
Tingkat komune sangat terdesentralisasi di sektor pertanahan.
Sesuai dengan Klausul 1, Pasal 5 Keputusan 151/2025/ND-CP, mulai tanggal 1 Juli 2025, Ketua Komite Rakyat di tingkat komune berwenang menerbitkan Sertifikat pertama hak penggunaan tanah dan kepemilikan aset yang melekat pada tanah kepada individu dalam negeri, orang Vietnam yang tinggal di luar negeri yang merupakan warga negara Vietnam dan komunitas pemukiman.
Selain itu, Komite Rakyat di tingkat komune juga didesentralisasikan untuk melaksanakan banyak konten penting lainnya dalam pengelolaan tanah, termasuk:
Keputusan untuk menyetujui rencana kompensasi, dukungan dan pemukiman kembali;
Menyetujui rencana penegakan hukum, pemulihan lahan dan pendanaan untuk penegakan hukum;
Memutuskan harga tanah tertentu;
Keputusan tentang harga jual perumahan pemukiman kembali di komune.
Prosedur penerbitan Buku Merah pertama kali dipersingkat
Poin reformasi yang perlu diperhatikan adalah bahwa prosedur penerbitan Buku Merah pertama akan dipersingkat secara signifikan. Khususnya, menurut Lampiran I Keputusan 151/2025/ND-CP:
Waktu pendaftaran pertama kali atas tanah dan benda-benda yang melekat pada tanah paling lama 17 hari kerja;
Waktu penerbitan Sertifikat Hak Guna Tanah yang pertama kali paling lama 3 hari kerja.
Dibandingkan dengan peraturan lama dalam Keputusan 101/2024/ND-CP, waktu pendaftaran dikurangi 3 hari, membantu menghemat waktu bagi masyarakat dalam proses pelaksanaan prosedur.
Masyarakat dapat mengajukan permohonan di unit mana saja di provinsi yang sama.
Hal baru yang jelas memudahkan masyarakat adalah, mulai 1 Juli nanti, berkas pendaftaran tanah dan bangunan (baik pendaftaran pertama kali maupun pendaftaran perubahan) tidak lagi seperti sebelumnya, bisa diajukan di tempat kedudukan tanah, melainkan di satu unit penerima permohonan dalam provinsi yang sama.
Tidak diperlukan lagi konfirmasi terpisah untuk perencanaan, perselisihan
Sesuai dengan Klausul 4, Pasal 18 Keputusan 151/2025/ND-CP, ketika menerbitkan Buku Merah, Komite Rakyat di tingkat komune tidak perlu secara terpisah mengonfirmasi kesesuaian dengan perencanaan, tidak adanya sengketa, atau penggunaan lahan yang stabil. Hal ini membantu menyederhanakan prosedur, menciptakan kondisi bagi masyarakat untuk dengan mudah mengakses dan menggunakan hak guna lahan secara legal.
Desentralisasi kekuasaan yang kuat pada tingkat komune dalam pengelolaan lahan tidak saja memberikan kontribusi pada perampingan aparatur, tetapi juga membantu meningkatkan efisiensi dalam melayani masyarakat, mendorong reformasi administrasi dan pembangunan sosial -ekonomi pada tingkat akar rumput.
Sumber: https://baobackan.vn/tu-ngay-17-uy-ban-nhan-dan-cap-xa-chinh-thuc-co-tham-quyen-cap-so-do-cho-nguoi-dan-post71629.html
Komentar (0)