Nilai total 29,5 untuk Le Khanh Nguyen - Siswa terbaik blok C00, kota Da Nang .
"Ketika jam menunjukkan pukul 8, saya segera masuk ke sistem untuk memeriksa skor saya. Saya memeriksanya tiga kali untuk memastikan. Lalu saya terharu ketika mengetahui total poin saya 29,5. Saya bahkan lebih terkejut lagi ketika menjadi lulusan terbaik blok C00 Kota Da Nang. Saya rasa hasil ini adalah keberuntungan, dan juga hasil dari usaha saya yang terus-menerus. Sebenarnya, semua ini ada dalam 'rahasia keluarga saya untuk belajar'" - kenang Khanh Nguyen.
Belajar dengan semangat positif
Nguyen mewujudkan mimpinya menekuni sastra di Universitas Pedagogis Danang.
Sebagai mahasiswa Sastra yang berprestasi di mata kuliah favoritnya, hanya sedikit orang yang tahu bahwa Nguyen dulunya adalah mahasiswa biasa-biasa saja di mata kuliah tersebut.
Nguyen bercerita bahwa semasa sekolah dasar, ia tidak menyukai sastra. Namun, sejak dipuji oleh guru kelas 5-nya, Nguyen "keluar dari kepompongnya", melepaskan rasa mindernya, dan mulai tertarik pada sastra. "Terkadang, kata-kata penyemangat yang sederhana sudah cukup untuk berubah demi masa depan yang lebih baik," ujar Nguyen.
Sejak saat itu, gadis kecil itu bersemangat membaca buku dan mempelajari sastra dengan semangat positif. Berkat sastra, ia menjadi lebih berpikiran terbuka, lebih dekat dengan alam, mencintai tanah airnya, dan memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang dirinya dan kehidupan.
Nguyen mempelajari dua mata pelajaran, Sejarah dan Geografi, dengan minat khusus pada manusia dan dunia di sekitarnya. Berkat kecintaannya pada sosiologi, Nguyen secara proaktif mempelajari dan meneliti dokumen, sehingga membangun fondasi pengetahuan yang kokoh dan dengan percaya diri menaklukkan ujian SMA tahun 2025 dengan nilai yang mengesankan.
"Ada kalanya saya tertekan dengan ujian penting, tugas-tugas sulit... Saya memilih tidur untuk mengusir stres atau membaca buku anak-anak untuk menenangkan jiwa. Saya harus menyembuhkan dunia emosional saya yang kacau sebelum membuka hati untuk menerima ilmu. Berkat itu, saya menerima ilmu secara mendalam dan memahami hakikat permasalahannya," ungkap Nguyen.
Metode pembelajaran "3 fase"
Nguyen menerima ilmu dengan pola pikir yang santai dan menjaga metode belajar yang ilmiah dan metodis serta meraih hasil yang tinggi.
Pada tahap pertama, ia mengumpulkan pengetahuan, membangun basis pengetahuan yang kaya dan menarik, yang mengabdi pada subjek dan bidang studi. Alih-alih mendukung informasi dengan gambar, Nguyen menghafalnya dengan suara dengan mendengarkan kuliah dengan saksama, mencatat kata kunci, gagasan utama, kata-kata kunci, dan mencatat data tentang pelajaran di kelas untuk didengarkan kembali.
Setelah menyimpan sejumlah besar pengetahuan, Khanh Nguyen mensintesis, menganalisis data, memilih kata kunci, dan merenungkan sifat masalah.
Dengan Sastra, saya memiliki pemahaman yang kuat tentang teori sastra. Dengan Sejarah, saya mengelompokkan konten dasar (termasuk peristiwa, konteks, penyebab, makna) dan merangkum kesalahan-kesalahan umum. Sedangkan untuk Geografi, mata pelajaran yang cukup "menantang" bagi Nguyen, saya mendapatkan pengetahuan multidimensi di kelas, daring, dan dari pengalaman saya sendiri dengan tempat dan budaya setempat...
Tahap terakhir adalah berlatih soal dan menulis. Sumber soal saya berasal dari guru, teman, dan internet, terutama dari referensi soal dari provinsi dan kota tahun ini. Nguyen percaya bahwa berlatih soal membantu saya tidak hanya menyerap beragam pengetahuan, tetapi juga membentuk kemampuan untuk merangkai dan mensintesis pengetahuan yang telah saya terima. Dari sana, saya dapat menilai dengan jelas kekuatan dan kelemahan saya untuk diatasi dan ditingkatkan lebih lanjut.
Keluarga bahagia yang menciptakan kondisi yang menunjang anak untuk menuntut ilmu merupakan pondasi dasar bagi anak perempuan untuk memperoleh ilmu pengetahuan secara menyeluruh.
Senang ketika putrinya meraih hasil yang tinggi, Ibu Vuong Thi Hong Hanh (ibu Khanh Nguyen) berbagi: "Keluarga saya sangat senang usaha putri saya membuahkan hasil. Saya mengerti bahwa putri saya adalah anak yang mencintai kebebasan dan kenyamanan, jadi orang tua saya selalu berusaha memberinya sumber daya terbaik untuk studinya, terutama menciptakan suasana keluarga yang bahagia, tanpa menekannya dengan nilai dan prestasinya."
Sumber: https://phunuvietnam.vn/bi-quyet-danh-bai-cang-thang-cua-nu-thu-khoa-khoi-c-2025071814530876.htm
Komentar (0)