Thach Bao Khanh: Tim Vietnam butuh bintang muda di Piala AFF
"Ketika saya mengingat Piala AFF 2008, ingatan saya tertuju pada bendera merah putih berkibar di langit, di seluruh penjuru negeri. Itulah motivasi saya dan para pemain tim Vietnam untuk selalu berusaha sebaik mungkin," ujar mantan pemain timnas, Thach Bao Khanh, tentang kenangan menjuarai Piala AFF 2008 bersama timnas Vietnam dalam sebuah jumpa penggemar, bagian dari Tur Trofi Piala AFF.
Kejuaraan Piala AFF 2008 merupakan tonggak sejarah sepak bola Vietnam. Meskipun mengawali turnamen dengan buruk, dengan serangkaian hasil imbang dan kekalahan di bawah asuhan pelatih Henrique Calisto, tim Vietnam berhasil membalikkan keadaan dan meraih kemenangan. Bao Khanh dan rekan-rekannya mengalahkan Singapura dan Thailand dalam perjalanan menuju kejuaraan, sekaligus meraih gelar Piala AFF pertama dalam sejarah.
Thach Bao Khanh (paling kiri) bersama Duong Hong Son dan Pham Thanh Luong di acara promosi Piala AFF
"Pada tahun 2008, pelatih Calisto menyampaikan kepada para pemain bahwa kami hanya punya satu bintang, bintang di seragam kami, dan bahwa kami harus percaya diri karena ada jutaan penggemar di belakang kami yang mendukung kami. Setelah kata-kata itu, kami memiliki motivasi dan tanggung jawab untuk bergandengan tangan dan bersatu memenangkan kejuaraan," tegas Thach Bao Khanh.
Sepuluh tahun kemudian, tim Vietnam dengan generasi emas pelatih Park Hang-seo telah mengatasi serangkaian lawan kuat untuk memenangkan Piala AFF untuk kedua kalinya dalam sejarah.
Tim Vietnam sedang mengalami masa sulit, hanya menang 2 kali dari 12 pertandingan terakhir. Setelah kejayaan pelatih Park Hang-seo pada periode 2018-2022, performa tim secara keseluruhan menurun ketika terhenti di babak penyisihan grup Piala Asia 2023 dan babak kualifikasi kedua Piala Dunia 2026. Pelatih Kim Sang-sik mengambil alih, tetapi dalam 5 bulan terakhir, pelatih Korea tersebut belum mampu mengubah keadaan.
Di Piala AFF 2024, target tim Vietnam adalah mencapai final. Menurut Thach Bao Khanh, pemain muda perlu diberi lebih banyak kesempatan dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Tim Vietnam memiliki banyak pemain muda berbakat seperti Khuat Van Khang dari The Cong Viettel , Nguyen Dinh Bac dari Hanoi Police Club, dan banyak nama lainnya. Saya berharap para talenta muda ini dapat terhubung dengan baik satu sama lain dan menjalankan strategi keseluruhan tim seperti yang ditetapkan oleh pelatih kepala,” ujar Thach Bao Khanh.
Van Khang dan Dinh Bac
Bagi semua pemain muda, yang terpenting adalah semangat, selalu berjuang dan mencoba. Secara pribadi, saya telah merasakannya sejak muda. Berkat usaha saya, saya telah mencapai hasil-hasil tertentu. Semoga di masa depan, para pemain juga akan berusaha keras untuk meraih hasil yang baik.
Duong Hong Son berbicara tentang Van Lam dan Nguyen Filip
Selain Thach Bao Khanh, kiper Duong Hong Son juga menjadi faktor yang sangat penting dalam perjalanan menjuarai Piala AFF 2008. Penampilan impresif mantan kiper Klub Hanoi tersebut membantu tim Vietnam hanya kebobolan 2 gol dalam 4 laga semifinal dan final (leg pertama dan kedua) melawan Singapura dan Thailand, lalu menjuarai kejuaraan tersebut.
Tahun 2008 adalah kejuaraan dalam hidup saya. Saya berharap para pemain muda Vietnam akan selalu bersemangat untuk berkontribusi bagi tim nasional. Para pemain merasa terhormat telah berkontribusi bagi negara. Bagi para pemain muda, saya harap kalian akan selalu bersatu dan meraih hasil terbaik di AFF mendatang.
Pada tahun 2008, para penggemar menaruh harapan mereka pada tim Vietnam. Tahun itu juga merupakan tahun yang sulit, ketika seluruh tim gagal berlatih dengan baik dalam 11 pertandingan, tetapi memasuki turnamen, kami mengatasi kesulitan tersebut berkat solidaritas. Tim Vietnam selalu tumbuh lebih kuat di setiap pertandingan dan naik ke podium tertinggi," kenang Duong Hong Son.
Hong Son adalah salah satu penjaga gawang terbaik dalam sejarah sepak bola Vietnam. Ia juga sempat melatih setelah pensiun, ketika menjadi "kapten" Klub Phu Tho , dengan tugas mengasah bakat-bakat muda.
Ketika diminta untuk mengevaluasi dua penjaga gawang tim Vietnam, Dang Van Lam dan Nguyen Filip, Hong Son menegaskan: "Pelatih kepala akan selalu memilih susunan pemain terbaik untuk berpartisipasi di turnamen ini. Filip dan Van Lam telah membuktikan bakat mereka. Saya harap siapa pun yang menjadi penjaga gawang utama juga bersemangat untuk bermain bagi tim nasional."
Komentar (0)