Wakil Ketua Komite Rakyat Kota Ho Chi Minh memberikan sertifikat penghargaan dan bonus kepada Le Phan Duc Man di bandara - Foto: MY DUNG
Pada Olimpiade Matematika Internasional 2025 (IMO 2025), yang berlangsung dari 10 hingga 20 Juli di Queensland, Australia, Le Phan Duc Man, siswa kelas 12 jurusan Matematika 1 di Sekolah Menengah Atas Berbakat Le Hong Phong di Kota Ho Chi Minh, meraih medali perak. Berkat usaha dan kecintaannya pada matematika, ia berhasil mengatasi semua tantangan.
Kepada awak media, Duc Man dengan rendah hati menyampaikan bahwa penghargaan ini tak lepas dari jerih payah para guru yang telah mendidik, memberi kepercayaan dan selalu menyemangatinya sejak kelas 10 hingga saat ini.
"Ini adalah kebahagiaan yang tak terduga. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada guru-guru, teman-teman, dan keluarga saya yang selalu mendukung saya," kata Duc Man.
Kepala Sekolah SMA Berbakat Le Hong Phong memberi ucapan selamat kepada siswa atas prestasi gemilang mereka - Foto: MY DUNG
Mengakui dirinya memang bukan yang terbaik dan masih kalah dibanding banyak pelajar lainnya, Duc Man mengatakan karena kecintaannya pada matematika, maka ia memilih jalan tekun dan gigih dalam belajar hingga meraih hasil seperti saat ini.
"Di kelas 10, saya kurang pandai matematika. Saya tidak memenangkan hadiah apa pun dalam ujian Olimpiade 30-4 tahun itu, jadi saya agak sedih. Namun, karena saya menyukai matematika sejak SMP, saya tetap senang belajar. Berkat itu, saya terus meneliti dan belajar untuk mengikuti ujian sekolah dan kota...", kata Duc Man.
Ia tidak menetapkan target terlalu tinggi untuk menghindari kekecewaan. Di kelas 11, Duc Man memenangkan 3 penghargaan berturut-turut: juara ketiga matematika siswa berprestasi nasional; medali emas Olimpiade matematika siswa; dan medali perak Olimpiade 30-4 tradisional.
Di kelas 12, saya memenangkan juara pertama dalam kompetisi matematika tingkat kota dan juara kedua di tingkat nasional. Berkat prestasi tersebut, saya terpilih untuk berkompetisi di Olimpiade Matematika Internasional, menjadi satu-satunya peserta dari wilayah Selatan, dan memenangkan medali perak di kompetisi ke-66.
Duc Man bersama orang tuanya - Foto: MY DUNG
Dengan prestasi akademik yang luar biasa, Duc Man diterima langsung di universitas impiannya. Ke depannya, ia akan berkarya di bidang ilmu komputer.
Mengevaluasi murid-muridnya, Ibu Pham Thi Be Hien - kepala sekolah SMA Berbakat Le Hong Phong - berkomentar:
Dia murid yang baik, pendiam, rendah hati, tetapi sangat teliti dan teliti dalam belajar matematika. Dia telah membuktikan bagaimana usaha dan ketekunan akan membuahkan hasil yang luar biasa. Kisah Duc Man menjadi sumber inspirasi bagi banyak siswa di jalur pembelajaran mereka.
Duc Man bersama teman-temannya - Foto: MY DUNG
Pada resepsi Le Phan Duc Man, Wakil Ketua Komite Rakyat Kota Ho Chi Minh Tran Thi Dieu Thuy mengucapkan selamat, berbincang dan sangat menghargai prestasi Man.
"Ini merupakan suatu kehormatan, bukan hanya bagi sekolah dan keluarga, tetapi juga bagi seluruh Kota Ho Chi Minh. Saya berharap kota ini akan memiliki lebih banyak siswa seperti kalian. Saya harap kalian terus mengembangkan dan mengembangkan semangat kalian di masa depan, menjadi warga negara yang baik yang berkontribusi bagi pembangunan negara," ujar Wakil Ketua Komite Rakyat Kota Ho Chi Minh, Tran Thi Dieu Thuy.
Olimpiade Matematika Internasional ke-66 berlangsung dari 10 hingga 20 Juli di Australia, mempertemukan lebih dari 639 kontestan dari 113 delegasi yang mewakili negara dan wilayah.
Delegasi Vietnam menduduki peringkat ke-9 dengan total skor 188, melampaui 2024 (2 medali perak, 3 medali perunggu, dan 1 sertifikat penghargaan), menunjukkan keunggulan yang jelas.
Sumber: https://tuoitre.vn/tp-hcm-thuong-nong-50-trieu-cho-hoc-sinh-gianh-huy-chuong-bac-olympic-toan-quoc-te-2025-20250721201901301.htm
Komentar (0)