Menurut Surat Kabar Lao Dong, pada hari ke-3 Tet, di sepanjang jalan-jalan utama Hanoi seperti Cau Giay, Trung Kinh, Hai Ba Trung, Trich Sai, banyak kedai kopi dan restoran seperti bihun, pho, telah buka sejak hari ke-2 Tet. Banyak pelanggan yang datang untuk makan.
Ibu Pham Soan (Distrik Cau Giay, Hanoi) membuka toko sup bihun di Jalan Vu Pham Ham (Cau Giay) sejak tanggal 28 Tet dan berjualan sepanjang hari raya Tet. Menurut Ibu Soan, rasa asam dan aroma kuahnya berpadu dengan rasa renyah bekicot, membuatnya sangat lezat.
"Saya berjualan mulai 28 Desember dan berjualan sepanjang Tet. Harga semangkuk soto bihun berfluktuasi sekitar 30%, karena selama Tet, harga bahan baku lebih tinggi dari biasanya, dan biaya tenaga kerja juga lebih tinggi," kata Ibu Soan.
Meskipun restoran-restoran besar belum dibuka kembali, warung-warung kaki lima telah dibuka di semua jalan untuk melayani kebutuhan pelanggan akan hidangan baru selama Tet. Menurut catatan reporter di Jalan Trung Kinh, Vu Pham Ham, Ho Tung Mau, Hoang Quoc Viet, Lac Long Quan,... banyak warung telah buka lebih awal untuk melayani pelanggan.
Menurut Ibu Soan, pada hari biasa, ia menjual semangkuk penuh sup bihun berisi sup kepiting, betis sapi, ham, dan tulang rusuk seharga 50.000 VND, tetapi selama 3 hari Tet, ia menjualnya seharga 80.000 VND. Setiap hari, Ibu Xoan menjual 500 mangkuk sup bihun, setara dengan satu ton bihun.
Menikmati sup bihun di hari ketiga Tet, Ibu Truong Thi Thanh Hau berkata bahwa ini adalah hidangan ringan, sangat cocok untuk melepas rasa kenyang setelah seharian Tet yang dipenuhi dengan banyak hidangan seperti jeli daging, banh chung, sup rebung, lumpia goreng, ham, ayam...
Semangkuk sup mi bekicot harganya 80.000 VND, agak mahal, tapi kami juga paham bahwa meskipun semua orang pulang kampung untuk merayakan Tet, mereka tetap melayani pelanggan, jadi biaya sewa, tenaga kerja, dan bahan bakunya lebih mahal. Harga ini bukan harga yang terlalu tinggi, tapi mereka sudah terdaftar di bursa dan terdaftar sepenuhnya, jadi siapa pun yang mau bisa menikmatinya,” ujar Ibu Truong Thi Thanh Hau (Distrik Cau Giay, Hanoi).
Kedai mi Thailand di Jalan Vu Pham Ham juga buka pada hari ketiga Tet. Kedainya terletak tepat di depan, jadi sangat ramai.
Ibu Duong, manajer kedai mi Thailand, mengatakan bahwa harga semangkuk mi selama Tet lebih tinggi dari biasanya, karena jumlah pemasok yang mengantar sedikit, dan karyawan diberi kenaikan gaji 3-4 kali lipat agar mereka tetap bisa melayani selama Tet. Oleh karena itu, semangkuk tomyum dan mi sapi harganya 70.000 VND.
"Meskipun harganya mahal, kualitas produknya lebih baik, kuahnya juga lebih istimewa, sehingga pelanggan puas dan senang. Jika pelanggan senang, kami pun senang," ujar Ibu Duong, menambahkan bahwa rata-rata jumlah pelanggan per hari sekitar 200 orang.
Tepat di hari-hari pertama tahun baru Giap Thin, toko-toko di Jalan Phu Tay Ho, Distrik Quang An, Distrik Tay Ho, buka serentak. Para pelanggan datang untuk menikmati bihun siput, bihun kepiting, bihun ikan, bakso udang, bakso tapioka, dan sebagainya.
Ibu Hoai Tu, perwakilan dari toko mie siput Nguyet Nga di jalan Phu Tay Ho, mengatakan bahwa untuk membuat pelanggan merasa nyaman saat mengunjungi toko pada hari-hari pertama tahun ini, toko tersebut menginformasikan harga setiap hidangan dengan jelas.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)