Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Banyak negara mengutuk Israel atas serangan terhadap pasukan PBB

Công LuậnCông Luận11/10/2024

[iklan_1]

Pada tanggal 11 Oktober, Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan "kemarahan" atas serangan militer Israel terhadap pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon, dan menuntut agar Israel menahan diri dari segala "tindakan permusuhan" terhadap mereka.

"Moskow sangat geram dengan tindakan militer Israel," kata Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan.

"Pihak Rusia menuntut pengekangan dari segala tindakan permusuhan terhadap pasukan penjaga perdamaian UNIFIL yang menjalankan misinya di Lebanon di bawah mandat Dewan Keamanan PBB saat ini, dan menyatakan dukungan serta harapan agar para korban luka segera pulih," demikian bunyi pernyataan tersebut.

Banyak negara mengutuk Israel atas serangan terhadap pasukan PBB, gambar 1

Kendaraan UNIFIL di Marjayoun, dekat perbatasan dengan Israel, di Lebanon selatan. Foto: Reuters

Sebelumnya pada 10 Oktober, Menteri Pertahanan Italia Guido Crosetto mengatakan pasukan Israel bertindak ilegal ketika mereka menembaki posisi yang digunakan oleh pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon, dan mengutuk ini sebagai kemungkinan kejahatan perang.

"Ini bukan kecelakaan. Ini mungkin merupakan kejahatan perang dan pelanggaran hukum humaniter internasional yang sangat serius," kata Bapak Crosetto dalam konferensi pers.

Tn. Crosetto mengatakan ia telah menghubungi mitranya dari Israel untuk mengajukan protes dan juga telah memanggil duta besar Israel di Italia untuk menuntut penjelasan, tetapi belum menerima tanggapan.

Tidak seperti beberapa negara Eropa, Italia telah menjadi pendukung setia Israel sepanjang perang selama setahun melawan kelompok militan Palestina Hamas di Jalur Gaza dan Hizbullah di Lebanon.

Italia telah menyediakan sejumlah besar pasukan untuk UNIFIL, dan meskipun tidak ada pasukan Italia yang terluka minggu ini, Tn. Crosetto mengatakan tindakan Israel tidak akan diterima.

Juga pada tanggal 10 Oktober, Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan Turki mengutuk serangan Israel terhadap pasukan UNIFIL, dan menambahkan bahwa Turki akan terus mendukung inisiatif dan struktur penjaga perdamaian serupa.

Di New York, duta besar Israel untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa Danny Danon mengatakan Israel merekomendasikan agar UNIFIL pindah ke Lebanon utara "untuk menghindari bahaya meningkatnya pertempuran".

"Serangan Israel terhadap pasukan PBB setelah pembantaian warga sipil di Gaza, Tepi Barat, dan Lebanon merupakan manifestasi impunitasnya atas kejahatan," kata Kementerian Luar Negeri Turki dalam sebuah pernyataan.

“Komunitas internasional memiliki kewajiban untuk memastikan bahwa Israel mematuhi hukum internasional,” demikian bunyi laporan tersebut, seraya menambahkan bahwa Turki telah menyumbangkan sebuah korvet dan lima personel kepada Satuan Tugas Maritim UNIFIL.

Turki telah sangat kritis terhadap serangan Israel di Gaza dan Lebanon. Turki telah menangguhkan semua perdagangan dengan Israel, mengajukan gugatan genosida terhadap Israel di Mahkamah Internasional, dan berulang kali menyerukan diakhirinya dukungan Barat terhadap Israel.

UNIFIL ditempatkan di Lebanon selatan untuk memantau permusuhan di sepanjang garis demarkasi dengan Israel, wilayah yang telah menyaksikan bentrokan serius antara pasukan Israel dan militan Hizbullah.

UNIFIL mengatakan dua penjaga perdamaian terluka ketika sebuah tank Israel menembaki menara pengawas di markas besarnya di Ras al-Naqoura pada tanggal 9 dan 10 Oktober.

Ngoc Anh (menurut Reuters)


[iklan_2]
Sumber: https://www.congluan.vn/nhieu-nuoc-len-an-du-doi-israel-ve-vu-tan-cong-luc-luong-lien-hop-quoc-post316392.html

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk