Di Kota Ho Chi Minh, SMA Thanh Loc dan SMA Truong Chinh (Distrik 12) menerapkan peraturan yang melarang siswa menggunakan ponsel di lingkungan sekolah, termasuk saat istirahat. Siswa hanya diperbolehkan menggunakan ponsel dengan izin guru, tetapi tidak dilarang membawa ponsel ke sekolah.
Di antaranya, Sekolah Menengah Atas Truong Chinh telah menerapkan peraturan ini sejak tahun ajaran sebelumnya, sementara Sekolah Menengah Atas Thanh Loc baru menerapkan peraturan tersebut mulai tahun ajaran ini.
Kepala sekolah di kedua sekolah tersebut mengatakan bahwa setelah penerapan peraturan ini, terdapat perubahan positif. Halaman sekolah menjadi lebih ramai dan semarak saat istirahat. Suasana siswa yang "berkumpul dalam kelompok tiga atau lima orang" untuk bermain ponsel telah menghilang, dan sebagai gantinya, terdapat lebih banyak gambar siswa yang berpartisipasi dalam kegiatan olahraga dan bersenang-senang.
Huynh Kim Ngan, seorang siswi kelas 12A9, SMA Thanh Loc, mengatakan dia sangat setuju dengan peraturan baru sekolah.
"Saya melihat para siswa telah berubah secara signifikan. Mereka lebih banyak berpartisipasi dalam kegiatan di luar ruangan. Tidak ada lagi siswa yang duduk di lorong sambil bermain ponsel," kata Kim Ngan.
Nguyen Hoang Minh, siswa kelas 12 di A9, mengatakan bahwa sebelum adanya peraturan tersebut, banyak siswa membawa ponsel mereka ke sekolah, kebanyakan hanya untuk bermain game dan menjelajahi web, dan jarang menggunakannya untuk belajar.
"Beberapa siswa diam-diam menggunakan ponsel mereka selama jam pelajaran. Jika guru mengetahuinya, mereka hanya akan menyita ponsel mereka untuk sementara waktu, lalu mengembalikannya. Sejak peraturan baru diberlakukan, siswa lebih fokus mengobrol dan berolahraga bersama selama jam istirahat," ujar Hoang Minh.
Ibu Thu Thuy, orang tua yang anaknya duduk di kelas 10 di Distrik 1, menyatakan persetujuan dan dukungannya terhadap peraturan yang melarang siswa menggunakan telepon seluler di kedua sekolah di atas.
Menurut Ibu Thuy, sekolah anaknya saat ini hanya melarang siswa menggunakan telepon seluler selama kelas, tetapi tidak saat istirahat.
Saya pikir ponsel adalah perlengkapan yang penting. Ketika anak saya keluar rumah sambil membawa ponsel, kami bisa bekerja dengan tenang. Namun, kami juga cukup khawatir karena di usianya, ia belum sepenuhnya memahami semua hal, belum bisa membedakan mana yang pantas dan mana yang tidak, dan ia bisa terpapar hal-hal buruk.
Saya rasa peraturan di atas sangat bagus, karena dapat membatasi waktu anak-anak menggunakan ponsel saat orang tua mereka tidak ada. Saya harap peraturan ini akan diterapkan secara luas, dan sekolah anak saya juga akan menerapkannya," ujar Ibu Thuy.
Sesuai peraturan Kementerian Pendidikan dan Pelatihan dalam Surat Edaran 32/2020/TT-BGDDT tentang Peraturan Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, dan Sekolah Umum Multijenjang, siswa dilarang menggunakan ponsel atau perangkat lain selama belajar di kelas yang tidak digunakan untuk keperluan pembelajaran dan tidak diizinkan oleh guru. Peraturan tersebut tidak melarang siswa membawa atau menggunakan ponsel saat istirahat di sekolah.
[iklan_2]
Source: https://laodong.vn/giao-duc/ung-ho-quy-dinh-cam-hoc-sinh-dung-dien-thoai-ca-gio-ra-choi-1394096.ldo
Komentar (0)