Menteri meminta USABC dan komunitas bisnis AS untuk terus mendukung Vietnam dalam proses negosiasi perjanjian perdagangan timbal balik antara kedua negara - Foto: BCT
Selama perjalanan kerjanya ke AS, Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nguyen Hong Dien mengadakan pertemuan dengan Bapak Jeffrey Perlman - Ketua Warburg Pincus Investment Fund dan Ketua Dewan Bisnis AS-ASEAN (USABC).
USABC akan mengusulkan banyak konten penting ke AS
Pada pertemuan tersebut, Menteri Nguyen Hong Dien sangat menghargai hasil kerja sama ekonomi dan perdagangan antara Vietnam dan AS selama ini, dan menegaskan bahwa AS adalah salah satu mitra ekonomi penting Vietnam.
Bapak Dien menekankan bahwa hubungan ekonomi kedua negara bersifat saling melengkapi, berkontribusi dalam menciptakan keunggulan kompetitif, mendorong pembangunan berkelanjutan, sejalan dengan orientasi membangun ekonomi yang mandiri dan berdaulat serta integrasi internasional Vietnam yang mendalam.
Menteri meminta USABC dan komunitas bisnis AS untuk terus mendukung Vietnam dalam proses negosiasi perjanjian perdagangan timbal balik antara kedua negara, dan pada saat yang sama berkoordinasi untuk mempromosikan potensi dan peluang investasi serta bisnis di Vietnam kepada mitra AS.
Di pihak USABC, Tn. Jeffrey Perlman menyatakan keyakinannya terhadap prospek pembangunan ekonomi Vietnam dan menegaskan bahwa Vietnam saat ini merupakan pasar terbesar kedua Warburg Pincus di Asia.
Warburg Pincus berkomitmen terhadap investasi jangka panjang di Vietnam dan akan memiliki suara aktif dalam mendukung Vietnam dalam mempromosikan hubungan ekonomi dan perdagangan bilateral.
Menteri Perindustrian dan Perdagangan bertemu dengan pelaku usaha - Foto: BCT
Tn. Perlman juga mengatakan ia akan segera bekerja dengan Menteri Perdagangan Howard Lutnick, Menteri Keuangan Scott Bessent, dan Kepala Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR) Jamieson Greer untuk merekomendasikan konten penting.
Artinya, USABC mendukung perjanjian perdagangan yang seimbang dan harmonis antara kedua negara. AS perlu memperkuat kerja sama dengan ASEAN—kawasan yang memainkan peran strategis dalam kebijakan AS.
Defisit perdagangan saat ini merupakan hasil alami dari hubungan antara ekonomi maju seperti AS dan ekonomi pada tahap awal pembangunan seperti Vietnam, dan perlu dinilai secara objektif dan komprehensif.
Asosiasi diminta untuk mendukung kerja sama tersebut.
Kedua belah pihak juga membahas potensi kerja sama seperti energi, industri, transformasi digital, transformasi hijau, logistik, dan pengembangan rantai pasok. USABC berkomitmen untuk terus mendampingi Vietnam dalam upaya menjaga stabilitas makroekonomi dan pembangunan berkelanjutan.
Pada sore yang sama, Menteri Nguyen Hong Dien mengadakan sesi kerja dengan para pemimpin Asosiasi Pakaian dan Alas Kaki Amerika (AAFA) dan perusahaan-perusahaan tekstil, garmen, dan alas kaki terkemuka AS seperti Gap, Levis Strauss, Harnes Brands, Under Armour...
Menteri Nguyen Hong Dien sangat menghargai peran AAFA dalam mempromosikan hubungan perdagangan Vietnam - AS, dan berterima kasih kepada AAFA karena selalu menjadi jembatan yang efektif antara bisnis dan produsen AS di Vietnam.
Ia menegaskan bahwa Vietnam siap menjadi mitra yang dapat diandalkan dalam rantai pasokan global dan ingin memperkuat koordinasi untuk membangun lingkungan perdagangan yang adil, sangat adaptif, dan berkelanjutan.
Pada pertemuan tersebut, Menteri Nguyen Hong Dien meminta asosiasi dan perusahaan besar AS yang berpengaruh untuk membantu memberikan pendapat kepada pemerintahan Trump guna menyampaikan pesan Vietnam.
Artinya, Kemitraan Strategis Komprehensif antara Vietnam dan AS telah dipromosikan secara kuat, menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi perusahaan AS untuk berinvestasi dan berbisnis dengan lancar di Vietnam.
Oleh karena itu, kerja sama dengan Vietnam akan memberikan manfaat strategis jangka panjang dan berkontribusi pada peningkatan neraca perdagangan menuju keadilan, harmoni, dan keberlanjutan antara kedua negara. Vietnam perlu diperlakukan sebagai mitra dagang prioritas AS.
Vietnam mengusulkan agar AS bekerja sama untuk menyelesaikan masalah perdagangan saat ini, segera mengakui Vietnam sebagai ekonomi pasar, dan menghapus Vietnam dari daftar negara yang membatasi ekspor produk teknologi tinggi. Hal ini akan berkontribusi pada manfaat praktis bagi kedua negara, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
NGOC AN
Sumber: https://tuoitre.vn/bo-truong-cong-thuong-ban-ve-dam-phan-thue-voi-chu-cich-usabc-hiep-hoi-det-may-giay-dep-my-20250610211959292.htm
Komentar (0)