Survei gaji 2025 yang dirilis oleh konsultan perekrutan Robert Walters pada tanggal 26 November menunjukkan bahwa dari 84 bisnis yang disurvei, 82% mengatakan mereka akan menyesuaikan atau menaikkan gaji tahun depan.
73% pekerja optimis dengan prospek karir - Foto: CONG TRIEU
Pekerja optimis terhadap karier mereka.
Ada 84 bisnis di Vietnam, ratusan kandidat Vietnam, banyak industri, posisi dan tingkatan yang berpartisipasi dalam survei gaji ini.
Dengan demikian, 73% pekerja menyatakan optimisme tentang prospek karier, yang mencerminkan tumbuhnya keyakinan terhadap peluang kerja.
Gaji dan tunjangan tetap menjadi pendorong utama kepuasan karyawan. 46% responden menilai paket kompensasi yang kompetitif sebagai hal yang penting.
77% responden menekankan peran skema bonus dalam menentukan tingkat kepuasan mereka terhadap pekerjaan mereka.
Faktor keuangan dan pengakuan memainkan peranan penting dalam mempertahankan dan menarik bakat.
Survei menemukan bahwa karyawan semakin mengutamakan nilai-nilai non-materi dalam budaya perusahaan. Rekan kerja yang menginspirasi dan lingkungan kerja yang suportif merupakan motivator penting bagi separuh responden survei.
Selain itu, peluang pengembangan pribadi dan karier seperti program pelatihan profesional, jam kerja fleksibel, dan paket asuransi kesehatan premium semakin dipandang sebagai elemen penting dari kebijakan kompensasi yang menarik.
Survei tersebut juga mencatat tren yang menonjol dalam preferensi karyawan terhadap perusahaan asing. Hingga 99% responden menyatakan keinginan mereka untuk bekerja di perusahaan internasional. Alasan utamanya antara lain gaji yang lebih menarik, jalur pengembangan karier yang jelas dan sistematis, serta kesempatan untuk merasakan lingkungan kerja profesional sesuai standar internasional.
Naikkan gaji untuk menarik talenta, rekrut orang saat melihat potensi - Foto: CONG TRIEU
Tingkatkan gaji untuk menarik bakat, pekerjakan orang ketika Anda melihat potensi
Menghadapi tekanan persaingan yang semakin ketat dan perubahan prioritas karyawan, bisnis di Vietnam secara aktif menyesuaikan strategi mereka untuk menarik dan mempertahankan bakat secara efektif.
Menurut Survei Gaji 2025 yang dilakukan Robert Walters, beberapa tren utama membentuk cara organisasi menghadapi pasar kerja yang fluktuatif. Salah satu sorotan penting adalah rencana kenaikan gaji di banyak perusahaan, dengan 82% perusahaan yang disurvei menyatakan akan menyesuaikan atau menaikkan gaji pada tahun 2025.
Selain meningkatkan gaji, pemberi kerja juga fokus pada peningkatan program daya tarik bakat melalui bonus kompetitif (76%) dan berinvestasi dalam program pelatihan dan pengembangan yang komprehensif (67%).
Prakarsa ini tidak hanya membantu menarik kandidat potensial tetapi juga berkontribusi dalam membangun tenaga kerja yang sangat kompeten yang bertahan dalam organisasi untuk jangka panjang.
Akan tetapi, menarik bakat hanyalah satu sisi dari masalah, mempertahankan bakat adalah masalah sulit lainnya.
Survei Robert Walters menemukan bahwa 59% pengusaha mengakui bahwa persaingan untuk mendapatkan bakat dan kesulitan menawarkan paket tunjangan yang kompetitif terus menjadi tantangan utama.
Salah satu pendekatan yang menjanjikan adalah merekrut berdasarkan potensi, alih-alih hanya keahlian yang ada. Berfokus pada pembinaan dan pengembangan bakat dalam jangka panjang akan membantu bisnis membangun tenaga kerja yang tumbuh dan beradaptasi dengan organisasi.
Pada saat yang sama, perusahaan juga berupaya menyesuaikan manfaat dan kebijakan untuk memenuhi harapan karyawan, menciptakan lingkungan kerja yang harmonis yang menguntungkan kedua belah pihak.
Laporan survei menunjukkan bahwa ekonomi Vietnam akan berkembang pesat pada tahun 2024, dengan indikator pertumbuhan yang mengesankan di berbagai bidang. Pertumbuhan PDB mencapai 6,4% dalam 6 bulan pertama tahun 2024, sebuah peningkatan signifikan dibandingkan dengan 5% pada tahun 2023.
Pertumbuhan yang kuat ini terutama disebabkan oleh sektor manufaktur, dengan peningkatan dari 3,6% pada tahun 2023 menjadi 8,8% dalam 6 bulan pertama tahun 2024, yang menunjukkan pemulihan yang signifikan di sektor industri.
Mendukung momentum pertumbuhan ini, Indeks Produksi Industri (IPI) naik 13,3% tahun-ke-tahun pada bulan Juli, sementara Indeks Manajer Pembelian (PMI) tetap stabil di angka 54,7 pada bulan Juni dan Juli, mencerminkan peningkatan yang kuat dalam pesanan baru dan aktivitas manufaktur secara keseluruhan.
Meskipun sinyal ekonomi positif, perusahaan dan pekerja diperkirakan akan tetap berhati-hati dan menghindari risiko pada tahun 2025. Hal ini terjadi dalam konteks ekonomi global yang kompleks yang membutuhkan keputusan yang dipertimbangkan secara cermat untuk memanfaatkan peluang sekaligus menghadapi tantangan.
[iklan_2]
Sumber: https://tuoitre.vn/82-doanh-nghiep-viet-du-kien-tang-luong-trong-nam-2025-20241126171507227.htm
Komentar (0)