Petani memanen jeruk di Tra Vinh - Foto: HOAI THUONG
Dalam konteks hubungan Vietnam-AS yang baru saja ditingkatkan menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif, kedua belah pihak telah menunjukkan tekad yang kuat dalam memperluas kerja sama ekonomi dan perdagangan.
Wakil Menteri Nguyen Sinh Nhat Tan menekankan bahwa AS adalah mitra penting utama Vietnam dan menyatakan keinginannya untuk lebih meningkatkan hubungan perdagangan dan investasi antara kedua negara.
Khususnya, isu pembukaan pasar bagi produk pertanian mendapat perhatian khusus selama pertemuan tersebut.
Kedua belah pihak mengapresiasi kemajuan terbaru. AS telah mengizinkan impor kelapa segar dari Vietnam dan sedang dalam tahap akhir perizinan impor markisa.
Sebaliknya, Vietnam juga telah membuka pasarnya untuk jeruk bali pada Februari 2023, serta buah persik dan nektarin dari AS pada Juli 2024.
Saat ini, Kementerian Pertanian dan Pembangunan Pedesaan Vietnam dan USDA sedang aktif menyelesaikan prosedur untuk serangkaian produk baru, termasuk jeruk, jeruk keprok, plum, dan lemon tanpa biji. Langkah ini menunjukkan upaya kedua belah pihak dalam mendiversifikasi daftar produk pertanian yang diizinkan untuk diperdagangkan, yang menjanjikan manfaat besar bagi sektor pertanian dan konsumen kedua negara.
Wakil Menteri Alexis Taylor juga menyatakan persetujuannya dengan sudut pandang Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Vietnam, yang mengusulkan agar kedua belah pihak terus mempromosikan proses terkait untuk membuka pasar bagi lebih banyak jenis buah.
Selain itu, AS juga ingin memfasilitasi impor beberapa produk tanaman dan pakan ternak dari AS ke Vietnam.
Pertemuan tersebut juga membahas isu penting lainnya seperti kerja sama di bidang biofuel, etanol, dan kekhawatiran atas investigasi pertahanan perdagangan.
Wakil Menteri Nguyen Sinh Nhat Tan mengusulkan agar AS mendukung dan menginvestasikan sumber daya teknis dan teknologi untuk mengembangkan produksi dan penggunaan biofuel di Vietnam, berkontribusi pada implementasi komitmen Vietnam di COP26.
[iklan_2]
Sumber: https://tuoitre.vn/viet-nam-va-my-ban-mo-cua-cho-cam-quyt-man-va-chanh-khong-hat-20240913082558426.htm
Komentar (0)