Pada tanggal 31 Agustus, sebuah sumber dari Rumah Sakit Umum Thanh Vu Medic Bac Lieu mengatakan bahwa setelah 4 bulan perawatan intensif, seorang anak laki-laki berusia 3 tahun yang tenggelam, yang menyebabkan pendarahan otak dan hilangnya fungsi motorik, secara ajaib telah pulih.
Sebelumnya, bayi HHĐ (tinggal di Distrik Hoa Binh , Bac Lieu) tenggelam, menyebabkan pendarahan intrakranial yang memengaruhi otak. Pada tanggal 26 April, bayi tersebut dibawa oleh keluarganya ke Pusat Pengobatan Tradisional - Terapi Fisik - Rehabilitasi, Rumah Sakit Umum Thanh Vu Medic Bac Lieu untuk dirawat dalam kondisi tidak dapat berbicara, kaki lemah, mobilitas terbatas, dan peningkatan kejang otot.
Dokter mendukung dan membimbing bayi HHĐ untuk berjalan
Melalui pemeriksaan dan uji paraklinis, dokter mengembangkan program latihan rehabilitasi. Oleh karena itu, bayi D. diresepkan latihan untuk meregangkan tendon Achilles, mengendalikan kepala dan leher, melatih keseimbangan di atas platform, dan berlatih berdiri dengan bola. Pada saat yang sama, dokter mendorong anggota keluarga untuk lebih banyak berkomunikasi dan berbicara dengan bayi tersebut. Setelah 4 bulan perawatan aktif, bayi D. pulih 70% dari fungsi motoriknya, dapat berdiri, duduk, menggenggam, dan berkomunikasi dengan cukup baik.
Ibu D. mengatakan bahwa sebelumnya, bayinya sehat walafiat. Karena kelalaiannya, bayi tersebut jatuh ke kolam dan tenggelam, sehingga keluarganya membawanya ke rumah sakit di Kota Ho Chi Minh untuk mendapatkan perawatan. Setelah kembali ke rumah, bayi tersebut terbaring di tempat tidur dan tidak dapat berbicara. Setelah itu, D. dibawa ke Rumah Sakit Umum Thanh Vu Medic Bac Lieu untuk mendapatkan perawatan. Berkat perawatan yang gigih dari pasien, bayi tersebut dapat berbicara kembali dan sedang dalam pemulihan yang baik. Ini merupakan mukjizat dan berkah bagi keluarga.
Menurut para ahli, terapi fisik membantu anak-anak korban tenggelam memulihkan fungsi motorik, menjaga kekuatan otot, dan sirkulasi darah. Waktu terbaik untuk berlatih adalah di tahun pertama, dan setiap gerakan harus dilatih secara bertahap, dari yang sederhana hingga yang kompleks, sambil diimbangi dengan pola makan yang sehat.
Saat ini, banyak kasus anak tenggelam. Orang tua perlu memperhatikan dan menjaga anak-anak, hindari membiarkan anak-anak berada di dekat kolam, danau, dan perairan dalam. Jika anak-anak mengalami kecelakaan tenggelam, pertolongan pertama harus diberikan dengan cepat, tepat, dan segera dibawa ke fasilitas medis terdekat untuk mendapatkan perawatan.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)