Penjualan obat secara daring menjadi tren yang semakin populer, membuka banyak peluang bagi konsumen untuk membeli produk berkualitas dengan harga terjangkau, tetapi perlu dikelola dan dikontrol secara ketat.
Menjual Obat Resep Secara Online: Banyak Manfaatnya, Namun Perlu Manajemen dan Kontrol yang Ketat
Penjualan obat secara daring menjadi tren yang semakin populer, membuka banyak peluang bagi konsumen untuk membeli produk berkualitas dengan harga terjangkau, tetapi perlu dikelola dan dikontrol secara ketat.
Banyak manfaatnya
Diperkirakan pasar obat daring Vietnam akan mencapai sekitar 5-8% pangsa pasar penjualan obat pada tahun 2024 dan tumbuh dengan laju yang cukup pesat. Kementerian Perindustrian dan Perdagangan mencatat terdapat lebih dari 1.000 perusahaan farmasi yang menjual obat daring.
Para ahli medis dan perusahaan farmasi percaya bahwa jika dikelola dan dikontrol secara ketat, penjualan obat daring dapat memberikan banyak manfaat bagi konsumen. Membeli obat daring membantu konsumen menghemat waktu dan tenaga, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah terpencil atau tidak punya banyak waktu untuk pergi ke apotek. Hanya dengan beberapa langkah di ponsel atau komputer, pelanggan dapat dengan mudah memilih dan membeli obat yang dibutuhkan tanpa harus berpindah tempat.
Selain itu, membeli obat secara online menyediakan beragam pilihan produk, mulai dari obat-obatan populer hingga produk perawatan kesehatan khusus, obat-obatan yang langka atau tidak mudah ditemukan di toko tradisional. Hal ini memudahkan konsumen untuk menemukan produk yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Salah satu kerugian membeli obat secara online adalah masalah pengiriman. Jika tidak dikirim tepat waktu, proses perawatan pasien dapat terganggu.
Berkat keterlibatan banyak penyedia dan apotek daring, konsumen dapat membandingkan harga dan menemukan produk dengan harga terjangkau. Selain itu, banyak situs web menawarkan promosi dan diskon, yang membantu mengurangi biaya bagi pembeli. Selain itu, banyak platform pembelian obat daring juga menyediakan layanan konsultasi daring dari apoteker atau dokter. Hal ini membantu konsumen mendapatkan lebih banyak informasi dan dukungan saat memilih obat, sehingga meminimalkan kesalahan dalam penggunaan obat.
Menanggapi banyaknya anggapan bahwa penjualan obat resep di apotek saat ini tidak terkendali, dan jika obat dijual secara daring akan semakin sulit diawasi, perwakilanFPT Retail menyatakan bahwa pembelian obat melalui media elektronik akan lebih transparan dan lebih mudah diawasi oleh pihak berwajib, misalnya isi konsultasi dapat terekam, dan peredaran obat dapat terlacak secara detail.
Selain itu, pengiriman obat kepada pasien dengan perbandingan melalui gambar, sertifikasi kuantitas dan kualitas, serta penyimpanan bukti dalam bentuk elektronik untuk diambil kembali beberapa bulan kemudian masih dimungkinkan. Khususnya, jika terjadi insiden tak terduga, pelacakan rute barang akan jauh lebih mudah dan akurat.
Transparansi dalam transaksi
Menurut sebagian besar perusahaan farmasi, menjual obat secara daring dapat memberikan transparansi dan kontrol yang lebih mudah daripada membeli obat langsung di apotek. Namun, para ahli juga memperingatkan bahwa aktivitas ini masih memiliki banyak potensi risiko, terutama terkait kualitas dan penyalahgunaan obat. Pasien yang membeli obat secara daring mungkin tidak mendapatkan pengawasan medis, sehingga berisiko menggunakan obat secara tidak tepat atau untuk tujuan yang salah. Oleh karena itu, platform penjualan obat daring perlu memastikan kualitas obat, memverifikasi resep secara akurat, dan menyediakan informasi konsultasi yang lengkap kepada pengguna.
Saat membeli obat secara online, konsumen harus memberikan informasi pribadi dan pembayaran, yang dapat menimbulkan risiko keamanan. Jika situs web tidak menjamin keamanan informasi, pembeli dapat menghadapi risiko penipuan atau keamanan akun.
Salah satu kerugian membeli obat secara online adalah masalah pengiriman. Jika pengiriman tidak tepat waktu, proses perawatan pasien dapat terganggu. Selain itu, pengiriman pesanan atau produk yang salah juga dapat terjadi.
Untuk mengatasi keterbatasan di atas, menurut Dr. Nguyen Huy Hoang, Pusat Oksigen Tekanan Tinggi Vietnam-Rusia (Kementerian Pertahanan Nasional), perlu ada koordinasi antar lembaga seperti Badan Pengawas Obat dan Kementerian Perindustrian dan Perdagangan untuk mengendalikan kualitas obat, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penggunaan obat. Pembelian obat daring sebaiknya dilakukan di tempat yang tepercaya dan konsumen perlu memahami dengan jelas jenis obat yang mereka gunakan, dengan saran dari apoteker.
Bapak Nguyen Huu Trong, Sekretaris Jenderal Asosiasi Informatika Medis Vietnam, menekankan bahwa pihak berwenang perlu memeriksa, memantau, dan mengenali aplikasi dan platform e-commerce yang memenuhi peraturan hukum.
Mengizinkan penjualan obat resep secara daring memang memberikan banyak manfaat, tetapi juga menuntut manajemen dan kontrol yang tinggi. Pihak berwenang perlu memperkuat pengawasan dan menangani pelanggaran secara ketat untuk melindungi kesehatan masyarakat. Platform penjualan obat daring perlu memenuhi standar kualitas dan transparansi dalam transaksi agar konsumen dapat mempercayai dan menggunakan layanan ini dengan aman.
[iklan_2]
Sumber: https://baodautu.vn/ban-thuoc-ke-don-qua-mang-nhieu-tien-ich-nhung-can-quan-ly-va-kiem-soat-chat-d231624.html
Komentar (0)