Selama beberapa hari terakhir, area perkebunan krisan di Kelurahan Nghia Hiep, Kecamatan Tu Nghia, Provinsi Quang Ngai , cukup ramai. Para pedagang membeli bunga untuk dikirim ke berbagai provinsi dan kota untuk dijual selama Tet.
Tahun ini, warga di Kelurahan Nghia Hiep menanam sekitar 500.000 pot krisan untuk Tet. Ini merupakan area penanaman krisan terbesar untuk Tet di wilayah Tengah.
Bapak Nguyen Thang, warga Kelurahan Nghia Hiep, menanam 1.000 pot bunga krisan. Bunga krisan Bapak Thang mekar merata dan indah, tepat pada hari raya Tet, sehingga semuanya dipesan oleh para pedagang.
Menurut Bapak Thang, tahun ini hujan dingin berlangsung lama, sehingga para penanam bunga harus menyalakan lampu lebih lama dari biasanya. Di sisi lain, agar bunga tumbuh subur, mereka perlu menambah jumlah pupuk. Sementara itu, harga bahan-bahan pertanian meningkat, sehingga biaya menanam bunga pun meningkat.
"Cuacanya memang kurang mendukung, tetapi orang-orang sudah berpengalaman sehingga bunga-bunga tetap mekar tepat waktu untuk Tet. Namun, tahun ini, biaya menanam bunga 15% hingga 20% lebih tinggi daripada tahun-tahun sebelumnya," kata Bapak Thang.
Menurut Pak Thang, para pedagang datang ke kebun untuk melihat bunga-bunga tersebut dan membayar deposit setengah bulan yang lalu. Bunga-bunga yang dibelinya dibawa ke Kota Da Nang .
Kebun Bapak Nguyen Tuan Anh memiliki 1.300 pot krisan. Bapak Anh menanam krisan dalam pot berdiameter 50-70 cm. Bunga-bunga ini dijual kepada pedagang dengan harga berkisar antara 140.000 hingga 220.000 VND per pot.
Pot yang lebih besar akan memiliki harga yang lebih tinggi. Misalnya, pot berdiameter 1 m dijual kepada pedagang dengan harga 1-1,2 juta VND.
Menurut Pak Anh, kebanyakan orang menanam bunga dalam pot berukuran 50-70 cm. Pot seperti ini terjangkau bagi kebanyakan orang. Pot yang lebih besar harganya jutaan dong, sehingga tukang kebun hanya menanamnya dalam jumlah kecil.
“Menanam krisan sangat padat karya, membutuhkan teknik, dan banyak pupuk. Menjual setiap pot seharga 140.000 VND hanya menghasilkan keuntungan sekitar 50.000 VND. Setelah 4 bulan perawatan, kebun krisan menghasilkan sekitar 60 juta VND untuk keluarga saya,” ujar Bapak Anh.
Ibu Nguyen Thi Nguyet Nga membeli 500 pot krisan untuk dijual di Kota Quang Ngai. Tahun ini, krisan-krisan tersebut berbunga banyak dan mekar merata, sehingga Ibu Nga berharap dapat menjual semuanya.
Menurut Ibu Nga, para pedagang harus mengeluarkan biaya transportasi dan sewa tempat, sehingga harga bunga yang diterima konsumen akan menjadi dua kali lipat harga beli di kebun. Namun, para pedagang hanya akan mendapat untung jika semua bunga terjual.
"Kalau masih ada bunga menjelang Tet, harganya harus diturunkan. Kadang-kadang, kami harus rela rugi kalau mau menjual semua bunga," ujar Ibu Nga.
Dantri.com.vn
Sumber: https://dantri.com.vn/lao-dong-viec-lam/nua-trieu-chau-hoa-cuc-no-ro-mang-den-niem-vui-cho-nguoi-nong-dan-20250121112834857.htm
Komentar (0)