Informasi di atas diumumkan oleh Kementerian Perindustrian dan Perdagangan setelah pertemuan Wakil Menteri Perindustrian dan Perdagangan Phan Thi Thang dengan para pemimpin Kementerian Investasi dan Perdagangan Luar Negeri Mesir, dalam rangka mendampingi Presiden Luong Cuong dalam kunjungan kenegaraan ke Republik Arab Mesir.
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Menteri Phan Thi Thang menyampaikan bahwa Vietnam senantiasa menekankan dan sangat menghargai peran serta posisi terdepan Mesir di kawasan Afrika Utara khususnya dan Afrika pada umumnya. Mesir saat ini merupakan mitra dagang terbesar Vietnam di kawasan Afrika Utara dengan volume perdagangan lebih dari 472 juta dolar AS pada tahun 2024.
Menurut Wakil Menteri Phan Thi Thang, struktur impor-ekspor barang antara kedua negara tidak kompetitif tetapi saling melengkapi, sehingga kedua negara masih memiliki banyak potensi dan ruang untuk lebih mempromosikan skala kerja sama ekonomi dan perdagangan bilateral, termasuk kerja sama di bidang industri, pertanian, investasi, dan logistik.

Berdasarkan usulan pihak Vietnam, kedua belah pihak sepakat untuk memperkuat koordinasi dalam menyelenggarakan kegiatan promosi perdagangan dan investasi, dengan demikian berkontribusi pada perluasan skala dan bertujuan menyeimbangkan neraca perdagangan bilateral.
Pada kesempatan ini, pihak Mesir mengumumkan rencananya untuk menyelenggarakan delegasi bisnis ke Vietnam pada tahun 2025 dan meminta Kementerian Perindustrian dan Perdagangan untuk berkoordinasi dalam menyelenggarakan kegiatan promosi perdagangan dan investasi bilateral.
Bapak Hassan El Khatib - Menteri Investasi dan Perdagangan Luar Negeri Mesir - sangat menghargai kerja sama yang bersahabat antara kedua negara sejak terjalinnya hubungan diplomatik (1959) hingga sekarang dan perkembangan ekonomi Vietnam dalam beberapa tahun terakhir, serta memperkenalkan berbagai keuntungan dan potensi kerja sama Mesir seperti: letak geografis yang penting, banyaknya perjanjian ekonomi yang ditandatangani dengan Uni Eropa, dengan negara-negara besar di Afrika, potensi pengembangan logistik, energi terbarukan, minyak dan gas, industri (tekstil, pupuk, kimia...).
Pada pertemuan tersebut, kedua belah pihak sepakat membentuk Kelompok Kerja Gabungan mengenai studi kelayakan FTA Vietnam - Mesir dengan tugas meneliti dan mengevaluasi manfaat yang dapat diberikan FTA bagi kedua belah pihak, berkontribusi dalam mempromosikan perdagangan dan investasi antara kedua negara ke arah yang seimbang.
Kedua belah pihak juga sepakat untuk berkoordinasi guna menyelenggarakan pertemuan ke-3 Subkomite Kerja Sama Perdagangan Bilateral dan Industri tahun ini (diperkirakan pada kuartal keempat tahun 2025) di Vietnam untuk membahas isi kerja sama khusus di bidang perdagangan dan investasi di sektor industri.
Menurut Kementerian Perindustrian dan Perdagangan, pada tahun 2024, total omzet impor-ekspor Vietnam dengan Mesir akan mencapai 472,6 juta USD, meningkat 9,4% dibandingkan dengan tahun 2023.
Dalam 6 bulan pertama tahun 2025, omzet ekspor-impor Vietnam dengan Mesir mencapai 266,9 juta USD, naik 8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang mana ekspor Vietnam ke Mesir mencapai 266,9 juta USD, naik 8%.
Kelompok ekspor Vietnam ke Mesir meliputi: Kopi mencapai 39,8 juta USD, telepon segala jenis dan komponennya mencapai 37,7 juta USD, alat transportasi dan suku cadangnya mencapai 34,2 juta USD, komputer, produk dan komponen elektronik, makanan laut mencapai 22 juta USD, lada mencapai 20,9 juta USD...

Upacara penyambutan kunjungan kenegaraan Presiden Luong Cuong ke Republik Arab Mesir

Presiden Luong Cuong tiba di Kairo, memulai kunjungan kenegaraan ke Republik Arab Mesir

Presiden Luong Cuong berangkat untuk kunjungan kenegaraan ke Mesir dan Angola
Sumber: https://tienphong.vn/nghien-cuu-hiep-dinh-thuong-mai-tu-do-viet-nam-ai-cap-post1766715.tpo
Komentar (0)