Pelatih Troussier baru saja mengumumkan daftar pemain timnas U-23 Vietnam yang akan berkumpul pada 5 Juni, sesuai jadwal FIFA Days. Pelatih asal Prancis ini telah memanggil 25 nama, termasuk 5 striker. Selain penampilan mengejutkan gelandang Vietnam-Amerika Nguyen An Khanh (saat ini bermain untuk U-19 Sigma Solomouc), para penggemar juga menyaksikan kembalinya striker Vo Nguyen Hoang.
Vo Nguyen Hoang adalah pemain yang sudah tidak asing lagi bagi penonton. Striker kelahiran tahun 2003 ini merupakan striker yang luar biasa di turnamen-turnamen yunior seperti U-19, U-21 (di PVF - Pusat Pelatihan Pemuda Hung Yen) dan juga merupakan pemain reguler di tim nasional pada usia tersebut. Selain itu, Pelatih Troussier sendiri juga sangat mengagumi striker asal Dong Thap ini . Sebelumnya, Nguyen Hoang pernah melanggar disiplin di PVF dan terancam hukuman keluar dari pusat pelatihan. Namun, "Penyihir Putih" yang saat itu menjabat sebagai Direktur Teknik PVF "melihat" Hoang, sehingga ia turun tangan agar pemain ini dapat tetap berlatih.
Nguyen Hoang adalah penyerang tengah modern dengan fisik yang prima. Striker asal Dong Thap ini memiliki tinggi badan lebih dari 1,8 m dan berkulit tebal, sehingga ia mampu menekan dengan baik. Selain itu, ia juga memiliki kaki kiri yang cukup baik dan kemampuan finishing yang relatif beragam. Pemain yang tumbuh di pusat pelatihan PVF ini juga memiliki gaya bermain yang cukup dingin dan kepribadian yang kuat. Itulah alasan mengapa Nguyen Hoang sangat dihargai oleh Bapak Troussier.
Nguyen Hoang merupakan penyerang yang menonjol di turnamen-turnamen muda seperti tim nasional U.19 dan U.21.
Striker kelahiran 2002 ini merupakan inti dari strategi Pelatih Troussier untuk meraih Piala Asia U-20, meraih tiket ke Piala Dunia U-20 2021, dan selanjutnya di tim nasional. Namun, karena pandemi Covid-19, Piala Asia U-20 dibatalkan dan Pelatih Troussier pun mengucapkan selamat tinggal kepada timnas U-19 Vietnam tak lama kemudian. Pada SEA Games ke-29 di Filipina tahun 2019, striker berusia 21 tahun ini dipanggil oleh Pelatih Park Hang-seo untuk bergabung dengan timnas U-22 Vietnam. Namun, saat itu, ia masih terlalu muda untuk bersaing dengan striker berpengalaman seperti Nguyen Tien Linh dan Ha Duc Chinh.
Pada musim 2020 dan 2021, Nguyen Hoang juga diuji di V-League dengan seragam Saigon FC, di bawah bimbingan pelatih Vu Tien Thanh. Thanh pernah mengungkapkan kepada Thanh Nien bahwa pelatih Troussier-lah yang memperkenalkan striker kelahiran 2002 tersebut ke tim Stadion Thong Nhat. Meskipun minim pengalaman, Hoang telah tampil cukup baik di turnamen tertinggi di Vietnam tersebut.
Setelah pelatih Vu Tien Thanh meninggalkan Saigon FC, Vo Nguyen Hoang juga kembali ke Pho Hien FC untuk bermain di divisi utama. Pada April 2022, penyerang berusia 21 tahun itu mengalami cedera ligamen lutut dan membutuhkan waktu satu tahun untuk pulih. Hal ini pula yang menjadi alasan utama mengapa ia tidak masuk dalam daftar pemain U-22 Vietnam yang berpartisipasi di SEA Games ke-32. Ketika pelatih Troussier menyerahkan daftar pemain sementara U-22 Vietnam kepada panitia penyelenggara negara tuan rumah Kamboja, Nguyen Hoang belum sepenuhnya pulih dari cederanya. Oleh karena itu, pelatih asal Prancis itu tidak berani memasukkan nama penyerang Pho Hien FC tersebut. Sementara itu, daftar pemain sementara tidak diubah. Sayangnya, Hoang tidak akan lagi memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam Pesta Olahraga Asia Tenggara lainnya karena pada tahun 2025, ia akan berusia 23 tahun.
Dengan kembalinya ke skuad U-23 Vietnam, Vo Nguyen Hoang akan memiliki kesempatan untuk bersaing secara adil dengan rekan-rekan setimnya di posisi yang sama. Selain striker dari Dong Thap, Pelatih Troussier memanggil 4 striker: Nguyen Van Truong, Nguyen Van Tung (Klub Hanoi), Nguyen Quoc Viet (HAGL), dan Bui Vi Hao (Klub Binh Duong ). Di grup ini, Nguyen Hoang dan Van Tung adalah 2 striker dengan fisik paling impresif.
Pertemuan ini dan dua pertandingan persahabatan U-23 Vietnam melawan Hanoi Police Club dan Hai Phong Club akan menjadi kesempatan bagi Vo Nguyen Hoang untuk menunjukkan kemampuannya. Jika ia tampil baik, Pelatih Troussier akan terus memberinya kesempatan di kualifikasi U-23 Asia 2024.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)