Dalam episode podcast People by WTF bersama Nikhil Kamath, Sam Altman menyebut tren anak muda yang menunda punya anak demi mengurus keuangan sebagai “masalah nyata.”
CEO OpenAI, yang melahirkan anak pertamanya tahun ini, mengungkapkan harapannya bahwa ketika AGI muncul, masyarakat akan memasuki periode kemakmuran dengan “lebih banyak kelimpahan, lebih banyak waktu, lebih banyak sumber daya, dan lebih banyak energi.”
Menurut Altman, hal ini akan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi orang-orang untuk kembali ke nilai-nilai keluarga dan komunitas. "Saya pikir sudah jelas bahwa keluarga dan komunitas adalah dua hal yang paling membuat kita bahagia, dan saya harap kita akan kembali ke sana," ujarnya.

Ketika ditanya tentang pengalamannya sebagai seorang ayah, Altman menggambarkannya sebagai hal "paling penting, bermakna, dan memuaskan" yang pernah ia lakukan. Ia juga menggambarkan dirinya sebagai orang yang sangat kecanduan pada anak-anak, dan mengungkapkan bahwa di minggu-minggu pertama, ia terus-menerus bertanya kepada ChatGPT tentang setiap masalah pengasuhan anak.
Ia mengatakan bahwa keterampilan AI akan menjadi aset yang sangat diperlukan bagi generasi mendatang: “Anak-anak saya tidak akan pernah lebih pintar dari AI, tetapi mereka akan tumbuh dengan kemampuan yang jauh melampaui generasi kita, mampu melakukan hal-hal yang tidak dapat kita bayangkan dan akan sangat pandai menggunakan AI.”
Altman bukan satu-satunya CEO perusahaan teknologi yang peduli dengan populasi. Elon Musk, pendiri xAI, perusahaan di balik chatbot Grok, memiliki lebih dari 14 anak.
"Bahaya terbesar bagi peradaban adalah menurunnya angka kelahiran," tulis Musk di X pada tahun 2022. Ia juga berulang kali mengatakan bahwa ia "melakukan segala yang kami bisa untuk membantu mengatasi krisis kekurangan populasi."
AGI, yang secara teoritis mampu berpikir setara dengan manusia, dianggap sebagai tujuan akhir perusahaan AI terkemuka.
Bagi Altman, AGI bukan sekadar perlombaan teknologi tetapi juga terkait dengan visi masa depan di mana manusia dapat menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluarga, membesarkan generasi berikutnya, dan membangun komunitas yang kuat.
(Menurut Orang Dalam)

Sumber: https://vietnamnet.vn/sam-altman-intelligence-human-power-se-giup-con-nguoi-de-nhieu-hon-trong-tuong-lai-2433269.html
Komentar (0)