Menurut agen perjalanan, suasana "mengatur tur dan memilih jadwal" untuk acara 2 September sudah ramai sejak awal, bahkan sudah ramai sejak kuartal pertama, dengan destinasi menarik mulai dari Asia Tenggara, Asia Timur Laut hingga Eropa, Australia, dan Amerika.
Berbagi dengan wartawan Dan Tri , perwakilan agen perjalanan Vietluxtour mengatakan bahwa lebih dari 70% kursi di tur luar negeri selama liburan di agen tersebut telah didaftarkan oleh pelanggan sejak akhir kuartal pertama.
Vietravel Hanoi juga meluncurkan tur liburan 2 September pada bulan Juni, dan memperluas serangkaian tur internasional dari Thailand, Singapura, Bali (Indonesia), Korea, Jepang ke pasar yang jauh seperti Eropa, AS, dan Rusia.

China merupakan tujuan populer bagi wisatawan Vietnam (Foto: MK).
Sementara itu, Viet Travel mengatakan tur internasional mencatat peningkatan jumlah pengunjung yang stabil sepanjang Agustus, dengan banyak produk ke Korea, Taiwan (Tiongkok), dan Tiongkok "terjual habis" sebelum liburan.
Dari pelanggan muda yang lebih menyukai tur singkat, nyaman, dan terjangkau hingga pelanggan paruh baya yang ingin berlibur dan berziarah ke tempat-tempat mewah di Eropa Selatan, pasar menunjukkan kebutuhan perjalanan yang semakin beragam.
Tur yang dirancang khusus atau tur keliling bebas juga berkembang pesat, terutama di dua kota besar, Kota Ho Chi Minh dan Hanoi .
Harga tur tahun ini tidak banyak berfluktuasi, berkat pasar yang mempertahankan sejumlah besar pelanggan - faktor kunci dalam periode pasca-Covid-19.
Meskipun jumlah pengunjung tinggi, tidak semua rencana perjalanan berjalan mulus. Beberapa destinasi mengalami kendala, sehingga operator tur dan wisatawan harus terus beradaptasi.

Destinasi populer di Thailand tetap aman (Foto: MK).
Bapak Pham Anh Vu, perwakilan agen perjalanan Du Lich Viet, mengatakan bahwa Tiongkok, destinasi wisata yang sangat populer di kalangan wisatawan, telah mengubah kebijakan visanya tahun ini. Khususnya, mulai 10 Agustus hingga 8 September, tur yang dijadwalkan ke Beijing (Tiongkok) harus mengajukan visa individu, bukan visa grup seperti sebelumnya. Hal ini membuat wisatawan lebih berhati-hati saat memesan tur.
Sedangkan untuk Thailand, meskipun tidak terdampak secara langsung, sentimen wisatawan Vietnam masih belum stabil akibat berita terkini. Agen perjalanan, khususnya Du Lich Viet, harus terus memperbarui informasi dan meyakinkan wisatawan, dengan menegaskan bahwa destinasi wisata terkemuka seperti Bangkok, Pattaya, dan Phuket masih aman.
Kasus lainnya adalah Jepang—yang dulunya merupakan destinasi "terpanas" di Asia—kini mendingin karena... "ramalan gempa bumi". Informasi palsu dan tak berdasar yang tersebar di media sosial telah membuat beberapa wisatawan bingung ketika memilih untuk mengunjungi negeri sakura.
Namun, unit ini juga mencatat tingkat pertumbuhan 10-15% dibandingkan periode yang sama. Angka-angka ini sebagian menunjukkan stabilitas dan daya tahan pasar wisata Vietnam ke Jepang.
Menurut unit tersebut, saat ini, rute wisata Jepang terpopuler bagi wisatawan Vietnam masih berfokus pada kota-kota besar dan destinasi dengan lanskap unik. Di antaranya, "rute emas" Tokyo - Fuji - Kyoto - Osaka adalah perjalanan klasik yang memadukan modernitas, alam yang megah, dan keunikan zaman dahulu secara harmonis.

Bunga bermekaran di Taman Chichibu Hitsujiyama (Foto: JNTO).
Agen perjalanan juga menyatakan bahwa, secara umum, jumlah wisatawan Vietnam yang bepergian ke luar negeri pada musim gugur diperkirakan akan meningkat 25-30% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dan pasar tur internasional sedang menuju pemulihan yang mengesankan. Meskipun jumlah pengunjung meningkat tajam, sebagian besar bisnis masih berupaya menjaga harga tur tetap stabil.
Rute terdekat seperti Thailand, Singapura, dan Taiwan (Tiongkok) saat ini berkisar antara 10-18 juta VND/orang, sementara tur jauh seperti Eropa dan Amerika berkisar antara 55 juta VND atau lebih, tergantung jadwal. Kenaikan harga umumnya sekitar 2-5%, terutama karena biaya penerbangan dan akomodasi selama musim liburan puncak.
Sumber: https://dantri.com.vn/du-lich/thu-tuc-visa-thay-doi-tin-don-that-thiet-van-chay-tour-nuoc-ngoai-dip-29-20250807140847097.htm
Komentar (0)