Pada bulan Oktober 2024, banyak kebijakan baru mulai berlaku.

Serangkaian kebijakan berhubungan dengan masalah ekonomi seperti rezim pelaporan berkala pada klaster industri; Pengaturan tentang pemanfaatan rumah dan tanah yang merupakan aset publik yang tidak digunakan untuk tempat tinggal; Poin-poin baru norma biaya manajemen proyek dan konsultasi investasi konstruksi akan resmi berlaku mulai Oktober 2024.
* Rezim pelaporan berkala pada klaster industri
Kementerian Perindustrian dan Perdagangan menerbitkan Surat Edaran No. 14/2024/TT-BCT tanggal 15 Agustus 2024 yang mengatur tentang tata cara pelaporan berkala klaster industri, basis data klaster industri nasional, dan sejumlah contoh dokumen tentang pengelolaan dan pengembangan klaster industri.
Surat Edaran ini mengatur tentang tata cara pelaporan berkala klaster industri sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 09/2019/ND-CP tanggal 24 Januari 2019 tentang Tata Cara Pelaporan Badan Penyelenggara Negara; pangkalan data klaster industri nasional, dan sejumlah contoh dokumen tentang pengelolaan dan pengembangan klaster industri sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 32/2024/ND-CP tanggal 15 Maret 2024 tentang pengelolaan dan pengembangan klaster industri.
Subjek permohonan adalah badan usaha, koperasi, organisasi yang melakukan penanaman modal dalam pembangunan prasarana teknis klaster industri; organisasi dan perseorangan yang melakukan kegiatan produksi dan usaha di klaster industri; badan, organisasi dan perseorangan lain yang terkait dengan pengelolaan, penanaman modal dan pengoperasian klaster industri.
Menurut Surat Edaran tersebut, subjek yang melaksanakan rezim pelaporan adalah Departemen Perindustrian dan Perdagangan provinsi dan kota-kota yang dikelola pusat (Departemen Perindustrian dan Perdagangan); Komite Rakyat Distrik; investor dalam pembangunan infrastruktur teknis klaster industri; organisasi dan individu yang berinvestasi dalam produksi dan bisnis di klaster industri.
Waktu penutupan untuk data pelaporan 6 bulan (awal tahun) dihitung dari tanggal 15 Desember tahun sebelum periode pelaporan hingga tanggal 14 Juni periode pelaporan.
Tanggal penutupan untuk data pelaporan tahunan dihitung dari tanggal 15 Desember tahun sebelum periode pelaporan hingga tanggal 14 Desember periode pelaporan.
Secara berkala, sebelum tanggal 20 Juni dan sebelum tanggal 20 Desember setiap tahun, organisasi dan individu yang berinvestasi dalam produksi dan bisnis di kawasan industri harus melaporkan operasi proyek investasi di kawasan industri selama 6 bulan dan sepanjang tahun kepada badan statistik tingkat distrik dan pada saat yang sama kepada Komite Rakyat tingkat distrik.
Secara berkala sebelum tanggal 20 Juni dan sebelum tanggal 20 Desember setiap tahunnya, penanam modal pembangunan prasarana teknis klaster industri wajib melaporkan pelaksanaan proyek penanaman modal pembangunan prasarana teknis klaster industri selama 6 bulan dan satu tahun penuh kepada badan statistik daerah, dan sekaligus kepada DPRD kabupaten/kota dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
Secara berkala sebelum tanggal 25 Juni dan sebelum tanggal 25 Desember setiap tahun, Komite Rakyat Distrik melaporkan situasi klaster industri di daerah tersebut selama 6 bulan dan sepanjang tahun kepada Komite Rakyat Provinsi dan Departemen Perindustrian dan Perdagangan.
Secara berkala sebelum tanggal 30 Juni dan sebelum tanggal 31 Desember setiap tahun, Departemen Perindustrian dan Perdagangan melaporkan situasi klaster industri di provinsi tersebut selama 6 bulan dan sepanjang tahun kepada Komite Rakyat Provinsi dan Kementerian Perindustrian dan Perdagangan (Departemen Perindustrian dan Perdagangan setempat).
Surat Edaran tersebut secara tegas menyatakan bahwa laporan berkala disampaikan dalam bentuk dokumen cetak atau dokumen elektronik yang disampaikan kepada instansi pelapor melalui salah satu cara, yaitu: secara langsung, melalui pos, melalui jalur pertukaran dokumen nasional, email, atau cara lain sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dalam hal Pangkalan Data Klaster Industri Nasional telah dibangun dan dioperasikan, maka Dinas Perindustrian dan Perdagangan menyampaikan laporan berkala kepada Kementerian Perindustrian dan Perdagangan (Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat) melalui pemutakhiran data dan penyampaian laporan ke Pangkalan Data Klaster Industri Nasional.
Selain itu, Surat Edaran No. 14/2024/TT-BCT juga mengatur tentang pembangunan dan pengoperasian Pangkalan Data Klaster Industri Nasional.
Sehubungan dengan itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Ekonomi Digital serta instansi dan unit terkait untuk menyelenggarakan pembangunan dan pengoperasian Pangkalan Data Klaster Industri Nasional.
Departemen Perindustrian dan Perdagangan bertanggung jawab untuk memperbarui data klaster industri di tingkat provinsi ke dalam Basis Data Klaster Industri Nasional sesuai dengan peraturan dan instruksi Kementerian Perindustrian dan Perdagangan.
Surat Edaran Nomor 14/2024/TT-BCT tersebut juga mengatur beberapa contoh dokumen tata kelola dan pengembangan klaster industri yang tercantum dalam Lampiran II, antara lain: Dokumen Permohonan Penanaman Modal dalam Pembangunan Infrastruktur Teknis Klaster Industri; Keputusan Pembentukan/Perluasan Klaster Industri;
Keputusan untuk menetapkan Peraturan tentang tata kelola klaster industri pada tingkat provinsi beserta peraturan terlampir; Keputusan untuk menetapkan Peraturan tentang tata kelola pelayanan publik dan utilitas pada klaster industri beserta peraturan terlampir.
Surat Edaran ini berlaku mulai tanggal 1 Oktober 2024.

* Peraturan tentang pemanfaatan rumah dan tanah yang merupakan aset publik yang tidak digunakan untuk tempat tinggal
Pada tanggal 23 Agustus 2024, Pemerintah menerbitkan Keputusan No. 108/2024/ND-CP yang mengatur pengelolaan, penggunaan, dan pemanfaatan rumah dan tanah yang merupakan aset publik yang tidak digunakan untuk tujuan perumahan dan ditugaskan kepada organisasi lokal dengan fungsi mengelola dan memperdagangkan rumah untuk dikelola dan dimanfaatkan.
Peraturan Pemerintah ini mengatur mengenai pengelolaan, pemanfaatan, dan pengusahaan rumah beserta bangunan yang melekat pada tanah yang merupakan barang milik negara yang tidak diperuntukkan bagi hunian (selanjutnya disebut rumah dan tanah) yang diserahkan kepada badan usaha yang mempunyai fungsi pengelolaan dan perdagangan rumah milik daerah untuk pengelolaan dan pengusahaan dalam rangka: Penyewaan rumah (yang melekat pada hak guna tanah); Pengelolaan sementara sambil menunggu penyelesaian penanganan rumah dan tanah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Keputusan tersebut mengamanatkan bahwa pengelolaan, penggunaan dan eksploitasi rumah dan tanah harus memastikan efisiensi, memenuhi kebutuhan rumah dan tanah untuk melayani tugas-tugas pembangunan ekonomi dan sosial lokal; bersifat publik, transparan dan sesuai dengan hukum.
Penyerahan rumah dan tanah kepada organisasi untuk pengelolaan dan pengusahaan serta pengelolaan usaha dilakukan dalam bentuk pencatatan penambahan harta dan nilai harta tidak termasuk komponen modal Negara dalam perusahaan.
Organisasi yang mengelola dan memperdagangkan rumah; organisasi dan perseorangan yang menyewakan rumah; badan, organisasi, dan unit yang mengelola rumah dan tanah untuk penggunaan sementara harus sepenuhnya melaksanakan tanggung jawabnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Pengelolaan, pemanfaatan, dan pengusahaan rumah dan tanah wajib diawasi, diperiksa, dicek, dan diaudit sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; segala pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pengelolaan, pemanfaatan, dan pengusahaan rumah dan tanah wajib ditindak tegas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan, penyewaan rumah (yang berkaitan dengan hak guna usaha atas tanah) oleh badan usaha dan pengelola perumahan dilakukan dengan cara lelang, kecuali dilakukan dengan cara pencatatan harga.
Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal 15 Oktober 2024.
* Poin baru norma biaya manajemen proyek dan konsultasi investasi konstruksi
Kementerian Konstruksi menerbitkan Surat Edaran 09/2024/TT-BXD tanggal 30 Agustus 2024 yang mengubah dan melengkapi sejumlah norma konstruksi dalam Surat Edaran 12/2021/TT-BXD tanggal 31 Agustus 2021 dari Menteri Konstruksi.
Surat Edaran Nomor 09/2024/TT-BXD ini mengubah dan melengkapi sejumlah ketentuan konstruksi yang diterbitkan dalam Surat Edaran Nomor 12/2021/TT-BXD tanggal 31 Agustus 2021 dari Menteri Konstruksi, meliputi: Perkiraan biaya konstruksi; Perkiraan biaya pemasangan mesin dan peralatan teknologi; Perkiraan biaya perbaikan dan pemeliharaan pekerjaan konstruksi; Tarif penggunaan material konstruksi; Biaya manajemen proyek dan tarif konsultasi investasi konstruksi.
Selain itu, Surat Edaran Nomor 09/2024/TT-BXD juga secara tegas menyatakan bahwa peralihan penerapan norma konstruksi yang telah direvisi dan ditambah sebagaimana tercantum dalam Surat Edaran ini dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Pasal 44 Klausul 8 Peraturan Pemerintah Nomor 10/2021/ND-CP tanggal 9 Februari 2021 tentang Pengelolaan Biaya Investasi Konstruksi.
Surat Edaran ini berlaku mulai tanggal 15 Oktober 2024.
Sumber
Komentar (0)