Banyak orang percaya bahwa memasak atau memanaskan makanan dalam oven microwave bisa berbahaya. Benarkah demikian?
Foto: Adobe Stock: grzymkiewicz
Salah satu kekhawatiran saat memasak makanan dalam microwave adalah tidak membunuh bakteri berbahaya, gelombang elektromagnetik microwave berbahaya bagi kesehatan... Namun, ini tidak akan menjadi masalah jika kita menggunakan microwave dengan benar, menurut laman IFLScience .
Gelombang mikro dan bakteri
Microwave tidak memanaskan makanan secara merata seperti oven. Oleh karena itu, jika makanan dibiarkan di dalam microwave, beberapa bagiannya mungkin tidak cukup panas untuk membunuh bakteri.
Solusinya adalah mengikuti petunjuk memasak dengan tepat; aduk, putar atau balikkan makanan separuh waktu dalam microwave, dan gunakan termometer makanan untuk memeriksa suhunya.
Gelombang mikro dan nutrisi
Banyak orang percaya bahwa memasak makanan dengan microwave dapat merusak nutrisi. Namun, metode memasak apa pun dapat merusak beberapa nutrisi yang sensitif terhadap panas. Misalnya, merebus sayuran dengan terlalu banyak air akan merusak nutrisi di dalamnya.
Untuk menjaga kandungan nutrisinya, cara memasak yang terbaik adalah memasak dengan cepat, memanaskan makanan dalam waktu sesingkat-singkatnya dan menggunakan air sesedikit mungkin, menurut Harvard Health Publishing dari Universitas Harvard (AS).
Microwave memenuhi standar ini dengan sempurna. Sebuah studi tahun 2023 di jurnal Heliyon menemukan bahwa di antara microwave, mengukus, dan merebus, microwave adalah metode paling efektif untuk mempertahankan nilai gizi sayuran.
Gelombang mikro dan plastik
Ada jenis plastik yang aman digunakan dalam microwave - Foto: AFP
Banyak orang juga khawatir bahwa senyawa tertentu dalam wadah penyimpanan makanan plastik, seperti ftalat, dapat larut ke dalam makanan saat dipanaskan atau dimasak dalam microwave.
Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) bertanggung jawab untuk mengatur penggunaan ftalat dalam kemasan makanan, dan terdapat sembilan jenis ftalat yang telah disetujui. Ini berarti kemasan makanan plastik yang mengandung salah satu dari ftalat ini aman digunakan dalam microwave.
Sebuah studi terbaru juga menemukan bahwa memanaskan wadah plastik dalam microwave melepaskan mikroplastik ke dalam makanan simulasi dalam sebuah eksperimen. Namun, temuan tersebut belum membuktikan bahwa jumlah mikroplastik yang dilepaskan cukup untuk membahayakan manusia.
Gelombang mikro dan risiko kebocoran energi
Oven microwave dirancang untuk mempertahankan energinya, asalkan dirawat dengan benar. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), bahkan jika terjadi kebocoran, energi gelombang mikro (gelombang elektromagnetik) hanya dapat menyebabkan cedera termal (luka bakar) pada tubuh jika terpapar dalam waktu lama pada tingkat daya tinggi.
Catatan saat menggunakan oven microwave
Jangan membungkus makanan dengan kertas aluminium atau menaruh wadah logam dalam microwave karena dapat menimbulkan percikan api.
Jangan gunakan microwave untuk memasak atau memanaskan kembali makanan tertentu, seperti telur.
Karena gelombang mikro memanaskan makanan secara tidak merata, aduk dan periksa kematangan makanan untuk menghindari keracunan makanan akibat bakteri.
Jangan memanaskan kembali makanan dalam microwave lebih dari sekali, terutama nasi.
[iklan_2]
Sumber: https://tuoitre.vn/nhung-dieu-khong-phai-ai-cung-biet-khi-dung-lo-vi-song-20241105134731429.htm
Komentar (0)