Departemen Impor dan Ekspor ( Kementerian Perindustrian dan Perdagangan ) mengutip data dari Administrasi Kepabeanan Tiongkok, yang menyebutkan bahwa impor kopi negara itu dalam 10 bulan pertama tahun 2023 mencapai 113,54 ribu ton, senilai 624,79 juta USD, naik 10,7% dalam volume dan 4,8% dalam nilai dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Tiongkok mengurangi impor kopi dari Vietnam |
Dalam 10 bulan pertama tahun 2023, Tiongkok terutama mengimpor kopi, baik yang tidak dipanggang maupun yang dihilangkan kafeinnya (HS 0901.1100), mencapai 101,44 ribu ton, dengan nilai lebih dari 464 juta USD, naik 14,6% dalam volume dan 12,3% dalam nilai dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pangsa pasar jenis kopi, baik yang tidak dipanggang maupun yang tanpa kafein, mencapai 89,34% dari total impor kopi ke Tiongkok dalam 10 bulan pertama tahun 2023.
Sebaliknya, Tiongkok mengurangi impor kopi panggang tanpa kafein (HS 0901.2100), turun 12,6% dalam volume dan 10,9% dalam nilai dibandingkan periode yang sama tahun lalu, mencapai 11,51 ribu ton, senilai sekitar 153,2 juta USD.
Pasokan kopi untuk China sebagian besar terkonsentrasi di pasar-pasar termasuk: Brasil, Ethiopia, Kolombia, Vietnam, Indonesia, Malaysia...
Dalam 10 bulan pertama tahun 2023, Tiongkok meningkatkan tajam impor kopi dari Brasil, naik 153,6% dalam volume dan 151,1% dalam nilai dibandingkan periode yang sama tahun lalu, mencapai sekitar 39,8 ribu ton, senilai 152,88 juta USD.
Pangsa kopi Brasil dalam total impor kopi Tiongkok meningkat dari 15,29% dalam 10 bulan pertama tahun 2022 menjadi 35,05% dalam 10 bulan pertama tahun 2023.
Sebaliknya, Tiongkok mengurangi impor kopi dari Vietnam dalam 10 bulan pertama tahun 2023, turun 29,2% dalam volume dan 17,3% dalam nilai dibandingkan periode yang sama tahun lalu, mencapai sekitar 13,55 ribu ton, senilai lebih dari 34 juta USD.
Pangsa pasar kopi Vietnam dalam total impor kopi Tiongkok menurun dari 18,65% dalam 10 bulan pertama tahun 2022 menjadi 11,93% dalam 10 bulan pertama tahun 2023.
Tren konsumsi minuman di Tiongkok telah bergeser dari teh ke kopi dalam beberapa tahun terakhir. Meskipun konsumsi per kapita masih rendah, penjualan kopi di pasar Tiongkok telah meningkat.
Kopi berpotensi menjadi salah satu minuman favorit Tiongkok. Oleh karena itu, Tiongkok dianggap sebagai pasar potensial bagi negara-negara pengekspor kopi, dengan banyak ruang untuk dieksploitasi di tahun-tahun mendatang.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)