Binh Lieu adalah lahan khas dengan banyak pohon kehutanan bernilai ekonomi tinggi. Selain adas manis, kayu manis juga merupakan salah satu tanaman yang sangat cocok untuk tanah di sini. Dengan dua kali panen dalam setahun, dari Februari hingga akhir Maret kalender lunar, para petani kayu manis di Binh Lieu berfokus pada panen musim semi.
Saat ini, ketika datang ke Binh Lieu, kita dapat dengan mudah melihat hutan yang dipenuhi orang-orang yang memanen kayu manis. Pada musim panen kayu manis musim semi tahun 2025, di Kecamatan Huc Dong, wilayah dengan area perkebunan kayu manis terbesar di Kabupaten Binh Lieu, orang-orang sedang sibuk memanen. Sejak akhir Maret, rumah Bapak Ly Van Chinh di Desa Khe Mo, Kecamatan Huc Dong, secara rutin mempekerjakan 10-15 pekerja untuk memanen kayu manis di daerah Thong Chau. Seluruh area perkebunan kayu manis yang beliau tanam sejak tahun 2009 kini sedang dalam tahap panen.
Bapak Ly Van Chinh berkata: Dengan lahan kayu manis lebih dari 1 hektar, rata-rata kami memanen 2 ton kulit kayu per hari. Hari ini adalah hari ke-5 pengupasan kayu manis, jadi keluarga saya telah memanen 10 ton hasil panen tahun ini. Setelah dikurangi biaya-biaya, kami juga mendapatkan 200 juta VND. Setelah memanen kayu manis, keluarga akan mulai menanam hutan baru tepat waktu untuk musim panen.
Penghijauan dan pembangunan ekonomi kehutanan merupakan kekuatan yang menyediakan lapangan kerja dan pendapatan bagi masyarakat di daerah pegunungan Binh Lieu. Menurut statistik dari Dinas Pertanian dan Lingkungan Hidup Kabupaten Binh Lieu, luas areal perkebunan kayu manis di kabupaten ini saat ini mencapai 690 hektar yang tersebar di 7 kecamatan, dengan kecamatan Huc Dong yang terbesar dengan luas lebih dari 412 hektar. Selama musim panen kayu manis tahunan, tidak hanya kayu manis yang dikupas di hutan, tetapi juga tempat penjualan kayu manis di rumah tangga juga sama ramainya. Kayu manis yang dikupas di hutan diangkut oleh rumah tangga ke tempat penjualan kayu manis, kemudian batang kayu manis dipilih dan dipilah untuk dikupas dan dikeringkan. Sedangkan untuk kepingan kayu manis, kayu manis tersebut diproses terlebih dahulu dan kemudian dikeringkan. Ternyata, hampir semua kayu manis yang mereka tanam dipanen oleh rumah tangga.
Pembangunan ekonomi kehutanan telah membantu masyarakat di Distrik Binh Lieu mengembangkan perekonomian rumah tangga dan meningkatkan pendapatan mereka. Pada akhir tahun 2024, pendapatan per kapita rata-rata di distrik ini telah mencapai 75,5 juta VND/orang/tahun. Tujuan distrik ini adalah untuk mendorong masyarakat agar terus mendiversifikasi bentuk-bentuk pembangunan ekonomi dan menerapkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk terus meningkatkan pendapatan mereka, dengan tujuan mencapai tujuan menjadi distrik pedesaan baru pada akhir tahun ini dan pendapatan per kapita rata-rata di wilayah ini akan mencapai 100 juta VND/orang/tahun.
Bapak La Ngoc Duong, Kepala Dinas Pertanian dan Lingkungan Hidup Kabupaten Binh Lieu, menambahkan, "Saat ini, Binh Lieu tidak hanya menanam kayu manis, tetapi juga telah memperluas perkumpulan empat rumah tangga untuk menanam kayu manis organik. Di Kecamatan Huc Dong, model penanaman kayu manis organik telah diterapkan di lahan seluas lebih dari 100 hektar, dan rumah tangga yang memiliki lahan penanaman kayu manis telah mendaftar untuk menerapkannya. Saat ini, Kecamatan Huc Dong sedang melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada rumah tangga untuk mengikuti arahan dari instansi terkait guna meningkatkan nilai panen kayu manis di wilayah tersebut dan bertujuan untuk meningkatkan luas areal penanaman kayu manis organik di masa mendatang.
Hai Ha
Sumber
Komentar (0)