Imane Khelif raih medali emas Olimpiade 2024 yang kontroversial - Foto: AFP
Lebih dari setahun setelah memenangkan medali emas Olimpiade 2024, kontroversi seputar jenis kelamin petinju Imane Khelif masih menjadi topik hangat.
Menurut The Sun , dokumen medis yang baru-baru ini bocor dikatakan 'membuktikan Imane Khelif secara biologis adalah laki-laki'.
Seketika, Tn. Umar Kremlev - presiden Asosiasi Tinju Internasional (IBA), yang mengungkap skandal gender Imane Khelif - mengatakan bahwa petinju wanita ini harus diminta untuk mengembalikan medali emas Olimpiade miliknya.
Pada Olimpiade 2024, petinju Aljazair mengalahkan empat lawan wanita untuk naik ke podium teratas di Paris.
Namun, di tengah kontroversi tersebut, Asosiasi Tinju Internasional (IBA) mengungkapkan bahwa mereka telah melarangnya dari Kejuaraan Dunia 2023 setelah tes kromosom.
Sekarang kemungkinan besar dia akan kehilangan kesempatan untuk mempertahankan medali emasnya di Olimpiade 2028.
Imane Khelif mendapat banyak kritik atas penampilannya - Foto: AFP
Presiden IOC yang baru Kirsty Coventry juga telah mengumumkan rencana untuk membentuk kelompok kerja guna melindungi kompetisi wanita.
Khelif belum diminta untuk mengembalikan medali tersebut, meskipun kemungkinan besar dia tidak akan diizinkan untuk mempertahankan gelarnya pada tahun 2028, yang membuat marah kepala IBA Umar Kremlev.
Tuan Kremlev mengatakan kepada Sun Sport : "Tidak, saya tidak senang. Saya sungguh-sungguh percaya bahwa medali seharusnya diberikan kepada orang yang pantas menerimanya. Kita harus melindungi para atlet dan memberi mereka kondisi terbaik. Saya di sini untuk kebenaran, untuk transparansi. Dan sekarang kebenaran telah terungkap."
"Seharusnya tidak ada pertarungan yang tidak adil dalam tinju dan federasi internasional harus memperhatikan atlet mereka. Oleh karena itu, medali harus dikembalikan kepada pemiliknya, seorang perempuan sejati," tegasnya.
Sementara itu, Khelif selalu membantah dirinya laki-laki secara biologis dan bahkan menggugat tokoh seperti JK Rowling dan Elon Musk atas pelecehan daring.
Seorang juru bicara IOC sebelumnya mengatakan kepada Sun Sport : “IOC selalu menjelaskan bahwa kriteria kelayakan adalah tanggung jawab federasi internasional masing-masing.”
Sumber: https://tuoitre.vn/vo-si-gay-tranh-cai-gioi-tinh-nen-bi-yeu-cau-tra-lai-huy-chuong-vang-olympic-20250702213930211.htm
Komentar (0)