Tuan Trump berbicara kepada wartawan di Gedung Putih pada tanggal 26 Maret.
Surat kabar The Hill melaporkan pada tanggal 27 Maret bahwa Presiden AS Donald Trump membuka kemungkinan untuk mengurangi tarif pada barang-barang China guna mencapai kesepakatan mengenai divestasi aplikasi TikTok dari ByteDance Company.
"Sehubungan dengan TikTok, Tiongkok harus berperan dalam hal itu, mungkin dalam bentuk persetujuan, dan saya rasa mereka akan melakukannya. Mungkin saya akan memangkas tarif sedikit atau semacamnya agar hal itu terwujud," ujarnya kepada para wartawan di Ruang Oval.
“Karena setiap poin dalam tarif ini nilainya lebih dari TikTok,” tambahnya.
Komentar itu muncul setelah ia mengumumkan tarif 25% pada mobil impor di tengah perang dagang yang meluas.
Tarif AS sebesar 10% atas impor dari China mulai berlaku bulan lalu dan Trump menaikkannya sebesar 20% awal bulan ini.
Usulan Trump untuk mengurangi tarif terhadap Tiongkok muncul kurang dari dua minggu sebelum batas waktu 5 April, ketika AS meminta perusahaan induk TikTok di Tiongkok, ByteDance, untuk menarik investasinya dari aplikasi tersebut di AS karena masalah keamanan nasional.
Batas waktu tersebut ditetapkan oleh perintah eksekutif yang ditandatangani oleh Tn. Trump pada bulan Januari, yang memperpanjang batas waktu sebelumnya tanggal 19 Januari selama 75 hari.
Larangan TikTok awalnya berlaku pada 19 Januari, sehari sebelum Trump dilantik untuk masa jabatan keduanya, yang menyebabkan platform tersebut offline selama beberapa jam. TikTok segera kembali online setelah Trump berjanji akan mengeluarkan perintah eksekutif yang memperpanjangnya sekembalinya ke Gedung Putih.
Trump naikkan pajak, Tiongkok langsung balas
Tn. Trump menegaskan kembali pada tanggal 26 Maret bahwa ia bersedia memperpanjang batas waktu jika kesepakatan tidak selesai minggu depan.
"TikTok sangat populer. Sangat sukses, sangat bagus. Kami akan membuat semacam kesepakatan. Tapi kalau belum selesai, tidak apa-apa, kami akan memperpanjangnya. Saya berhak membuat kesepakatan dan memperpanjangnya kalau saya mau," ujarnya.
Ketika ditanya apakah ada cara agar ByteDance tetap memiliki saham, Trump menjawab bahwa “kita akan mencari tahu apa yang terbaik untuk negara ini, untuk negara kita”.
Beberapa pihak telah menyatakan minatnya untuk mengakuisisi operasi TikTok di AS, termasuk Oracle, bintang YouTube MrBeast, dan proposal bersama dari miliarder Frank McCourt dan bintang sekaligus investor "Shark Tank" Kevin O'Leary.
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/ong-trump-se-giam-thue-cho-trung-quoc-de-mua-duoc-tiktok-185250327084543709.htm
Komentar (0)