Surat kabar Telegraf melaporkan bahwa sepanjang perjalanan di EURO 2024, pelatih Serbia, Dragan Stojkovic, berulang kali menegaskan bahwa tidak ada insiden yang terjadi di Jerman. Namun, baru setelah tim Serbia tersingkir setelah finis di dasar klasemen Grup C dengan hanya 2 poin, semuanya menjadi jelas.
Anehnya, orang yang menyebabkan insiden itu adalah kiper utama mereka, Milinkovic Savic. Ia pergi ke bar ketika pelatih Dragan Stojkovic memberi para pemain libur sehari sebelum "pertandingan penentuan" melawan tim Denmark.
Peristiwa itu terjadi tepat sebelum pertandingan penentuan antara Serbia (baju putih) dan Denmark.
Kiper Serbia, Vanja Milinkovic Savic, datang ke München di hari libur. Ia pergi ke sebuah bar yang dihuni banyak orang Serbia. Selain itu, lingkungan tersebut juga menjadi tempat para musisi dari Serbia datang dan tampil. Ketika kami mengetahuinya, seorang penggemar Serbia bertanya kepadanya, 'Apa yang kamu lakukan di sini? Kamu seharusnya bersama rekan satu timmu dan berlatih. Kenapa kamu minum-minum?' dan Vanja mungkin tidak suka. Sang kiper memaki penggemar tersebut, berjalan ke arahnya, dan meninju wajahnya! Petugas keamanan bar segera turun tangan, dan pemilik bar akhirnya turun tangan," lapor Telegraf .
Segera setelah informasi tersebut dirilis, Telegraf menghubungi pemilik bar. Pemilik bar tersebut mengonfirmasi bahwa insiden di atas benar dan meminta identitasnya dirahasiakan. Pemilik bar tersebut menceritakan: "Vanja datang ke bar kami. Namun, petugas keamanan di pintu masuk tidak mengenalinya dan tidak mengizinkannya masuk karena ia mengenakan celana pendek tim nasional. Vanja pun marah dan ingin berkelahi dengan petugas keamanan. Saya segera turun tangan, meraih tangannya, dan memintanya untuk ikut masuk, tetapi ia menolak."
Lalu Vanja memukul seorang penggemar. Saya tidak mendengar suara lemparan barang atau umpatan. Tapi untungnya semuanya beres.
Penjaga gawang Vanja Milinkovic Savic (baju hitam) terkenal karena kepribadiannya yang kuat dan kemauannya untuk menanggapi pemain lawan.
Vanja Milinkovic Savic (kiri) harus duduk di bangku cadangan dalam pertandingan melawan Denmark.
Setelah insiden tersebut, Vanja Milinkovic Savic ditahan selama beberapa jam dan kemudian dikembalikan ke hotel. Dalam pertandingan melawan Denmark keesokan harinya, Vanja Milinkovic Savic berada di bangku cadangan, dan tim Serbia juga bermain imbang 0-0 dan tersingkir.
Kritik kini mulai ditujukan kepada pelatih Dragan Stojkovic karena berbohong sepanjang turnamen. Menyadari bahwa ia tak bisa lagi menutupinya, setelah pesawat mendarat di bandara Belgrade (Serbia), pelatih Dragan Stojkovic mengakui: "Sungguh skandal ketika para pemain saya mabuk di bar-bar di Munich dan Augsburg. Selain itu, mereka juga berkelahi saat latihan. Saya benar-benar tak berdaya karena semuanya di luar kendali."
Pelatih Dragan Stojkovic mengaku berbohong sepanjang EURO 2024
Media Serbia juga menambahkan bahwa setelah tersingkir dari EURO 2024, pelatih Dragan Stojkovic kemungkinan akan dipecat oleh Federasi Sepak Bola negara tersebut. Dianggap sebagai "kuda hitam" di EURO 2024 dan memiliki bintang-bintang seperti Mitrovic, Dusan Tadic, dan Dusan Vlahovic, gaya bermain tim Serbia monoton dan kurang kohesif. Pengumuman resmi diperkirakan akan dikeluarkan dalam beberapa hari ke depan.
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/thu-mon-serbia-nhau-o-quan-bar-dam-thang-mat-cdv-hlv-bao-che-giau-nhem-su-co-185240628150227677.htm
Komentar (0)