Oklahoma City Thunder terus menjadi "mimpi buruk" Denver Nuggets di NBA saat mematahkan rentetan kemenangan tim yang dipimpin superstar Nikola Jokic ini, yang sedang dalam performa sangat bagus.

Kekecewaan Nikola Jokic
Memasuki pertandingan melawan Oklahoma City Thunder, Jokic tampil sangat efektif dan mencetak 19 poin, 10 rebound, dan 7 assist. Namun, itu belum cukup bagi Jokic dan rekan-rekannya untuk meraih kemenangan.
Kuartal pertama dan kedua merupakan periode di mana kedua tim berada dalam posisi imbang dan berakhir dengan keunggulan 6 poin untuk tim tamu. Memasuki kuarter ketiga, Denver berhasil membalikkan keadaan dengan memperkecil skor menjadi 56-94.
Namun, kecerobohan di kuarter ketiga justru membuat Oklahoma City Thunder mampu mencetak dua poin beruntun yang panjang, lalu mengakhiri perlawanan Denver dengan skor akhir 93-119. Sejumlah nama dari Oklahoma City Thunder angkat bicara, dan yang paling mengesankan adalah Shai Gilegous-Alexander dengan 40 poin (17 poin di kuarter ketiga), 4 rebound, 3 assist, dan 2 steal.

Penampilan impresif Shai Gilegeous-Alexander bantu Oklahoma City Thunder menang
Bintang Kanada ini mengakhiri salah satu pertandingannya yang paling "efisien" sejak awal musim. Selain itu, Chet Holmgren juga mencetak 24 poin dengan 2 blok. Selain itu, pemain Vietnam-Amerika Jaylin Williams juga tampil gemilang dengan 8 rebound, 4 assist, 1 steal, dan 1 blok. Mengomentari kekuatan tersebut, Oklahoma City Thunder dinilai oleh para ahli sebagai tim muda yang kuat, dan begitu memimpin, situasi pertandingan pasti akan ditentukan.
Berbicara tentang Denver, tim ini kehilangan Aaron Gordon, yang diserang anjingnya dan membutuhkan 21 jahitan di wajah dan tangannya, serta belum ada tanggal pasti untuk kembali bermain. Ini adalah kekalahan kedua tim dalam 11 pertandingan NBA terakhir, tetapi yang mengejutkan, kedua kekalahan tersebut terjadi melawan Oklahoma City Thunder.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)