1. Luang Prabang, Laos
Luang Prabang – Kota warisan Laos yang damai, terkenal dengan kuil-kuil kuno dan air terjunnya di tengah alam hijau yang rimbun. (Foto: iStock | ©tortoon)
Luang Prabang diakui oleh UNESCO sebagai situs warisan dunia dengan keindahan yang memadukan alam dan budaya tradisional. Kota kecil ini terkenal dengan kuil-kuil kunonya, Sungai Mekong yang tenang, dan Air Terjun Kuang Si yang megah. Di musim panas, saat berkunjung ke Laos, Anda tidak hanya dapat menikmati hijaunya pegunungan dan hutan, tetapi juga merasakan kehidupan penduduk asli melalui festival-festival tradisional dan budaya Buddha yang unik.
Musim panas di Luang Prabang jauh lebih sejuk daripada iklim muson tropis Vietnam, sehingga ideal untuk trekking, penjelajahan gua, dan mengunjungi desa-desa etnis. Khususnya, jangan lewatkan kesempatan untuk bangun pagi dan berpartisipasi dalam "upacara persembahan" bersama para biksu – sebuah pengalaman budaya Asia Tenggara yang unik dan sakral.
2. Phong Nha – Ke Bang, Vietnam
Phong Nha – Ke Bang, destinasi ekowisata yang luar biasa dengan sistem gua yang megah dan hutan purba. (Foto: Dikumpulkan)
Jika Anda ingin menjelajahi salah satu kawasan hutan purba terbesar di Asia Tenggara, Phong Nha – Ke Bang adalah destinasi yang tak boleh dilewatkan. Terletak di Vietnam Tengah, dekat perbatasan Laos dan Kamboja, kawasan ini terkenal dengan sistem gua-gua raksasanya seperti Son Doong, Gua Phong Nha, dan Gua Tien Son, beserta hutan hijau yang luas dan sungai-sungai bawah tanah yang misterius.
Wisata Phong Nha bukan hanya tentang menjelajahi alam, tetapi juga kesempatan bagi Anda untuk merasakan kehidupan etnis minoritas melalui homestay sederhana, menikmati kuliner tradisional, dan berpartisipasi dalam aktivitas seperti kayak dan trekking di hutan. Ini adalah salah satu destinasi wisata musim panas di Vietnam di mana Anda dapat dengan mudah menjelajahi alam liar tanpa perlu pergi terlalu jauh.
3. Pulau Phu Quoc
Phu Quoc – Pulau Vietnam yang menawan dengan pantai-pantainya yang asri, hutan hijau, dan udara musim panas yang sejuk. Dalam foto tersebut, Suoi Tranh. (Foto: Dikumpulkan)
Destinasi lain di Vietnam yang tak boleh Anda lewatkan musim panas ini adalah Phu Quoc, sebuah pulau yang terkenal dengan pantai-pantai indahnya seperti Bai Sao, Bai Dai, dan sistem hutan purba yang kaya. Di Pulau Phu Quoc, terdapat pula banyak cagar ekologi, taman nasional, dan desa nelayan tradisional yang dapat Anda jelajahi.
Ini juga merupakan salah satu destinasi wisata musim panas yang tak hanya digemari oleh warga Vietnam, tetapi juga wisatawan mancanegara, karena kemudahannya, layanan yang memadai, dan alam liar yang melimpah di berbagai tempat. Anda dapat mengikuti tur ekologi, menikmati hidangan laut segar, dan menjelajahi budaya unik penduduk pulau.
4. Pulau Tioman, Malaysia
Pulau Tioman – Pulau Malaysia yang asri dengan laut biru jernih dan hutan tropis, ideal untuk musim panas. (Foto: Dikumpulkan)
Pulau Tioman adalah pulau tropis yang indah di lepas pantai Malaysia, terkenal dengan pantai-pantainya yang putih, airnya yang biru jernih, dan hutan hujannya yang masih asli dengan keanekaragaman hayati yang beragam. Pulau ini dianggap sebagai permata ekowisata Asia Tenggara, yang menarik banyak wisatawan yang gemar menyelam dan menjelajahi lautan.
Musim panas di Pulau Tioman cukup menyenangkan dengan iklim tropis yang hangat, sangat cocok untuk kegiatan seperti menyelam, berkayak, dan mendaki hutan. Selain itu, penduduk setempat yang ramah dan resor ramah lingkungan melestarikan kealamian alam, memberikan pengunjung pengalaman resor yang menenangkan dan dekat dengan alam.
5. Ubud di Bali, Indonesia
Ubud – Jantung budaya Bali dengan sawah terasering, hutan lebat, dan udara segar di tengah alam. (Foto: Dikumpulkan)
Ubud dianggap sebagai pusat budaya dan alam Bali , Indonesia. Terkenal dengan hamparan sawah terasering hijau yang subur, hutan tropis, dan pura Hindu kuno, Ubud merupakan destinasi ideal bagi mereka yang ingin menggabungkan alam dan budaya dalam satu perjalanan.
Di sini, Anda bisa mengikuti kelas yoga, menikmati seni lokal, menjelajahi pasar kerajinan tangan, dan menikmati hidangan vegetarian yang unik. Ubud juga merupakan tempat ideal untuk trekking, mengunjungi Air Terjun Tegenungan, dan menikmati suasana segar dan damai.
6. Kepulauan Komodo
Komodo – Kepulauan Indonesia yang terkenal dengan komodo dan terumbu karangnya yang indah untuk ekowisata. (Foto: Dikumpulkan)
Jika Anda berkunjung ke Indonesia musim panas ini, jangan lewatkan Kepulauan Komodo, yang terkenal dengan komodo—kadal terbesar di dunia. Pulau ini juga merupakan salah satu destinasi ekowisata paling unik di Asia Tenggara. Selain menyaksikan hewan ini, pengunjung juga dapat menjelajahi ekosistem laut yang beragam dengan terumbu karang yang indah dan beragam spesies laut langka.
Musim panas di Komodo adalah waktu terbaik untuk menyelam dan trekking di pulau ini, menikmati pemandangan alam yang masih asli, dan mempelajari kehidupan masyarakat setempat. Destinasi ini jelas tidak boleh dilewatkan bagi para pencinta alam dan petualangan.
7. Siem Reap, Kamboja
Siem Reap – Gerbang untuk menjelajahi alam Kamboja dengan Danau Tonle Sap dan hutan bakau. (Foto: Dikumpulkan)
Siem Reap tak hanya terkenal dengan candi Angkor yang legendaris, tetapi juga merupakan pintu gerbang untuk menjelajahi hutan bakau dan danau air tawar Tonle Sap – danau air tawar terbesar di Asia Tenggara. Kawasan ini memiliki ekosistem yang beragam dengan beragam spesies burung, ikan, dan makhluk endemik.
Wisatawan dapat mengikuti ekowisata untuk menjelajahi hutan bakau, desa nelayan di tepi danau, dan mempelajari kehidupan masyarakat Khmer. Ini adalah cara yang tepat untuk menggabungkan wisata budaya dan ekowisata, menghadirkan pengalaman musim panas yang menginspirasi dalam rencana perjalanan Anda di Asia Tenggara pada bulan Juli dan Agustus ini.
8. Danau Inle, Myanmar
Danau Inle – Destinasi wisata yang damai di Myanmar dengan desa terapung dan budaya etnis yang unik di tengah alam. (Foto: Dikumpulkan)
Danau Inle adalah salah satu destinasi ekologi dan budaya yang luar biasa di Myanmar. Danau yang luas dengan lanskap alam yang memukau, komunitas etnis minoritas yang hidup dengan perahu kano tradisional sebagai nelayan, dan pagoda-pagoda kuno menjadi daya tarik utama negeri ini. Musim panas di sini tidak terlalu panas, cocok untuk mengikuti ekowisata, menjelajahi taman terapung, dan merasakan budaya asli yang unik, bagian penting dari perjalanan untuk merasakan budaya Asia Tenggara.
9. Taman Nasional Khao Sok, Thailand
Khao Sok – Taman Nasional Thailand dengan danau zamrud dan hutan hujan purba, ideal untuk dijelajahi di musim panas. (Foto: Dikumpulkan)
Khao Sok adalah salah satu hutan hujan perawan terbesar di dunia, dengan pegunungan kapur, Danau Cheow Lan yang biru, dan beragam ekosistem. Khao Sok merupakan destinasi ideal bagi wisatawan yang gemar trekking, berperahu, dan mengamati satwa liar.
Terletak di dekat perbatasan dengan Myanmar dan Laos, Khao Sok merupakan pilihan tepat bagi mereka yang ingin menjelajahi alam murni di dekat Vietnam, dengan banyak resor dan homestay ramah lingkungan.
10. Palawan, Filipina
Palawan – Surga laut Filipina dengan teluk kapur, air jernih, dan ekosistem laut yang kaya. (Foto: Dikumpulkan)
Musim panas adalah waktu yang tepat untuk mengunjungi Palawan, menikmati udara segar, pemandangan yang menakjubkan, dan membenamkan diri dalam budaya Filipina yang semarak dan beragam.
Palawan dikenal sebagai "surga terakhir Filipina" dengan pantai-pantainya yang masih asli, tebing-tebing kapur yang megah, dan ekosistem laut yang kaya. Palawan merupakan destinasi yang tepat untuk perjalanan musim panas yang dekat dengan alam, dengan berbagai aktivitas seperti menyelam, menjelajahi gua, dan bersantai di resor ramah lingkungan.
11. Gardens by the Bay, Singapura
Gardens by the Bay – taman ekologi ikonis Singapura, tempat alam, teknologi, dan budaya berpadu dalam musim panas Asia Tenggara. (Foto: Dikumpulkan)
Terletak tepat di sebelah Marina Bay yang terkenal, Gardens by the Bay adalah taman ekologi paling modern di Asia Tenggara, menampilkan sistem Supertree Grove dan dua rumah kaca raksasa – Flower Dome dan Cloud Forest. Meskipun terletak di jantung kota, tempat ini tetap mempertahankan semangat destinasi ekowisata di Asia Tenggara, tempat alam dan teknologi berpadu.
Berkunjung ke Gardens by the Bay di musim panas akan membuat Anda menikmati udara sejuk di dalam rumah kaca, menjelajahi dunia tanaman dari seluruh dunia, dan mengagumi arsitektur hijau yang unik. Ini adalah destinasi ideal untuk menggabungkan istirahat, relaksasi, dan merasakan budaya Asia Tenggara modern dari dekat.
Jika Anda mencari destinasi alam yang masih asli dan dipadukan dengan pengalaman budaya yang unik, destinasi ekowisata di Asia Tenggara di atas adalah pilihan yang tepat untuk liburan musim panas Anda. Tak hanya nyaman dari segi jarak (dekat dengan Vietnam), destinasi-destinasi ini juga menawarkan pengalaman tak terlupakan, membantu Anda mengisi ulang energi dan terhubung erat dengan alam dan budaya lokal. Jangan lupa untuk merencanakan dan mempersiapkan diri dengan matang agar liburan musim panas Anda lengkap dan bermakna!
Sumber: https://www.vietravel.com/vn/am-thuc-kham-pha/dia-diem-du-lich-sinh-thai-o-dong-nam-a-mua-he-v17451.aspx
Komentar (0)