Pare, yang secara ilmiah dikenal sebagai Momordica charantia, adalah tanaman tropis dan subtropis yang termasuk dalam famili Cucurbitaceae, yang banyak dibudidayakan di Asia, Afrika, dan Karibia. Terdapat banyak varietas pare yang berbeda, bervariasi dalam bentuk dan tingkat kepahitannya. Dalam bahasa Mandarin, pare (苦瓜) juga disebut 涼瓜 (liang gua),半生瓜(ban sheng gua), 癞葡萄 (lai bo dao), dan锦荔枝 (jin li zhi); dalam bahasa Jepang disebut nigauri atau gōya (苦瓜, ゴーヤ), dan dalam bahasa Korea disebut yeoju (여주).
Karakter "qua" (瓜) dalam "khổ qua" (pare) juga digunakan untuk merujuk pada berbagai jenis melon, labu, waluh, dan loofah secara umum. Misalnya, "bào qua" adalah labu; "đông qua " atau "phấn qua" adalah melon musim dingin; " hàn qua" atau "tây qua" adalah semangka; " hoàng qua" adalah labu Laos; " quả" adalah mentimun; "thái qua " adalah loofah; " vương qua" adalah melon; "gia qua" adalah terong; "mộc qua" adalah pepaya; dan selain berarti waluh, "bắc qua " juga digunakan untuk merujuk pada jenis semangka berkulit putih yang disebut "nam qua," "uy qua," atau "phiên qua "... Istilah-istilah ini jarang digunakan saat ini dan hanya ditemukan dalam teks-teks kuno.
Secara umum, "khổ qua" adalah istilah dialek Selatan, transliterasi Sino-Vietnam dari karakter Tionghoa 苦瓜 (kǔguā); sedangkan "mướp đắng" adalah istilah dialek Utara, juga berasal dari karakter Tionghoa 苦瓜. Kedua istilah tersebut telah tercatat dalam Dictionarium latino-anamiticum karya Jean Louis Taberd (1838) dan Đại Nam Quấc Âm Tự vị karya Huỳnh Tịnh Paulus Của (1895).
Dalam bahasa Mandarin, selain karakter瓜(gua) yang disebutkan di atas, terdapat karakter lain dengan tulisan dan arti yang berbeda. Misalnya:戈(gua) adalah tombak, senjata kuno;瘑(gua) adalah bisul;簻(gua) adalah cambuk atau tongkat kuda;髽(gua) adalah gaya rambut pengemis yang terbuat dari serat rami yang dikenakan oleh wanita di zaman kuno;騧(gua) adalah kuda dengan tubuh kuning dan moncong hitam; dan 坩堝 ( kham gua ) adalah tembikar, sebuah pot yang digunakan untuk melebur emas dan perak...
Dalam aksara Nôm, kata " qua" (戈) juga digunakan untuk merujuk pada waktu (kemarin), pergerakan, arah (melewati pintu), pengamatan (melihat sekeliling)... Kata ini dipinjam dari kata Tionghoa 戈 - sebuah kata yang juga digunakan oleh orang Tionghoa untuk merujuk pada "tombak" (senjata kuno) atau untuk berarti "perang," misalnya, "nhật tầm can qua" (日尋干戈), yang berarti "hari dimulainya pertempuran."
Kata ganti orang "qua" adalah kata murni Vietnam, sering digunakan untuk berarti "saya" (orang dengan status lebih tinggi), ditulis dengan dua karakter Nôm, 戈 dan 過, yang dipinjam dari bahasa Cina melalui metode kata serapan. Misalnya, kisah Thạch Sanh , yang ditulis dalam karakter Nôm: " Aku menyisihkan piring untukmu, di rumah ibuku dan aku sudah makan" (baris 423-424).
Setelah tahun 1975, kata ganti " qua " jarang digunakan, tetapi pada tahun 2018 tiba-tiba menjadi populer, memicu diskusi hangat ketika pengusaha Dang Le Nguyen Vu menyebut dirinya sebagai "qua" alih-alih kata ganti "saya" yang biasa digunakan.
Tautan sumber






Komentar (0)