Pengumuman tersebut menyatakan: Undang-Undang No. 57/2024/QH15 yang mengubah dan melengkapi sejumlah pasal dalam Undang-Undang Penanaman Modal dengan metode Kerja Sama Pemerintah dan Swasta (KPBU) telah menambahkan peraturan tentang jenis kontrak BT dengan tujuan untuk secara komprehensif menginovasi pelaksanaan dan metode pembayaran bagi investor, secara maksimal mengatasi kekurangan dan hambatan dalam pelaksanaan jenis kontrak BT sebelumnya untuk menambah saluran untuk secara efektif memobilisasi sumber daya dari sektor swasta, membantu mengurangi tekanan pada modal investasi publik untuk pengembangan sistem infrastruktur nasional. Kementerian Keuangan telah memimpin penyusunan Keputusan yang merinci pelaksanaan proyek yang menerapkan jenis kontrak Bangun-Serah (BT). Hingga saat ini, rancangan Keputusan tersebut telah dikonsultasikan dengan anggota Pemerintah, dan mayoritas anggota Pemerintah setuju dengan seluruh isi rancangan Keputusan tersebut. Kementerian Keuangan telah menerima dan menjelaskan pendapat Wakil Perdana Menteri Ho Duc Phoc dan anggota Pemerintah.
Kebijakan dan peraturan harus memastikan manfaat yang harmonis dan risiko yang dibagi antara negara dan investor.
Panitia Tetap Pemerintah menugaskan Kementerian Keuangan untuk terus mengkaji dan menyerap secara maksimal pendapat anggota Pemerintah dan pendapat dalam rapat Panitia Tetap Pemerintah, menyempurnakan rancangan Peraturan Pemerintah, menjamin transparansi, dalam semangat menciptakan pembangunan, melayani masyarakat dan dunia usaha, yang di dalamnya dipahami secara saksama prinsip-prinsip sebagai berikut:
Mendesentralisasikan dan mendelegasikan kewenangan secara menyeluruh dalam pelaksanaan proyek BT, termasuk meninjau dan mempelajari secara saksama undang-undang yang relevan, mengusulkan amandemen, meningkatkan skala dan kriteria proyek nasional yang penting sehingga proyek BT tertentu tidak perlu diserahkan kepada Majelis Nasional untuk keputusan kebijakan investasi, memastikan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip manajemen negara dan penugasan tugas di antara sistem lembaga.
Selain mendorong desentralisasi dan pendelegasian wewenang, perlu juga mengkaji dan melengkapi regulasi sebagai alat manajemen, pemantauan, dan inspeksi yang efektif sesuai prinsip pasca-audit. Kebijakan dan regulasi harus memastikan adanya keseimbangan manfaat dan pembagian risiko antara negara dan investor.
Proyek yang ditetapkan oleh otoritas yang berwenang atau proyek yang diusulkan oleh investor harus dinilai oleh otoritas yang berwenang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di sektor dan bidang proyek BT. Pembayaran perlu diatur agar pembayaran dapat dilakukan secara fleksibel, baik secara tunai maupun melalui dana tanah. Di saat yang sama, pembayaran harus dikontrol secara ketat untuk mencegah kerugian, pemborosan, dan hal-hal negatif, terutama dalam penentuan harga tanah.
Komite Tetap Pemerintah menugaskan Wakil Perdana Menteri Ho Duc Phoc untuk mengarahkan penyelesaian rancangan tersebut.
Sumber: https://hanoimoi.vn/phan-cap-phan-quyen-triet-de-trong-trien-khai-thuc-hien-cac-du-an-bt-712713.html
Komentar (0)