Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

5 Destinasi Wisata Musim Panas Terbaik di Addis Ababa: Keindahan yang Memadukan Kuno dan Modern

Addis Ababa, ibu kota Ethiopia, tak hanya menjadi pusat politik dan ekonomi negara, tetapi juga jantung budaya dan sejarah Afrika. Di musim panas, kota ini menjadi semarak dengan iklim yang sejuk, bunga-bunga yang bermekaran, dan hamparan sinar matahari keemasan. Inilah yang menjadikan Addis Ababa destinasi ideal bagi wisatawan yang ingin menjelajahi sudut Afrika dengan identitas yang kuat. Mari jelajahi 5 destinasi wisata musim panas terpopuler di Addis Ababa, tempat Anda akan merasakan denyut modern kota yang berpadu dengan nilai-nilai sejarah yang sakral.

Việt NamViệt Nam04/08/2025

1. Museum Nasional Ethiopia

Museum Nasional Ethiopia adalah rumah bagi harta karun sejarah dan arkeologi yang tak ternilai harganya (Sumber foto: Collected)

Salah satu destinasi wisata musim panas di Addis Ababa yang sangat digemari wisatawan mancanegara dan domestik adalah Museum Nasional Ethiopia. Di sinilah tersimpan harta karun sejarah dan arkeologi yang tak ternilai harganya, terutama kerangka fosil "Lucy" – seorang wanita Australopithecus afarensis yang hidup lebih dari 3 juta tahun lalu, yang dianggap sebagai salah satu nenek moyang tertua umat manusia.

Interior museum dirancang dengan indah, dengan galeri-galeri yang menggambarkan evolusi, kehidupan budaya kuno, dan pencapaian artistik masyarakat Etiopia dari masa ke masa. Musim panas adalah waktu yang tepat untuk mengunjungi museum, karena cuacanya kering dan sejuk, menciptakan kondisi ideal untuk menjelajahi sejarah tanpa terganggu oleh cuaca buruk.

2. Gereja Tritunggal Mahakudus

Katedral Tritunggal Mahakudus dianggap sebagai simbol keagamaan dan arsitektur ibu kota Ethiopia (Sumber foto: Dikumpulkan)

Dianggap sebagai simbol keagamaan dan arsitektur ibu kota Ethiopia, Gereja Tritunggal Mahakudus bukan hanya tempat suci, tetapi juga salah satu tujuan wisata musim panas yang bersejarah di Addis Ababa. Dibangun pada awal abad ke-20, gereja ini merupakan tempat peristirahatan terakhir Kaisar Haile Selassie dan Ratu Menen Asfaw, dua tokoh yang memiliki pengaruh besar terhadap sejarah modern negara ini.

Arsitektur Gotik yang berpadu dengan tradisi Etiopia menciptakan bangunan yang megah dan elegan. Lukisan kaca patri yang menggambarkan kisah-kisah Alkitab, beserta monumen dan taman yang rimbun di sekitarnya, menjadikannya tempat persinggahan musim panas yang ideal. Dengan suasananya yang damai dan ruang terbukanya, tempat ini sangat cocok untuk merenungkan budaya dan agama Etiopia.

3. Gunung Entoto

Gunung Entoto membuka dunia yang sama sekali berbeda dengan udara segar (Sumber foto: Dikumpulkan)

Jika Anda mencari salah satu destinasi wisata musim panas di Addis Ababa yang mengeksplorasi alam, Gunung Entoto adalah pilihan yang tak boleh dilewatkan. Hanya sekitar 10 km dari pusat kota, Entoto menawarkan dunia yang benar-benar berbeda dengan udara segar, hutan eukaliptus yang hijau, dan pemandangan panorama seluruh ibu kota Addis Ababa dari atas.

Selain keindahan alamnya, kawasan ini juga memiliki nilai sejarah yang tinggi karena pernah menjadi ibu kota Etiopia di bawah Kaisar Menelik II. Pengunjung dapat mengunjungi istana kuno Entoto Maryam, sebuah gereja kuno, dan sebuah museum kecil namun bermakna. Musim panas adalah waktu terbaik untuk mendaki, atau sekadar menikmati udara sejuk dataran tinggi.

4. Pasar Mercato

Pasar Mercato adalah pasar terbuka terbesar di Afrika (Sumber foto: Dikumpulkan)

Mustahil membicarakan destinasi wisata musim panas di Addis Ababa tanpa menyebut Pasar Mercato – pasar terbuka terbesar di Afrika. Dengan area yang luas dan kios-kios yang tak terhitung jumlahnya, tempat ini bagaikan labirin warna, suara, dan cita rasa khas Etiopia.

Dari rempah-rempah tradisional, kopi, tekstil, hingga kerajinan tangan yang indah, Mercato adalah surga belanja dan tempat untuk merasakan budaya lokal. Musim panas adalah waktu di mana produk pertanian segar paling banyak dijual, menciptakan suasana yang sangat ramai dan kaya. Khususnya, di sini juga Anda dapat menikmati kopi Ethiopia murni langsung di konter pemanggangan - sebuah pengalaman yang tak boleh dilewatkan bagi siapa pun yang mencintai budaya kopi.

5. Museum Etnografi Addis Ababa

Museum Etnologi memiliki arsitektur kerajaan yang berani (Sumber foto: Dikumpulkan)

Salah satu destinasi wisata musim panas ideal di Addis Ababa bagi para pencinta budaya adalah Museum Etnografi yang terletak di kampus Universitas Addis Ababa. Bangunan yang dulunya merupakan istana Kaisar Haile Selassie dan memiliki gaya arsitektur kerajaan yang kental ini kini telah dialihfungsikan menjadi museum yang menyimpan artefak, gambar, peralatan, dan kisah budaya dari lebih dari 80 kelompok etnis berbeda di seluruh Ethiopia.

Ruang museum sejuk dan lapang, memadukan pameran dan lanskap taman kuno, menciptakan nuansa belajar sekaligus relaksasi. Musim panas adalah waktu di mana banyak pelajar dan wisatawan internasional berkunjung untuk mempelajari kedalaman budaya negara ini. Museum ini bukan hanya tempat untuk melestarikan pengetahuan, tetapi juga tempat untuk membangkitkan kecintaan terhadap budaya Ethiopia di hati setiap pengunjung.

Addis Ababa adalah kota yang kaya akan budaya, sejarah, dan modernitas, terutama di musim panas ketika alam dan masyarakatnya berpadu sempurna. Jika Anda mencari pengalaman baru, menyelami kehidupan lokal, dan menemukan budaya Afrika dengan cara yang paling autentik, rencanakan perjalanan Anda untuk menjelajahi destinasi wisata musim panas Addis Ababa hari ini. Kota ini bukan hanya pintu gerbang menuju Etiopia, tetapi juga titik awal untuk perjalanan yang menginspirasi dan kenangan tak terlupakan.

Sumber: https://www.vietravel.com/vn/am-thuc-kham-pha/dia-diem-du-lich-mua-he-addis-ababa-v17719.aspx


Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk