Harga lada hari ini, 30 Agustus 2024, di pasar domestik sedikit menurun di beberapa lokasi utama, diperdagangkan pada kisaran 142.000 - 143.500 VND/kg.
Harga lada hari ini, 30 Agustus 2024: Fluktuasi pasar, pelanggan impor paling diuntungkan, sementara bisnis ekspor merugi besar. (Sumber: Pixabay) |
Harga lada hari ini 30 Agustus 2024 di pasar domestik sedikit menurun di beberapa lokasi utama, diperdagangkan pada kisaran 142.000 - 143.500 VND/kg.
Secara spesifik, harga lada saat ini di Gia Lai adalah sebesar 143.000 VND/kg.
Harga lada saat ini di provinsi Dong Nai (142.000 VND/kg); Dak Lak (143.5000 VND/kg); Dak Nong (143.000 VND/kg); Ba Ria - Vung Tau (142.000 VND/kg) dan Binh Phuoc (142.000 VND/kg).
Dengan demikian, setelah dua hari bergerak mendatar, harga lada domestik hari ini sedikit menurun di beberapa daerah utama, dengan penurunan sebesar 500-1.000 VND/kg. Harga lada tertinggi tercatat di angka 143.500 VND/kg.
Sejak awal tahun, harga lada telah meroket, dengan harga saat ini meningkat dua kali lipat dibandingkan awal tahun. Pada puncaknya di bulan Juni, harga lada mencapai harga tertinggi hampir dalam 8 tahun terakhir, yaitu VND180.000/kg.
Kisah kenaikan harga selalu memiliki dua sisi, ada pihak yang diuntungkan dan ada pihak yang dirugikan. Dalam konferensi Asosiasi Lada dan Rempah (VPSA) baru-baru ini, Bapak Ho Tri Nhuan, Direktur Perusahaan Gohan, mengatakan bahwa pelanggan impor adalah pihak yang paling diuntungkan, sementara perusahaan ekspor menderita kerugian besar.
"Pada bulan Mei dan Juni, volume ekspor meningkat drastis. Harga lada juga mencapai puncaknya di VND170.000-180.000/kg. Namun, harga ekspor hanya sekitar VND100.000/kg. Para pelaku usaha terpaksa membeli dengan harga tinggi dan menjual dengan harga rendah. Sementara itu, importir menjual dengan harga VND140.000/kg di negara asal," ungkap Bapak Nhuan.
Penyebab terjadinya hal ini bukan hanya karena menurunnya pasokan (yang dipengaruhi cuaca dan kecenderungan masyarakat beralih fungsi lahan), tetapi juga karena ulah para spekulan.
Menurut Bapak Nhuan, banyak orang yang menyimpan lada sejak awal tahun dan sempat mengambil untung, tetapi kemudian membelinya kembali saat harga puncak. Secara keseluruhan, di pasar, lebih banyak yang merugi daripada yang untung. Mereka yang untung hanya meraup sekitar 5.000 VND/kg, sementara yang rugi mencapai 30.000-40.000 VND/kg.
"Pasar sangat fluktuatif, bukan hanya karena penawaran dan permintaan, tetapi juga karena spekulasi. Spekulasi tahun ini sangat buruk. Bahkan perusahaan-perusahaan besar pun terpukul cukup parah," kata Bapak Nhuan.
Di pasar dunia , pada akhir sesi perdagangan terakhir, Komunitas Lada Internasional (IPC) mencatat harga lada hitam Lampung (Indonesia) sebesar 7.511 USD/ton; harga lada hitam Brasil ASTA 570 sebesar 6.450 USD/ton; harga lada hitam Kuching (Malaysia) ASTA sebesar 8.500 USD/ton.
Harga lada putih Muntok adalah 8.844 USD/ton; harga lada putih ASTA Malaysia adalah 10.400 USD/ton.
Harga lada hitam Vietnam diperdagangkan pada harga 6.100 USD/ton untuk 500 g/l, naik 4,92%; 550 g/l berada di harga 6.500 USD/ton, naik 4,62%; harga lada putih berada di harga 8.800 USD/ton, naik 3,41%. IPC menaikkan harga ekspor lada Vietnam setelah beberapa hari stabil.
[iklan_2]
Sumber: https://baoquocte.vn/gia-tieu-hom-nay-3082024-thi-truong-bien-dong-khach-hang-nhap-khau-huong-loi-nhieu-nhat-doanh-nghiep-xuat-khau-chiu-thiet-hai-lon-284374.html
Komentar (0)