Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Kendaraan listrik buatan China membanjiri pasar Vietnam.

Việt NamViệt Nam14/11/2024

Lebih dari 10 merek Tiongkok, mulai dari kendaraan berbahan bakar bensin hingga kendaraan listrik, seperti BYD, Geely, Chery, Great Wall, SAIC, dan Wuling, telah membanjiri Vietnam, menciptakan peluang bagi konsumen tetapi juga menimbulkan banyak tantangan bagi industri otomotif domestik.

Banyak model mobil buatan China akan diperkenalkan kepada pelanggan Vietnam pada tahun 2024 - Foto: CONG TRUNG

Pada awal November 2024, skuter listrik Wuling Bingo dari Tiongkok, yang dirakit oleh TMT Motor, resmi diluncurkan di Vietnam dengan harga mulai dari 349 juta VND. Merek-merek Tiongkok lainnya juga hadir di Vietnam dengan beragam rentang harga, tidak hanya di segmen anggaran (250-270 juta VND/unit) tetapi juga merek kelas atas yang harganya mencapai miliaran VND.

Menurut Bapak Vo Van Hoang, seorang ahli bisnis otomotif, masuknya merek-merek mobil Tiongkok telah membuat pasar Vietnam menjadi lebih kompetitif dari sebelumnya. Merek-merek Tiongkok harus bersaing tidak hanya dengan merek internasional tetapi juga dengan sesama merek Tiongkok. Inilah sebabnya mengapa merek-merek ini harus meluncurkan kebijakan harga yang menarik untuk menarik pelanggan.

Meskipun beberapa merek Kendaraan listrik buatan China Meskipun terjangkau, banyak konsumen tetap khawatir tentang keamanan dan infrastruktur pengisian daya di Vietnam, yang belum mendukung standar pengisian daya GB/T, standar umum di Tiongkok, dan tidak kompatibel dengan standar CCS2 yang lazim di Vietnam. Untuk mengatasi hal ini, konsumen harus membeli adaptor tambahan, yang mahal dan merepotkan.

Sementara itu, Bapak Vo Minh Luc, CEO BYD, menyatakan bahwa perusahaan tidak berencana membangun sistem stasiun pengisian daya sendiri, tetapi akan bekerja sama dengan bisnis lain atau menyebarkannya melalui jaringan dealer mereka. Menurut para ahli otomotif, hal ini dapat membuat konsumen merasa tidak nyaman dengan layanan purna jual, terutama mengingat terbatasnya jumlah stasiun pengisian daya di Vietnam.

Dalam diskusi dengan kami, para ahli otomotif menyatakan bahwa Vietnam telah menetapkan tujuan untuk sepenuhnya beralih ke kendaraan energi bersih pada tahun 2050. Hal ini membuka peluang signifikan bagi pengembangan industri kendaraan listrik. Namun, hal ini juga menghadirkan tantangan dalam mengelola masuknya kendaraan listrik murah yang diimpor dari Tiongkok.

Oleh karena itu, menurut para ahli, langkah-langkah perlindungan diperlukan untuk melindungi bisnis domestik, serupa dengan yang sudah dilakukan banyak negara. Misalnya, AS, Kanada, dan Uni Eropa telah menerapkan tarif tinggi untuk mencegah masuknya kendaraan listrik dari Tiongkok. Vietnam juga dapat mengadopsi langkah-langkah serupa untuk mempertahankan keunggulan kompetitif industri otomotif domestiknya.

Selain itu, pemerintah perlu menetapkan standar yang jelas untuk baterai, sistem pengisian daya, dan layanan purna jual untuk melindungi konsumen.


Sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Sinh viên Việt Nam năng động - tự tin

Sinh viên Việt Nam năng động - tự tin

Permainan anak-anak

Permainan anak-anak

Mengunjungi pemakaman para martir.

Mengunjungi pemakaman para martir.