[iklan_1]
Dari Kolo Mee yang terkenal hingga Sate Babi yang menggugah selera, Kuching menjanjikan pengalaman kuliner yang tak terlupakan. Temukan hidangan khas kota ini dan pelajari lebih lanjut tentang budaya kulinernya yang unik.
Kolo Mee
Kolo Mee adalah hidangan khas Kuching yang terkenal dengan mi-nya yang tipis dan lembut, sering disajikan dengan saus kental dan irisan daging babi. Mi ini sering disajikan dengan daun bawang, tauge, dan sedikit minyak daun bawang untuk meningkatkan cita rasa. Kolo Mee dapat ditemukan di banyak rumah makan dan restoran, masing-masing dengan cara penyajian dan bumbunya yang unik, menciptakan pengalaman kuliner yang kaya dan menarik bagi para pengunjungnya.
Sate Babi
Sate Babi adalah jajanan kaki lima yang populer di Kuching, terdiri dari potongan daging babi panggang yang ditusuk, dimarinasi dengan bumbu rempah yang kaya, dan dipanggang hingga berwarna cokelat keemasan. Hidangan ini sering disajikan dengan saus kacang yang lezat dan irisan mentimun, menciptakan kombinasi rasa yang unik. Sate Babi menarik pengunjung bukan hanya karena kelezatannya, tetapi juga karena kenyamanan dan kemudahannya, menjadikannya pilihan sempurna untuk santapan ringan atau camilan.
Lapis Lazuli
Kue Lapis adalah kue tradisional Kuching yang memiliki ciri khas lapisan-lapisannya yang lembut dan berwarna-warni. Kue ini terbuat dari tepung beras, gula, dan santan, lalu dikukus hingga membentuk lapisan-lapisan tipis. Dengan rasa manis dan teksturnya yang lembut, Kue Lapis sering disajikan saat perayaan dan merupakan hidangan populer di pesta-pesta. Setiap lapisannya dibuat dengan cermat, menghasilkan produk yang tak hanya indah, tetapi juga lezat.
Sarawak Umai
Sarawak Umai adalah salad hidangan laut yang unik, biasanya terbuat dari ikan mentah atau udang segar, dicampur dengan bawang bombai, cabai, dan air jeruk nipis. Hidangan ini menonjol dengan perpaduan kesegaran hidangan laut dan rasa asam serta pedas rempah-rempah, menciptakan cita rasa yang unik dan tak terlupakan. Sarawak Umai sering disajikan sebagai hidangan pembuka atau hidangan utama, memberikan pengalaman kuliner yang unik dan menarik.
Kong Pia
Kong Pia adalah kue kering tradisional Kuching dengan kulit renyah dan isian daging babi cincang, biasanya dipanggang hingga berwarna cokelat keemasan. Kong Pia memiliki cita rasa yang khas, dengan perpaduan rempah-rempah dan daging babi, menciptakan hidangan yang lezat dan menenangkan. Kue ini sering disajikan sebagai camilan atau hidangan pembuka, dan merupakan bagian penting dari kuliner Kuching.
Kuching tak hanya memikat pengunjung dengan pemandangan alamnya, tetapi juga memukau dengan hidangannya yang unik dan menarik. Mulai dari Kolo Mee dengan mi lembutnya, Sate Babi dengan cita rasa panggangnya yang khas, hingga Kueh Lapis yang manis, Umai Sarawak yang menyegarkan, dan Kong Pia yang renyah, setiap hidangan memiliki cita rasa yang unik. Hidangan-hidangan ini tak hanya menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya kuliner Kuching, tetapi juga kesempatan bagi Anda untuk menjelajahi keragaman dan kekayaan kuliner Malaysia.
Perusahaan Perjalanan Tugo memberikan kode "DULICHGENZ" senilai hingga 1.000.000 VND kepada pembaca saat mendaftar tur.
Bagian perjalanan Gen Z yang dibangun oleh Tugo & Thanh Nien
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/thoi-trang-tre/trai-nghiem-am-thuc-voi-nhung-mon-an-doc-dao-tai-thanh-pho-kuching-185240911143052244.htm
Komentar (0)