program promosi perdagangan nasional; mendukung perusahaan swasta untuk membangun dan mempromosikan merek mereka. Mendorong pengembangan perusahaan ritel swasta".
WCM merupakan representasi khas industri ritel Vietnam yang tumbuh pesat berkat permintaan domestik yang besar.
Vietnam menghadapi “era keemasan” ritel modern dan WinCommerce (WCM), perusahaan anggota Masan Group (MSN), telah memberikan kontribusi signifikan terhadap transformasi ini.
Model pedesaan mencapai pertumbuhan 36%, WinCommerce terus berkembang
Di tengah pasar ritel yang penuh tantangan, jaringan ritel Masan - WinCommerce - telah menegaskan kapasitas operasionalnya yang luar biasa dengan hasil yang mengesankan. Menurut informasi perusahaan, pendapatan bersih WCM dalam 5 bulan pertama tahun ini diperkirakan mencapai VND 14.700 miliar, meningkat 12,8% dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Pada bulan Mei saja, pendapatan bersih seluruh jaringan WCM diperkirakan mencapai VND 3.031 miliar, meningkat 17,6% dibandingkan periode yang sama; model WinMart+ di pedesaan meningkat 36,4%, mencapai hampir VND 700 miliar.
Menciptakan berbagai model yang cocok untuk setiap area perumahan membawa pertumbuhan jangka panjang bagi WCM.
Selain itu, model supermarket WCM juga mencatat angka positif di bulan Mei. Menurut WCM, sistem supermarket WinMart mencapai pertumbuhan pendapatan bersih sebesar 9,1% selama periode yang sama. Hal ini merupakan hasil renovasi gedung dan penyesuaian portofolio produk, yang membantu meningkatkan pengalaman berbelanja dan memenuhi kebutuhan konsumen dengan lebih baik.
Strategi modernisasi pasar ritel tidak berhenti di kota-kota besar. Pada tahun 2025, WCM akan berfokus secara intensif pada wilayah pedesaan—yang mencakup 63% populasi dan masih sangat bergantung pada saluran ritel tradisional. Oleh karena itu, pada bulan Mei, WCM membuka 50 gerai baru, sehingga total gerai baru yang dibuka sejak awal tahun menjadi 257, memenuhi hampir 40% dari rencana pembukaan gerai baru untuk skenario dasar sepanjang tahun.
Secara keseluruhan, pembukaan toko-toko baru sejak awal tahun telah menghasilkan keuntungan positif, menunjukkan bahwa strategi ekspansi perusahaan diterapkan dengan kuat dan membuahkan hasil yang nyata. Setiap hari, WCM rata-rata membuka hampir 2 toko baru, menunjukkan tingkat cakupan yang mengesankan di industri ritel Vietnam.
Pada bulan Mei, WCM membuka 50 toko baru, sehingga jumlah total toko baru yang dibuka sejak awal tahun menjadi 257, merampungkan hampir 40% dari rencana dasar pembukaan toko baru untuk sepanjang tahun.
Ini bukan hanya langkah strategis untuk mengimbangi gelombang konsumsi yang terus berubah di pedesaan, tetapi juga membantu WCM merambah pasar bernilai puluhan miliar dolar AS. Dengan keunggulan terintegrasi ekosistem Masan yang mencakup Masan Consumer (barang konsumsi), WinEco (sayuran, buah-buahan, sayur-sayuran), Masan MEATLife (daging segar, daging olahan), dan Techcombank (solusi keuangan digital), setiap gerai WinMart+ Rural berfungsi sebagai titik penjualan sekaligus pusat layanan konsumen multi-utilitas, mulai dari berbelanja kebutuhan sehari-hari hingga pembayaran, transfer uang, hingga akses ke produk keuangan konsumen.
Ledakan kelas menengah, urbanisasi, digitalisasi, dan perubahan kebiasaan konsumen menciptakan "era keemasan" bagi ritel modern di Vietnam. Dalam upaya membentuk pasar ini, WCM memelopori standar baru bagi industri ritel, di mana kecepatan ekspansi harus sejalan dengan efisiensi ekonomi, dan setiap titik penjualan dikaitkan dengan nilai layanan yang komprehensif bagi konsumen.
Sumber: https://dantri.com.vn/kinh-doanh/mo-hinh-nong-thon-cua-wincommerce-dat-tang-truong-36-trong-thang-5-20250618200752658.htm
Komentar (0)