- Bank Negara Targetkan Pertumbuhan Kredit 15%, Akan Fleksibel Bagi Bank
Bank Negara Vietnam (SBV) baru saja mengirimkan dokumen kepada lembaga-lembaga kredit mengenai rencana pertumbuhan kredit untuk tahun 2024 dengan target pertumbuhan kredit sekitar 15% dan penyesuaian yang fleksibel sesuai dengan perkembangan aktual. SBV mewajibkan lembaga-lembaga kredit (CI) untuk mengendalikan pertumbuhan kredit pada tahun 2024. (Lihat selengkapnya)
- SBV mengubah Surat Edaran 16 tentang pembelian dan penjualan obligasi korporasi oleh bank
Bank Negara sedang menyusun Surat Edaran yang mengubah dan melengkapi sejumlah pasal dalam Surat Edaran No. 16/2021 yang mengatur pembelian dan penjualan obligasi korporasi oleh lembaga kredit dan kantor cabang bank asing, termasuk kemungkinan bagi bank untuk membeli kembali obligasi korporasi setelah penjualan (sesuai dengan Keamanan Moneter).
- Kementerian Perindustrian dan Perdagangan menerbitkan surat edaran revisi terkait usaha tembakau.
Kementerian Perindustrian dan Perdagangan baru saja menerbitkan Surat Edaran 43/2023/TT-BCT yang mengubah Surat Edaran 57/2018/TT-BCT yang mengatur Peraturan Perundang-undangan terkait perdagangan tembakau. Oleh karena itu, Pasal 13 Surat Edaran No. 57/2018/TT-BCT tanggal 26 Desember 2018 yang merinci sejumlah pasal dalam peraturan perundang-undangan terkait perdagangan tembakau diubah (sesuai dengan VNA).
- Peternakan sulit, bisnis sedih melihat bank mengetatkan utang
Agribank Tay Ho memilih untuk menyelenggarakan lelang sejumlah aset jaminan perusahaan-perusahaan besar di bidang peternakan babi dan induk babi di Kota Hoa Binh, Provinsi Hoa Binh karena perusahaan-perusahaan tersebut tidak dapat membayar kembali pinjaman mereka. Akhir-akhir ini, harga daging babi terus merosot, jauh di bawah biaya produksi, sehingga menyebabkan kesulitan bagi perusahaan-perusahaan peternakan. (Lihat selengkapnya)
- FLC kembali gagal menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa
Perusahaan Saham Gabungan Grup FLC (FLC) baru saja mengumumkan bahwa Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa 2024 yang diselenggarakan pada pagi hari tanggal 2 Januari 2024 tidak berhasil karena tingkat kehadiran pemungutan suara tidak mencapai 50%. (Lihat selengkapnya)
- Dunia mulai menyukainya, 'buah raja' Vietnam akan menghasilkan 3,5 miliar USD
Selain Tiongkok, negara-negara lain mulai menggemari durian dan menghabiskan banyak uang untuk membeli "buah raja" ini dari Vietnam. Menurut perhitungan, omzet ekspor durian pada tahun 2024 bisa mencapai sekitar 3,5 miliar dolar AS. (Lihat selengkapnya)
- Menteri Le Minh Hoan menerima tugas baru
Menteri Pertanian dan Pembangunan Pedesaan Le Minh Hoan bertanggung jawab atas Komite Pengarah untuk pelaksanaan Proyek "Pembangunan berkelanjutan 1 juta hektar budidaya padi berkualitas tinggi dan rendah emisi yang terkait dengan pertumbuhan hijau di Delta Mekong pada tahun 2030" (menurut Tien Phong).
- Pemimpin EVN berbicara tentang 'pelajaran menyakitkan', bertekad untuk transparan
Berbicara pada konferensi akhir tahun 2023 Vietnam Electricity Group (EVN) pada 2 Januari, Bapak Nguyen Anh Tuan, Direktur Jenderal EVN, mengulas isu utama tahun lalu, yaitu kekurangan listrik lokal di Korea Utara, dan menganalisis secara mendalam penyebab subjektifnya. Mengenai mobilisasi sumber daya dan pengaturan waduk PLTA, Bapak Tuan mengatakan bahwa Inspektorat Kementerian telah menunjukkannya. (Lihat selengkapnya)
- Menghabiskan 1,3 miliar USD untuk impor, lebih dari 650.000 ton daging dan produk sampingan memasuki pasar
Statistik dari Departemen Umum Bea Cukai menunjukkan bahwa dalam 11 bulan pertama tahun 2023, Vietnam mengimpor 652.150 ton daging dan produk daging, senilai sekitar 1,3 miliar dolar AS, naik 6,1% secara volume tetapi turun 3,8% secara nilai dibandingkan periode yang sama tahun 2022. Produk-produk ini membanjiri pasar dengan harga yang sangat murah. (Lihat selengkapnya)
Pasar saham pada 2 Januari mencatat peningkatan Indeks VN sebesar 1,79 poin menjadi 1.131,72 poin. Likuiditas pencocokan pesanan berada pada level yang baik, mencapai lebih dari 15.000 miliar VND.
Nilai tukar sentral pada 2 Januari adalah 23.848 VND/USD, turun 18 VND dibandingkan sesi sebelumnya. Harga USD di bank umum pada 2 Januari meningkat cukup tajam, tercatat di akhir sesi pada 24.125 VND/USD (beli) dan 24.495 VND/USD (jual). Harga USD internasional juga mengalami peningkatan.
Harga minyak internasional hari ini naik pada sesi perdagangan pertama tahun baru. Harga minyak Brent naik menjadi 78 dolar AS/barel, sementara harga minyak WTI melampaui 72 dolar AS/barel.
Harga emas batangan SJC di pasar domestik hari ini ditutup pada 72-75 juta VND/tael (beli-jual), naik 1 juta dibandingkan sesi sebelumnya. Harga emas dunia terus meningkat, melampaui banyak prediksi kenaikan harga yang memecahkan rekor di tahun baru.
Setelah dua kali penurunan suku bunga pada Desember 2023, pagi ini sebuah bank secara tak terduga menaikkan suku bunga depositonya. Sementara itu, pasar mencatat sejumlah bank terus menurunkan suku bunga tabungan.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)