Jika pergi ke supermarket merupakan kemewahan bagi pasien kanker yang miskin, maka di sudut Rumah Sakit Militer 175 pada sore hari tanggal 14 November, banyak pasien yang sibuk berbelanja gratis di stan-stan.
Hadir di acara "Supermarket Amal" sejak pagi, Bapak NVT (54 tahun, Departemen Terapi Radiasi, RS Militer 175) dengan antusias mengikuti kegiatan berbelanja di stan-stan. Beliau mengatakan bahwa sudah lama beliau tidak merasakan dinginnya es krim atau bebas memilih kebutuhan dan barang pribadi seperti sekarang ini.
Pasien berbelanja berbagai keperluan di stan dalam program tersebut.
Senada dengan itu, Ibu D.TL (63 tahun, tinggal di Nghe An ) bercerita bahwa semenjak datang ke sini untuk merawat anggota keluarganya yang sakit, ia hanya pergi ke toko kelontong untuk membeli barang, sebagian karena ia satu-satunya yang merawat orang sakit itu jadi ia tidak bisa pergi jauh, dan sebagian lagi karena ia tidak punya banyak uang untuk pergi ke supermarket.
"Ketika saya mendengar tentang program pemberian voucher belanja senilai satu juta VND, saya sangat senang. Ini bukan hanya dukungan materi, tetapi juga kebahagiaan rohani bagi pasien dan keluarga mereka di hari-hari terakhir tahun ini. Saya sangat berharap akan semakin banyak program bermanfaat yang dapat direplikasi untuk diberikan kepada pasien," ujar Ibu L.
Selama program berlangsung, lebih dari 200 pasien kanker di Institut Onkologi dan Kedokteran Nuklir menerima voucher senilai 1 juta VND untuk membeli kebutuhan pokok, makanan pokok, dan barang-barang pribadi di stan-stan yang tersedia dalam program tersebut. Selain itu, 40 pasien kanker berat di Institut juga menerima hadiah uang tunai senilai 1 juta VND.
Pasien dan keluarga mereka juga mendapatkan es krim, potong rambut gratis, kaligrafi, konseling gizi, dan susu...
Pasien merasakan stan es krim gratis
Kolonel, PhD - Dokter Nguyen Viet Cuong (Wakil Direktur Rumah Sakit Militer 175) mengatakan bahwa program "Supermarket Amal" diselenggarakan dengan tujuan untuk menyebarkan semangat kasih dan berbagi kepada pasien yang dirawat di Institut Onkologi dan Kedokteran Nuklir. Semoga kegiatan yang bermakna dan praktis ini dapat mendukung dan mendorong semangat para pasien kanker, pasien yang sakit parah dalam situasi sulit, untuk lebih percaya diri dalam perjalanan melawan penyakit dan meraih kemenangan.
Staf rumah sakit membantu pasien berbelanja dan menerima hadiah di program tersebut
Bapak NV.T (anggota kelompok relawan potong rambut Saigon Dust) mengatakan bahwa kelompok ini sering berpartisipasi dalam potong rambut gratis di banyak rumah sakit. Namun, ini adalah pertama kalinya kelompok ini datang ke Rumah Sakit Militer 175. Di sini, kelompok ini akan memotong rambut secara gratis untuk semua orang, baik pasien maupun anggota keluarga. Siapa pun yang ingin memotong rambut akan mendapatkan potongan rambut tersebut. Semoga kontribusi kelompok ini dapat memberikan manfaat bagi para pasien kanker.
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/benh-nhan-ung-thu-xuc-dong-khi-duoc-di-sieu-thi-nhan-ai-mua-sam-185241114200025459.htm
Komentar (0)