Pada tanggal 27 Desember, Tn. Le Van Long (tinggal di distrik Quang Xuong, provinsi Thanh Hoa ) mengendarai becaknya berkeliling pasar bunga musim semi di kota Thanh Hoa untuk mengangkut pohon persik dan kumquat untuk disewakan kepada pelanggan.
Pak Long dulunya seorang pekerja konstruksi. Namun, di akhir tahun, ia memanfaatkan kesempatan pergi ke pasar bunga untuk mendapatkan penghasilan tambahan. "Setiap tahun, di akhir tahun, para pekerja konstruksi seringkali hanya memiliki sedikit pekerjaan, jadi saya memanfaatkan kesempatan pergi ke tempat-tempat yang menjual buah persik, kumquat, dan bunga untuk mempekerjakan mereka," kata Pak Long.
Memanfaatkan liburan Tet, Tn. Long pergi ke pasar bunga musim semi untuk menerima pekerjaan mengangkut pohon persik dan kumquat (Foto: Thanh Tung).
Menurut Pak Long, sejak pertengahan Desember, ia telah bekerja sebagai pengangkut buah persik dan kumquat. Rata-rata, ia menerima 2-3 kali perjalanan per hari, dan pada hari-hari baik, 5-6 kali perjalanan. Tergantung jarak tempuh dan ukuran pohon, ia menerima gaji sekitar 200.000-300.000 VND per perjalanan.
Setiap hari, ia mulai bekerja pukul 09.00 dan pulang pukul 22.00. Pekerjaannya sebagai kurir kumquat dan bunga persik bayaran tak jauh berbeda dengan pengemudi ojek. Ia harus berkeliling ke banyak toko bunga untuk bertugas, dan ketika ada pelanggan, ia mengundang mereka. Terkadang, ia bahkan harus membantu pemilik toko bunga dan tanaman hias mengangkut dan memajang bunga-bunga tersebut.
Setiap perjalanan mengangkut pohon persik dan kumquat untuk disewa, Tn. Long memperoleh pendapatan 200.000-300.000 VND (Foto: Thanh Tung).
"Pada hari baik, saya bisa mendapatkan lebih dari 1 juta VND, pada hari buruk, saya bisa mendapatkan 500.000-600.000 VND, yang jauh lebih baik daripada bekerja sebagai kuli bangunan," ujar Bapak Long.
Seperti halnya Bapak Long, Bapak Tran Van Ngoc (yang tinggal di kecamatan Quang Thinh, kota Thanh Hoa) mengatakan bahwa sejak tanggal 17 Desember, ia berhenti dari pekerjaannya sebagai mekanik dan bekerja sebagai buruh upahan yang mengangkut pohon persik dan kumquat.
Pembawa bunga persik dan kumquat menunggu pelanggan di pasar bunga kota Thanh Hoa (Foto: Thanh Tung).
Bapak Ngoc bercerita bahwa ia telah menyediakan jasa pengangkutan buah persik dan kumquat selama lebih dari 10 tahun. Sebelumnya, ia sering menggunakan becak untuk mengangkut buah persik dan kumquat. Namun, belakangan ini, Bapak Ngoc lebih memilih menggunakan kendaraan roda tiga demi kenyamanan.
Menurut Bapak Ngoc, meskipun pekerjaan mengangkut pohon persik dan kumquat untuk disewakan memberikan penghasilan tinggi, pekerjaan ini juga memiliki banyak potensi risiko. Menjelang Tet, banyak kendaraan di jalan, sehingga rawan kecelakaan lalu lintas.
Memanfaatkan hari-hari sebelum Tet, pekerja layanan transportasi bunga persik menghasilkan jutaan dong setiap hari (Foto: Thanh Tung).
Selain itu, selama proses pengangkutan pohon ke pelanggan, jika terjadi kelalaian yang menyebabkan kerusakan pada pohon, pengangkut seperti dia harus memberikan kompensasi kepada pelanggan. "Untuk pohon yang besar, tua, dan mahal, saya harus memanggil lebih banyak orang untuk membantu."
"Sangat sulit mengangkut pohon-pohon besar sendirian. Setiap kali kami pergi bersama, kami membagi remunerasi secara merata," ujar Ngoc.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)