Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Konflik meningkat secara berbahaya di Republik Demokratik Kongo

Báo Thanh niênBáo Thanh niên15/02/2025


Sebelumnya pada hari itu, militer mengonfirmasi bahwa pejuang M23 telah menguasai Bandara Kavumu, sekitar 30 kilometer di utara Bukavu, dan pasukan pemerintah telah ditarik. Pengambilalihan Bukavu, ibu kota Provinsi Kivu Selatan, merupakan perluasan wilayah yang belum pernah terjadi sebelumnya di bawah kendali kelompok oposisi bersenjata tersebut sejak pemberontakan terakhir dimulai pada tahun 2022. Perkembangan pada 14 Februari juga menandai kemunduran bagi otoritas pemerintah Kinshasa di wilayah timur.

Xung đột leo thang nguy hiểm ở CHDC Congo- Ảnh 1.

Pasukan pemerintah di Bukavu pergi pada tanggal 14 Februari.

"Kami memasuki Bukavu sore ini (14 Februari), dan besok kami akan melanjutkan operasi pembersihan kota," kutip AFP dari Corneille Nangaa, pemimpin Aliansi Sungai Kongo, yang beranggotakan M23. Perwakilan PBB tersebut mengatakan bahwa sejak 13 Februari, gelombang pengungsi telah terpantau bergerak menuju kota yang berpenduduk hampir 1,3 juta jiwa itu.

Di tengah pertempuran yang terus berlanjut di wilayah timur, ibu kota Kinshasa berada di bawah perlindungan militer yang semakin ketat, menurut AFP. Presiden Felix Tshisekedi dari Republik Demokratik Kongo sedang mencari solusi internasional dengan harapan dapat mengakhiri krisis, yang menurutnya dipicu oleh keinginan kelompok M23 yang didukung Rwanda untuk merebut sumber daya Republik Demokratik Kongo. Berbicara di Konferensi Keamanan München (Jerman) pada 14 Februari, Bapak Tshisekedi memperingatkan risiko konflik yang menyebar ke luar perbatasan dan menyerukan sanksi internasional terhadap Rwanda sebagai hukuman.

Namun, Rwanda membantah tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa keamanan nasionalnya juga menghadapi ancaman dari kelompok bersenjata. Baik Presiden Tshisekedi maupun mitranya dari Rwanda, Paul Kagame, tidak menghadiri pertemuan darurat Dewan Perdamaian dan Keamanan Uni Afrika (AU) yang diadakan pada 14 Februari dengan tujuan menemukan solusi atas konflik tersebut. Bapak Tshisekedi juga tidak hadir dalam KTT AU di Addis Ababa (Etiopia) pada 15 Februari karena beliau perlu memantau situasi di lapangan di Republik Demokratik Kongo.


[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/xung-dot-leo-thang-nguy-hiem-o-chdc-congo-185250215211853869.htm

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Kedai kopi Hanoi bikin heboh dengan suasana Natal ala Eropa
Kedai kopi Dalat mengalami peningkatan pelanggan sebesar 300% karena pemiliknya berperan dalam film 'silat'
Pho 'terbang' 100.000 VND/mangkuk menuai kontroversi, masih ramai pengunjung
Matahari terbit yang indah di atas lautan Vietnam

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Pertempuran Hati Rakyat di Perbatasan Tanah Air - Pertahanan Negara dan Pertahanan Perbatasan di Situasi Baru

Peristiwa terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk