Tak hanya itu, OMODA & JAECOO juga menetapkan tujuan ambisius: menjadi salah satu dari 5 merek mobil teratas di Vietnam dalam waktu 4 tahun (2024 hingga 2028). Untuk mewujudkan tujuan ini, OMODA & JAECOO telah menetapkan strategi yang berani: membuka 20 dealer 3S berstandar internasional pada tahun 2024.
Jadi, apa yang membuat merek OMODA & JAECOO berkembang begitu pesat? Dan dari mana asal merek ini?
Kekuatan di balik perkembangan pesat OMODA & JAECOO adalah Grup Chery Tiongkok - "raksasa" dalam industri manufaktur otomotif Tiongkok. Didirikan pada tahun 1997, Chery merupakan grup multi-industri dan salah satu produsen otomotif terkemuka di Tiongkok dengan rekor menjadi eksportir otomotif nomor 1 di Tiongkok selama 22 tahun berturut-turut. Chery juga menorehkan namanya sebagai produsen otomotif Tiongkok pertama yang memasuki pasar Eropa.
Pada tahun 2023, Chery mencatat total produksi hampir 2 juta kendaraan, di mana hampir 1 juta di antaranya diekspor, melayani lebih dari 14 juta pelanggan di seluruh dunia. Grup ini saat ini memiliki 80.000 karyawan, 20.000 pakar R&D, 5 pusat R&D, dan lebih dari 300 laboratorium riset dan pengujian di seluruh dunia . Chery berkomitmen untuk berinvestasi besar-besaran dalam 13 teknologi inti, termasuk platform kendaraan, pengemudian cerdas, dan elektrifikasi. Selain OMODA & JAECOO, Chery juga memiliki portofolio merek kendaraan yang beragam, dari kelas atas hingga kelas bawah, termasuk Exceed, Chery, Icar, dan Jettour.
Kemitraan strategis dengan Jaguar Land Rover (JLR)
Faktor penting lain yang mendorong pertumbuhan Chery adalah usaha patungannya dengan Jaguar Land Rover (JLR), produsen mobil multinasional ternama asal Inggris yang berspesialisasi dalam mobil mewah dan SUV. Didirikan pada tahun 2012 dan berkantor pusat di Provinsi Jiangsu, Tiongkok, usaha patungan ini telah mencapai kesuksesan setelah 12 tahun kerja sama, membuka peluang besar bagi Chery di industri otomotif, khususnya di bidang kendaraan listrik kelas atas. Kerja sama dengan JLR telah memberikan keuntungan besar bagi Chery dalam desain suspensi, sementara mobil-mobil Land Rover kelas atas telah menjadi sumber inspirasi kreatif yang kaya bagi para desainer Chery.
Dalam wawancara baru-baru ini, pimpinan Chery, Yin Tongyao, membenarkan rumor sebelumnya bahwa Jaguar Land Rover akan menggunakan platform sasis Chery. Khususnya, kendaraan listrik hibrida plug-in (PHEV) dan kendaraan listrik murni (BEV) Jaguar Land Rover (JLR) akan menggunakan platform sasis modular M3X dan E0X yang digunakan Chery untuk Exlantix ET, Exlantix ES, Luxeed 7, Luxeed R7, Exeed RX, Chery Tiggo 9, dan sebagainya.
Platform sasis M3X dapat dipadukan dengan sistem hibrida DHT Chery, yang terdiri dari mesin bensin yang dipadukan dengan dua motor listrik melalui transmisi 3DHT165. Beberapa tahun yang lalu, transmisi ini merupakan yang pertama di dunia yang menggunakan dua motor listrik secara bersamaan. Platform E0X menggunakan teknologi pengisian daya tegangan tinggi 800V, dengan konsumsi energi 12kWh/100km, dan menerapkan teknologi bantuan berkendara modern. E0X juga dapat dilengkapi dengan sistem suspensi udara, platform sasis kelas atas yang cocok untuk kendaraan listrik murni dan EREV.
[iklan_2]
Sumber: https://www.congluan.vn/ai-la-chu-bai-dang-sau-thuong-hieu-o-to-omoda-jaecoo-sap-do-bo-viet-nam-post303815.html
Komentar (0)