Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Departemen Kehakiman AS memaksa Google untuk menjual peramban web Chrome miliknya.

Báo Tuổi TrẻBáo Tuổi Trẻ19/11/2024

Para pejabat antimonopoli di Departemen Kehakiman AS telah memutuskan untuk meminta hakim memaksa Google untuk menjual peramban Chrome-nya guna memecah monopoli tersebut.


Bộ Tư pháp Mỹ sẽ ép Google bán trình duyệt web Chrome - Ảnh 1.

Google berpotensi menghadapi berbagai masalah hukum dari Departemen Kehakiman AS - Foto: REUTERS

Bloomberg melaporkan pada 18 November, mengutip sumber yang mengetahui rencana tersebut, bahwa Departemen Kehakiman akan meminta Hakim Amit Mehta – yang pada bulan Agustus memutuskan bahwa Google secara ilegal memonopoli pasar pencarian – untuk meninjau kecerdasan buatan (AI) Google dan sistem operasi Android.

Memiliki peramban web terpopuler di dunia adalah kunci bagi bisnis periklanan Google. Perusahaan ini dapat mengontrol bagaimana pengguna mengakses internet dan iklan yang mereka lihat melalui peramban Chrome-nya.

Selain itu, Chrome adalah alat pengumpulan data, yang kemudian digunakannya untuk menyesuaikan program promosi dan periklanan secara lebih efektif.

Mungkin Anda juga suka
Ekstensi pemblokir iklan untuk Chrome dengan 10 juta unduhan diduga mengandung malware.
Ekstensi pemblokir iklan untuk Chrome dengan 10 juta unduhan diduga mengandung malware.Sebuah ekstensi pemblokir iklan YouTube yang populer telah terbongkar rahasianya, menimbulkan kecurigaan bahwa ekstensi tersebut mengandung malware yang dapat mengontrol konten dari jarak jauh.
NASA berhasil menguji satelit AI yang tidak perlu mengirimkan gambar kembali ke Bumi.
NASA berhasil menguji satelit AI yang tidak perlu mengirimkan gambar kembali ke Bumi.Para ilmuwan telah berhasil menguji, untuk pertama kalinya, sebuah satelit yang mampu secara mandiri mengidentifikasi dan mendeskripsikan pengamatannya dari orbit tanpa mengirimkan semua gambar kembali ke Bumi.
Menggunakan perangkat lunak pemblokir iklan palsu di Chrome melumpuhkan komputer saya karena malware.
Menggunakan perangkat lunak pemblokir iklan palsu di Chrome melumpuhkan komputer saya karena malware.DNVN - Sebuah kampanye serangan siber canggih memanfaatkan kebutuhan pengguna untuk memblokir iklan guna menyebarkan malware. Melalui ekstensi palsu bernama NexShield, peretas sengaja melumpuhkan peramban Chrome dan Edge, memaksa pengguna untuk melakukan tindakan "perbaikan" palsu untuk mendapatkan kendali atas komputer mereka.

Hal ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan Google, karena Chrome adalah peramban yang paling banyak digunakan di dunia, dengan pangsa pasar peramban global sekitar dua pertiga.

Kementerian Kehakiman belum memberikan komentar terkait informasi di atas.

Sebaliknya, Lee-Anne Mulholland, wakil presiden urusan hukum Google, menyatakan bahwa Departemen Kehakiman sedang mengejar "agenda radikal yang jauh melampaui masalah hukum."

Pada saat yang sama, Mulholland juga menyatakan bahwa "campur tangan pemerintah semacam itu akan merugikan pengguna, pengembang, dan eksekutif perusahaan teknologi Amerika."

Akankah Trump memecah Google?

Langkah ini dipandang sebagai upaya terkuat pemerintahan Biden untuk mengekang monopoli perusahaan teknologi besar sejak upaya Washington yang gagal untuk memecah Microsoft dua dekade lalu, menurut Bloomberg.

Kementerian Luar Negeri menerima salinan Surat Kepercayaan untuk Duta Besar AS untuk Vietnam.
Kementerian Luar Negeri menerima salinan Surat Kepercayaan untuk Duta Besar AS untuk Vietnam.Pada sore hari tanggal 2 Juli, di markas Kementerian Luar Negeri, Bapak Le Cong Dung, Direktur Departemen Protokol Negara dan Penerjemahan Asing, menerima salinan Surat Kepercayaan dari Ibu Jennifer Wicks, Duta Besar Amerika Serikat untuk Vietnam.
Duta Besar Nguyen Quoc Dung mengunjungi dan bekerja di Minnesota, Amerika Serikat.
Duta Besar Nguyen Quoc Dung mengunjungi dan bekerja di Minnesota, Amerika Serikat.Dari tanggal 28-30 Juni, Duta Besar Vietnam untuk Amerika Serikat, Nguyen Quoc Dung, melakukan kunjungan dan bekerja di Minnesota.
Vietnam mendorong perusahaan-perusahaan AS untuk memperluas investasi di bidang teknologi tinggi.
Vietnam mendorong perusahaan-perusahaan AS untuk memperluas investasi di bidang teknologi tinggi.Pada pagi hari tanggal 26 Juni, di Markas Besar Pemerintah, Wakil Perdana Menteri Ho Quoc Dung menerima Bapak Jeff Place, Direktur Rantai Pasokan Coherent Group (AS). Dalam pertemuan tersebut, Wakil Perdana Menteri menegaskan bahwa Vietnam mendorong perusahaan-perusahaan AS untuk memperluas investasi, terutama di industri teknologi tinggi, inovasi, dan semikonduktor.

Namun, menurut Reuters, situasi tersebut bisa menjadi lebih tegang setelah Donald Trump menjabat pada Januari 2025.

Dua bulan sebelum pemilihan, Trump mengumumkan bahwa ia akan menuntut Google atas apa yang disebut presiden terpilih dari Partai Republik sebagai tindakan bias terhadap dirinya.

Sebulan kemudian, Trump kembali mempertanyakan apakah memecah perusahaan itu adalah ide yang bagus.



Sumber: https://tuoitre.vn/bo-tu-phap-my-buoc-google-ban-trinh-duyet-web-chrome-20241119110644873.htm

Tren berdasarkan kategori

Paling Banyak Dibaca

Google Trends

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Jejak Truong Sa

Jejak Truong Sa

ikan

ikan

Membersihkan Lingkungan Laut

Membersihkan Lingkungan Laut