Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengakui bahwa akan sulit bagi Ukraina untuk bertahan hidup tanpa dukungan militer AS dalam sebuah wawancara baru.
NBC News pada tanggal 15 Februari menerbitkan beberapa poin penting dalam wawancara dengan Presiden Zelensky di sela-sela Konferensi Keamanan Munich (Jerman), di mana pemimpin Ukraina tersebut melakukan kontak dengan delegasi AS.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan dia tidak ingin memikirkan untuk tidak lagi menjadi mitra strategis Amerika Serikat
Menurut Bapak Zelensky, Ukraina akan kesulitan bertahan melawan serangan Rusia tanpa bantuan militer AS. "Mungkin akan sangat, sangat, sangat sulit. Tentu saja, dalam situasi sesulit apa pun, kita masih punya peluang. Namun, peluang kita untuk bertahan hidup tanpa dukungan AS akan sangat kecil. Saya yakin itu sangat penting," kata Presiden Zelensky, menekankan bahwa ia tidak ingin memikirkan perang melawan Rusia tanpa dukungan AS dan prospek tidak lagi menjadi mitra strategis Washington.
Mengenai negosiasi, Tn. Zelensky mengatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin tidak ingin mengakhiri konflik tetapi hanya menginginkan gencatan senjata untuk mencabut beberapa sanksi internasional terhadap Rusia dan memungkinkan tentara untuk berkumpul kembali.
Wawancara tersebut berlangsung dalam konteks pemerintah AS yang menyatakan keinginannya untuk segera mengakhiri perang dan Eropa harus memainkan peran kunci dalam mendukung Ukraina.
Wakil Presiden AS JD Vance bertemu dengan Presiden Zelensky di Munich pada 14 Februari. Namun, Reuters melaporkan bahwa pertemuan tersebut berakhir tanpa pengumuman apa pun mengenai kesepakatan mineral antara kedua negara.

Delegasi Ukraina dan AS pada pertemuan di sela-sela Konferensi Keamanan Munich pada tanggal 14 Februari.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyampaikan rancangan perjanjian tersebut selama kunjungan baru-baru ini ke Kyiv, tetapi Ukraina dikatakan telah menyatakan kekhawatirannya tentang sifat sepihak dari kesepakatan tersebut.
"Tim kami akan terus mengupayakan kesepakatan tersebut," ujar Presiden Zelensky di media sosial X, seraya menambahkan bahwa ia telah bertemu dengan Wakil Presiden Vance dengan baik. Zelensky mengatakan Ukraina siap bergerak secepat mungkin menuju perdamaian yang nyata dan terjamin.
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/ong-zelensky-thua-nhan-ukraine-kho-ton-tai-neu-my-khong-ho-tro-quan-su-185250215091853289.htm
Komentar (0)