Sekolah Internasional Saigon Pearl (ISSP) mendapat lisensi untuk mengajarkan Program Tahun-Tahun Dasar International Baccalaureate (IB PYP) oleh Organisasi International Baccalaureate (IBO).
Saat ini, di Kota Ho Chi Minh, terdapat sekitar 10 sekolah yang menawarkan program IB di semua tingkatan. Baru-baru ini, ISSP juga resmi mendapatkan lisensi setelah dua tahun menjadi kandidat.
Sekolah telah menerapkan dan mengintegrasikan Kurikulum Dasar IB ke dalam sekolah, termasuk kurikulum dan cara kerja staf pengajar. Tim kepemimpinan dan guru telah bekerja keras untuk mengatasi berbagai persyaratan ketat selama dua tahun tantangan ini demi menghadirkan program pendidikan internasional berkualitas yang diakui secara global oleh IBO.
"Semua guru dilatih secara profesional untuk menjadi guru IB PYP. Tim ini telah menjalani dua tahun pelatihan, perencanaan, dan pelaporan mingguan untuk memberikan pengalaman belajar terbaik bagi siswa," ujar Bapak Lester Stephens, Kepala Sekolah Saigon Pearl International School.
Perwakilan sekolah menyampaikan bahwa usia prasekolah dan sekolah dasar dianggap sebagai tahap dasar, yang memainkan peran penting dalam perkembangan jangka panjang anak. Oleh karena itu, anak-anak membutuhkan lingkungan belajar yang berkelanjutan, pengembangan yang komprehensif, dan dibekali dengan keterampilan untuk beradaptasi dengan perubahan dunia .
Para guru di ISSP menjalani pelatihan, perencanaan, dan pelaporan mingguan selama dua tahun. Foto: ISSP
Program PYP IB dirancang untuk menumbuhkan rasa ingin tahu alami, mendorong pemikiran mandiri, dan membantu siswa berkembang menjadi warga dunia. Kurikulum berfokus pada keterlibatan anak dalam pembelajaran yang bermakna, pengembangan keterampilan melalui pengalaman dunia nyata, dan mendorong pemahaman mendalam tentang dunia di sekitar mereka melalui tindakan.
Bapak Lester Stephens - Kepala Sekolah ISSP mengatakan bahwa kurikulum sekolah dibangun berdasarkan kerangka program IB, dikombinasikan dengan standar Amerika dan Vietnam untuk menghadirkan pengalaman belajar yang baik dan sesuai bagi siswa di Kota Ho Chi Minh.
Sekolah Internasional Saigon Pearl menerapkan metode pendidikan yang dipersonalisasi, ukuran kelas yang kecil, dan jumlah siswa yang sedikit. Berkat metode ini, anak-anak diberi kesempatan untuk mengembangkan kecerdasan, kepribadian, inisiatif, dan keterampilan penting mereka untuk menjadi warga dunia.
"Ini merupakan keunggulan penting yang sangat diapresiasi oleh tim inspeksi IBO terhadap ISSP saat kunjungan inspeksi bulan Mei lalu," tambah Kepala Sekolah Saigon Pearl International School.
Ruang perpustakaan ISSP. Foto: ISSP
Selama inspeksi, IBO memuji hubungan erat antara sekolah dan orang tua dalam penerapan metode pengajaran. ISSP mendorong komunikasi terbuka yang dilandasi pemahaman dan rasa hormat. Banyak orang tua yang merasa nyaman berbagi pandangan dengan pihak sekolah.
Organisasi tersebut juga memuji kualitas pengajaran di ISSP, di mana siswa memiliki ruang untuk berekspresi dan perbedaan mereka dihormati. Para guru mendampingi siswa selama proses pembelajaran dan mengutamakan kesenangan serta keamanan di lingkungan pendidikan.
Di Sekolah Internasional Saigon Pearl, siswa adalah pusatnya. Suara mereka selalu didengar dan dihormati. Di saat yang sama, guru akan menciptakan pengalaman belajar yang autentik dan lingkungan belajar yang bermakna.
"Prinsip pendidikan sekolah selalu bertujuan untuk pengembangan yang komprehensif, membantu anak-anak membangun pembelajaran mereka sendiri dengan mengajukan pertanyaan ketika mereka ingin tahu dan ingin belajar lebih banyak," tegas Bapak Lester Stephens.
Mahasiswa ISSP mengembangkan pengetahuan akademis dan fisik secara paralel. Foto: ISSP
Program Tahun-Tahun Dasar International Baccalaureate (IB PYP) di International School Saigon Pearl (ISSP) terdiri dari 6 topik interdisipliner, yang diperbarui setiap minggu untuk menghadirkan pengalaman belajar autentik kepada siswa melalui situasi kehidupan nyata.
Selain itu, sekolah ini juga menggabungkan sepuluh atribut Profil Siswa IB ke dalam setiap Unit Pembelajaran untuk mendukung siswa dalam pelatihan, mengembangkan kepribadian mereka, dan mempromosikan "Pemikiran Internasional", salah satu keterampilan terpenting dalam mempersiapkan siswa untuk masa depan.
IB (International Baccalaureate) adalah salah satu program pendidikan paling bergengsi di dunia, didirikan pada tahun 1968 di Swiss. Saat ini, 5.175 sekolah di 157 negara di seluruh dunia melatih dan mengakui program ini.
Program ini mencakup empat jenjang: Program Tahun Dasar (PYP), Program Tahun Menengah (MYP), Program Diploma (DP), dan Program Terkait Karier (CP). Di antaranya, Program Tahun Dasar International Baccalaureate (IB PYP) ditujukan untuk siswa sekolah dasar berusia 3 hingga 12 tahun.
Nhat Le
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)