Pada tanggal 2 November, Dr. Diep Trong Khai (Kepala Departemen Neurologi, Rumah Sakit Umum Xuyen A, Kota Ho Chi Minh) menyatakan bahwa setelah menerima pasien C., prosedur darurat stroke segera dimulai, dan tim stroke dan intervensi melakukan konsultasi dan menilai kondisi pasien.
Setelah melakukan CT scan otak, dokter menentukan bahwa ini adalah kasus stroke iskemik (stroke yang disebabkan oleh kurangnya suplai darah ke otak) pada jam kedua, masih dalam waktu emas untuk menggunakan obat trombolitik guna melarutkan bekuan darah yang menyebabkan penyumbatan di pembuluh darah otak.
Dengan persetujuan keluarga, pasien C. diberikan terapi trombolitik. Setelah itu, dilakukan CT angiografi, yang menunjukkan bahwa pembuluh darah pasien dalam kondisi relatif baik, tanpa stenosis berat atau penyumbatan pembuluh darah utama.
Hanya satu jam setelah menerima terapi trombolitik, pasien merespons dengan baik dan menunjukkan tanda-tanda pemulihan, dengan peningkatan kekuatan otot di lengan dan kaki, serta kemampuan untuk berbicara lebih jelas.
Pasien dirawat di rumah sakit sejak dini, dalam jangka waktu kritis untuk pengobatan stroke, dan oleh karena itu pulih dengan cepat setelah menerima terapi trombolitik.
Mengenali tanda-tanda awal stroke dapat menyelamatkan nyawa.
Melalui kasus ini, Dr. Khai menekankan bahwa mengenali tanda-tanda awal stroke memainkan peran penting dalam menyelamatkan nyawa dan memfasilitasi rehabilitasi selanjutnya. Bagi lansia dan mereka yang memiliki penyakit kronis, terutama hipertensi, komplikasi apa pun dapat menjadi serius jika protokol pengobatan yang diresepkan dokter tidak diikuti dengan ketat.
"Hipertensi jangka panjang merusak pembuluh darah, mendorong perkembangan aterosklerosis dan merupakan penyebab utama stroke. Oleh karena itu, untuk mengendalikan hipertensi secara efektif, menjaga kebiasaan yang membatasi makanan asin dan makanan kalengan, serta fokus pada gaya hidup dan diet sehat, sangatlah penting," saran Dr. Khai.
Tanda-tanda stroke menurut aturan FAST
Menurut Dokter Trong Khai, mengamati tanda-tanda menggunakan aturan FAST itu penting. Hal ini membantu mengidentifikasi gejala stroke dengan cepat.
1. F (Wajah)
Salah satu sisi wajah mungkin kendur atau mata mungkin sayu. Saat tersenyum, mulut pasien mungkin miring ke satu sisi, dan kedua sisi wajah mungkin menjadi tidak simetris.
2. A (Senjata)
Salah satu atau kedua lengan tidak dapat diangkat di atas kepala, tidak dapat diangkat lurus, atau dapat diangkat tetapi langsung jatuh kembali.
3. S (Ucapan)
Bicara cadel, kesulitan mengucapkan kata-kata dengan jelas, atau ketidakmampuan untuk menyelesaikan kalimat adalah semua tanda stroke. Selain itu, kesulitan menemukan kata-kata yang tepat untuk menggambarkan pikiran seseorang atau ketidakmampuan untuk berbicara secara koheren juga merupakan tanda-tanda stroke.
4. T (Waktu)
Jika Anda melihat salah satu gejala di atas, atau semua tanda FAST (First-Age Fast-Fast Significance) stroke, Anda perlu menghubungi layanan darurat atau membawa pasien ke rumah sakit segera. Waktu sangat penting dalam pengobatan stroke. Semakin cepat pasien menerima perawatan, semakin tinggi peluang pemulihan dan semakin rendah risiko komplikasi akibat kerusakan otak yang disebabkan oleh stroke.
Sumber: https://thanhnien.vn/tphcm-nguoi-dan-ong-dot-quy-after-taming-185241102130018771.htm










