Harga lada hari ini, 9 November 2024 di pasar domestik stabil di beberapa lokasi utama, diperdagangkan pada kisaran 138.000 - 139.000 VND/kg.
Harga lada hari ini, 9 November 2024: Pasar berbalik arah, Vietnam meningkatkan impor lada dari kedua negara Asia Tenggara ini. (Sumber: Food Hacks) |
Harga lada hari ini, 9 November 2024 di pasar domestik stabil di beberapa lokasi utama, diperdagangkan pada kisaran 138.000 - 139.000 VND/kg.
Secara spesifik, harga lada saat ini di Gia Lai adalah 138.000 VND/kg.
Harga lada saat ini di provinsi Dong Nai (138.000 VND/kg); Dak Lak (138.500 VND/kg); Dak Nong (139.000 VND/kg); Ba Ria - Vung Tau (139.000 VND/kg) dan Binh Phuoc (138.000 VND/kg).
Dengan demikian, setelah seharian mengalami penurunan yang mengejutkan, harga lada domestik hari ini secara tak terduga berbalik naik di sebagian besar wilayah penghasil utama, dengan kenaikan tajam sebesar 3.000-3.500 VND/kg. Harga lada tertinggi tercatat di angka 139.000 VND/kg.
Menurut Asosiasi Lada dan Rempah Vietnam (VPSA), pada Oktober 2024, Vietnam mengimpor 4.818 ton lada dari semua jenis, yang terdiri dari lada hitam mencapai 4.566 ton dan lada putih mencapai 252 ton, dengan total omzet impor sebesar 29,3 juta USD, meningkat 98,3% dibandingkan bulan sebelumnya.
Dalam 10 bulan pertama tahun 2024, Vietnam mengimpor 28.596 ton lada semua jenis, yang terdiri dari lada hitam mencapai 25.456 ton dan lada putih mencapai 3.140 ton, dengan total omzet impor sebesar 131,3 juta USD.
Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, volume impor meningkat 27,1%, dan omzet meningkat 78,5%. Indonesia menjadi pemasok lada terbesar ke Vietnam, dengan pangsa 36%, mencapai 10.287 ton, naik 257,2% selama periode yang sama. Berikutnya adalah Brasil: 9.013 ton, menyumbang 31,5%, turun 35,5%, dan Kamboja menyumbang 23,4%, mencapai 6.695 ton, naik 96,7%.
Importir utama antara lain: Olam Vietnam: 9.510 ton, Tran Chau: 3.685 ton, Phuc Sinh: 1.942 ton, KSS Vietnam: 1.497 ton dan Phuc Thinh: 1.396 ton.
Terlihat bahwa lada dari Indonesia dan Kamboja lebih diminati dan diimpor oleh para pelaku bisnis. Hal ini mungkin disebabkan oleh kedekatan geografis dan biaya transportasi yang rendah. Selain itu, produksi lada dari Indonesia tahun ini lebih tinggi daripada tahun lalu dan harga transaksinya juga lebih stabil dibandingkan sumber lain.
Sementara itu, produksi lada Brasil tahun ini tercatat menurun tajam akibat kekeringan dan fluktuasi harga.
Di pasar dunia , pada akhir sesi perdagangan terakhir, Komunitas Lada Internasional (IPC) mencatat harga lada hitam Lampung (Indonesia) pada 6.665 USD/ton, naik 0,47%; harga lada hitam Brasil ASTA 570 pada 6.300 USD/ton, turun 1,59%; harga lada hitam Kuching (Malaysia) ASTA pada 8.500 USD/ton.
Harga lada putih Muntok adalah 9.124 USD/ton, naik 0,46%; Harga lada putih ASTA Malaysia berada pada 11.000 USD/ton.
Harga lada hitam Vietnam diperdagangkan pada harga 6.500 USD/ton untuk 500 g/l; 6.800 USD/ton untuk 550 g/l; dan 9.500 USD/ton untuk lada putih. IPC menyesuaikan harga lada Indonesia kembali naik setelah mengalami penurunan selama beberapa hari berturut-turut.
[iklan_2]
Sumber: https://baoquocte.vn/gia-tieu-hom-nay-9112024-thi-truong-quay-dau-viet-nam-tang-manh-nhap-tieu-tu-2-quoc-gia-dong-nam-a-nay-293041.html
Komentar (0)