1. Batasi kebiasaan berakselerasi dan mengerem mendadak
Faktanya, kebiasaan "akselerasi berat" dan sering mengerem mendadak akan menghabiskan banyak bensin. Setiap kali Anda mengerem mendadak, mobil kehilangan momentum, memaksa pengemudi untuk berakselerasi lebih keras untuk mendapatkan kembali kecepatan. Biasakan diri untuk berakselerasi dan mengerem secara perlahan.
2. Gunakan cruise control untuk mempertahankan kecepatan tetap
Saat berkendara di jalan panjang dan datar, gunakan cruise control. Fitur ini membantu menjaga kecepatan tetap stabil, yang mengurangi konsumsi bahan bakar. Namun, pengemudi harus menyadari bahwa saat menuruni bukit, RPM ("Revolutions Per Minute" - satuan ukuran mesin mobil) mobil dapat meningkat dan menghabiskan lebih banyak bahan bakar.
3. Hindari membiarkan mobil dalam keadaan menyala terlalu lama.
Jika Anda harus berhenti dalam waktu lama, pertimbangkan untuk mematikan mesin. Ini akan menghemat bahan bakar dan mengurangi emisi, meskipun berhentinya hanya 10 detik.
4. Batasi menurunkan jendela atau menggunakan AC jika tidak diperlukan
Menyalakan AC secara berlebihan dapat mengurangi konsumsi bahan bakar hingga 25%. Terlebih lagi, membuka jendela juga dapat meningkatkan konsumsi bahan bakar sekitar 9% pada kecepatan tinggi karena peningkatan hambatan udara. Selain itu, tekanan ban yang tidak tepat juga menjadi penyebab pemborosan bahan bakar.
5. Perhatikan di mana dan kapan Anda mengisi tangki bensin.
Pengguna mobil sebaiknya mengisi tangki bensinnya di pagi hari atau saat cuaca dingin agar bensin tidak cepat menguap, yang lebih ekonomis daripada mengisi bensin saat suhu luar cukup tinggi di cuaca panas.
Sumber: https://baonghean.vn/5-cach-tiet-kiem-nhien-lieu-cho-xe-o-to-10302325.html
Komentar (0)