Rusia mengakui “kelompok kecil” pasukan Ukraina telah menyeberangi Sungai Dnieper ke tepi timur, yang dikuasai Moskow di provinsi Kherson.
Setelah pertempuran pecah pada Februari 2022, Rusia dengan cepat menguasai seluruh Oblast Kherson. Berkat serangan balasan kilat akhir tahun lalu, Ukraina kembali menguasai Oblast Kherson di tepi barat Sungai Dnieper. Sementara itu, total luas tepi timur yang dikuasai Rusia setara dengan 75% dari seluruh Oblast.
Ukraina baru-baru ini mengerahkan unit-unit kecil menggunakan perahu untuk menyeberangi Sungai Dnieper guna menyerang posisi-posisi Rusia. Pada 14 November, mereka mengumumkan telah mendirikan pos pemeriksaan di tepi timur "meskipun menghadapi berbagai kesulitan".
Vladimir Saldo, pemimpin Kherson yang ditunjuk Rusia, mengakui pada tanggal 15 November bahwa pasukan Ukraina beroperasi di tepi timur Sungai Dnieper tetapi mengatakan Kiev "menderita kerugian besar".
Bapak Saldo mengatakan pasukan Ukraina beroperasi dalam "kelompok-kelompok kecil" di wilayah tersebut, mulai dari jembatan kereta api Antonovsky hingga desa Krynky, sekitar 20 kilometer jauhnya. Menurut Bapak Saldo, sekitar 1,5 kompi Ukraina telah menyeberangi Sungai Dnieper.
Menurut definisi Rusia, satu kompi memiliki 45 hingga 360 tentara, menurut TASS .
"Kami telah mengerahkan pasukan tambahan. Musuh terjebak di desa Krynky. Neraka menanti mereka, termasuk bom, roket, sistem tembakan berat, peluru artileri, dan kendaraan udara nirawak (UAV)," kata Bapak Saldo.
Lokasi Sungai Dnieper. Grafik: RYV
Pemimpin pemerintahan Kherson yang pro-Rusia juga mengutip informasi yang diterimanya langsung dari militer Rusia, yang mengatakan bahwa pasukan Ukraina sedang dikepung di bunker, dan menambahkan bahwa serangan mereka akan dihentikan.
Desa Krynky terletak di dekat sungai, sekitar 30 kilometer timur laut kota Kherson, yang kembali dikuasai Ukraina setahun lalu.
Natalia Humeniuk, juru bicara Komando Operasi Selatan Ukraina, mengatakan situasinya relatif menguntungkan dan pasukan mereka memberikan tekanan pada pasukan Rusia di sepanjang tepi Sungai Dnieper.
"Kami berhasil memukul mundur mereka di area sekitar 3-8 kilometer di sepanjang tepian sungai," kata Humeniuk, seraya menambahkan bahwa ia akan membatasi penyebaran informasi dan akan mengumumkan keberhasilan yang lebih besar nanti.
Tentara Ukraina di Kherson pada 9 November. Foto: Reuters
Ukraina melancarkan serangan balasan di timur dan selatan pada bulan Juni, tetapi menghadapi perlawanan sengit dari pasukan Rusia. Kampanye tersebut sejauh ini gagal mencapai kemajuan signifikan yang diharapkan para pemimpin Ukraina. Namun, kemajuan Ukraina di Kherson dapat menekan pertahanan Rusia.
Ngoc Anh (Menurut Reuters )
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)