Matsuyama bagaikan seorang muse yang pemalu, mengasuh dan memberi sayap bagi jiwa-jiwa seni yang hebat. Di sini, suara ombak yang menghantam pantai berpadu dengan gemerisik dedaunan, menciptakan melodi merdu yang pernah menjadi inspirasi bagi penulis Natsume Soseki untuk menulis mahakarya "Botchan". Jalan-jalan kecil dan rumah-rumah kuno seakan berbisik tentang masa keemasan sastra Jepang , ketika para maestro haiku meninggalkan jejak yang mendalam di negeri ini. Mari jelajahi 6 destinasi terkenal di Matsuyama bersama Vietravel melalui artikel di bawah ini!
1. Dogo Onsen - Pemandian Air Panas Abad ke-8
Dogo Onsen adalah salah satu sumber air panas tertua di Jepang (Sumber foto: Dikumpulkan)
Dogo Onsen adalah salah satu pemandian air panas tertua dan termasyhur di Jepang, dengan sejarah lebih dari 1.000 tahun. Dibangun pada abad ke-8, Dogo Onsen tak hanya menjadi destinasi populer di Matsuyama, tetapi juga bagian penting dari kehidupan budaya masyarakat setempat. Bangunan utama Dogo Onsen, yang dibangun pada tahun 1894, merupakan mahakarya kayu tiga lantai dengan atap genteng melengkung dan dekorasi yang rumit.
Pengunjung dapat menikmati beragam jenis pemandian, mulai dari pemandian umum hingga pemandian pribadi yang mewah. Khususnya, Yushinden—pemandian khusus kerajaan yang dibangun untuk anggota keluarga kerajaan Jepang—menjadi daya tarik tersendiri yang sayang untuk dilewatkan. Dogo Onsen bukan hanya tempat bersantai, tetapi juga destinasi budaya tempat pengunjung dapat mempelajari sejarah dan tradisi pemandian onsen Jepang.
2. Kastil Matsuyama
Kastil Matsuyama adalah simbol kota (Sumber foto: Dikumpulkan)
Kastil Matsuyama, salah satu dari sedikit kastil asli yang tersisa di Jepang, merupakan simbol kota dan wajib dikunjungi saat berkunjung ke Matsuyama. Dibangun pada awal abad ke-17, kastil ini terkenal akan pertahanannya yang rumit dan dinding batunya yang kokoh. Di dalamnya terdapat museum sejarah yang memamerkan banyak artefak berharga, termasuk baju zirah samurai, senjata kuno, dan dokumen sejarah.
Dari puncak kastil, pengunjung dapat menikmati panorama Kota Matsuyama dan Teluk Pedalaman Seto, menciptakan pengalaman yang unik dan mengesankan. Destinasi terkenal di Matsuyama ini bukan hanya sebuah karya arsitektur yang mengesankan, tetapi juga tempat di mana pengunjung dapat menyelami atmosfer historis era feodal Jepang.
3.Museum Saka no Ue no Kumo
Museum Saka no Ue no Kumo (Sumber gambar: Dikumpulkan)
Museum Saka no Ue no Kumo adalah karya arsitektur modern yang dirancang oleh arsitek ternama Tadao Ando. Museum ini dibangun untuk menghormati novel berjudul sama karya penulis Ryotaro Shiba, yang menceritakan kehidupan tiga tokoh sejarah penting Matsuyama pada periode Meiji. Desain minimalis namun mengesankan karya Tadao Ando, dengan beton dan blok kaca, menciptakan ruang pameran yang unik.
Museum ini memamerkan artefak, dokumen, dan gambar yang berkaitan dengan novel dan sejarah Jepang dari akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Tampilan interaktif dan proyeksi multimedia membantu pengunjung mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang sejarah dan budaya Matsuyama. Museum Saka no Ue no Kumo merupakan destinasi populer di Matsuyama bagi mereka yang ingin mendalami sejarah dan sastra Jepang di ruang seni modern.
4. Kastil Matsuyama
Kastil Matsuyama adalah kompleks sejarah dan budaya (Sumber foto: Dikumpulkan)
Kastil Matsuyama, yang terletak di pusat kota, merupakan kompleks bersejarah dan budaya yang penting. Kawasan ini tidak hanya mencakup Kastil Matsuyama, tetapi juga banyak bangunan dan taman bersejarah lainnya. Taman Bersejarah Ninomaru adalah taman bersejarah yang direkonstruksi berdasarkan peta dari zaman Edo, dengan pepohonan dan bunga-bunga khas Jepang.
Matsuyama Shiroyama Koen, taman luas yang mengelilingi kastil, adalah tempat yang tepat untuk melihat bunga sakura di musim semi. Pengunjung dapat memilih untuk naik kereta gantung atau kereta kabel ke puncak bukit tempat Kastil Matsuyama berada, menciptakan pengalaman yang unik dan menyenangkan.
5. Kuil Ishiteji
Keindahan kuno Kuil Ishiteji (Sumber foto: Dikumpulkan)
Kuil Ishiteji adalah kuil ke-51 dari 88 kuil yang termasuk dalam Ziarah Shikoku yang terkenal. Kuil ini merupakan salah satu kuil terpenting dan mengesankan di rute tersebut. Kuil Ishiteji memiliki kombinasi unik antara arsitektur Buddha tradisional dan elemen modern.
Di dalam kuil terdapat patung Buddha besar berukir rumit, yang menciptakan kesan mendalam bagi pengunjung. Di belakang kuil utama terdapat sebuah gua yang mengarah ke kuil yang lebih kecil, menciptakan ruang sakral dan misterius. Kuil Ishiteji bukan hanya tujuan spiritual yang penting, tetapi juga tempat di mana pengunjung dapat mengagumi patung dan arsitektur Buddha Jepang yang unik.
6. Kapal Bocchan
Kapal Bocchan juga merupakan simbol Matsuyama (Sumber foto: Dikumpulkan)
Kereta Bocchan adalah transportasi umum yang unik dan ikonis di Matsuyama. Trem retro ini dinamai berdasarkan novel terkenal "Botchan" karya Natsume Soseki. Kereta Bocchan memiliki desain unik yang meniru gaya kereta uap klasik, memberikan penumpang sensasi perjalanan kembali ke masa lalu.
Rute kereta api melewati banyak destinasi populer di Matsuyama, sehingga memudahkan pengunjung menjelajahi kota. Naik kereta Bocchan bukan hanya alat transportasi, tetapi juga cara untuk merasakan budaya dan sejarah Matsuyama. Kereta Bocchan adalah cara yang tepat untuk menjelajahi Matsuyama dengan cara yang menyenangkan dan unik, menggabungkan transportasi dan pengalaman budaya.
Dengan 6 destinasi terkenal di Matsuyama, pengunjung akan menikmati perjalanan yang beragam, mulai dari merasakan budaya tradisional hingga menjelajahi sejarah dan menikmati keindahan alam. Setiap lokasi memiliki karakteristiknya sendiri, yang berkontribusi menciptakan gambaran yang kaya akan kampung halaman puisi haiku Jepang . Baik Anda pencinta sejarah, budaya, atau sekadar ingin menikmati suasana damai kota tradisional Jepang, Matsuyama pasti tidak akan mengecewakan Anda.
Sumber: https://www.vietravel.com/vn/am-thuc-kham-pha/diem-den-noi-tieng-o-matsuyama-v15730.aspx
Komentar (0)