Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Kasus penyakit mulut dan kuku meningkat pesat; Kota Ho Chi Minh sedang menanggapi risiko wabah tersebut.

VnExpressVnExpress19/06/2023


Kota Ho Chi Minh: Kasus penyakit tangan, kaki, dan mulut meningkat hampir 150% dalam sebulan terakhir, dengan banyak kasus yang parah. Departemen Kesehatan sedang menyiapkan tiga skenario untuk menanggapi risiko wabah.

Minggu lalu, kota ini mencatat 423 kasus penyakit tangan, kaki, dan mulut, dengan peningkatan baik dalam jumlah pasien rawat inap maupun kunjungan rawat jalan. 147 anak, semuanya berusia di bawah 6 tahun, saat ini sedang menerima perawatan di rumah sakit. Dari jumlah tersebut, 18 anak berada dalam kondisi kritis yang membutuhkan perawatan intensif, 14 anak menggunakan ventilator, dan satu anak menjalani dialisis. Hingga saat ini, kota ini telah mencatat satu kematian akibat penyakit tangan, kaki, dan mulut.

Dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, jumlah kasus penyakit tangan, kaki, dan mulut telah menurun lebih dari 53%; namun, kemunculan Enterovirus 71, strain dengan penyebaran cepat dan virulensi tinggi yang menyebabkan penyakit parah, telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan petugas kesehatan tentang risiko wabah. Untuk menanggapi kasus-kasus parah (tingkat 2a dan di atasnya), yang diperkirakan mencapai sekitar 10% dari kasus rawat inap, Departemen Kesehatan telah menyiapkan tiga skenario perawatan.

Skenario pertama membutuhkan 200 tempat tidur, termasuk 30 tempat tidur perawatan intensif, dengan asumsi kurang dari 50 pasien masuk per hari, kurang dari 200 pasien rawat inap, dan kurang dari 20 kasus berat. Dalam hal ini, prioritas akan diberikan kepada perawatan di tiga rumah sakit khusus anak di kota tersebut.

Ketika jumlah rawat inap harian akibat penyakit tangan, kaki, dan mulut meningkat menjadi 50-100 kasus, dengan 200-700 kasus saat ini menerima perawatan rawat inap dan 20-70 kasus menjadi parah, Kota Ho Chi Minh akan beralih ke skenario kedua . Dalam skenario tersebut, dibutuhkan 700 tempat tidur (termasuk 80 tempat tidur perawatan intensif), dengan pasien anak dirawat di tiga rumah sakit khusus anak dan Rumah Sakit Penyakit Tropis Kota.

Skenario ketiga direncanakan ketika 100-200 kasus penyakit tangan, kaki, dan mulut dirawat di rumah sakit setiap hari, dengan 700-1.400 pasien rawat inap menerima perawatan, termasuk sekitar 70-140 kasus berat. Jumlah total tempat tidur perawatan adalah 1.400 (termasuk 150 tempat tidur perawatan intensif). Sistem perawatan menerapkan proses untuk mengklasifikasikan pasien rawat jalan dan rawat inap anak, dan sistem bertingkat untuk menghindari kelebihan beban rumah sakit tersier dan meminimalkan kematian.

Seorang anak dengan penyakit tangan, kaki, dan mulut stadium 3 sedang dirawat di Rumah Sakit Anak Kota. Foto: Disediakan oleh rumah sakit.

Seorang anak dengan penyakit tangan, kaki, dan mulut stadium 3 sedang dirawat di Rumah Sakit Anak Kota. Foto: Disediakan oleh rumah sakit .

Departemen Kesehatan merekomendasikan agar fasilitas perawatan kesehatan menimbun obat-obatan, cairan infus, peralatan, dan perlengkapan medis untuk ketiga skenario di atas. Rumah sakit tingkat kota harus memberikan dukungan profesional kepada rumah sakit tingkat bawah dan rumah sakit di wilayah tersebut, menghindari pemindahan pasien yang tidak aman ke kota. Dokter di semua tingkatan harus membuat saluran telepon khusus untuk konsultasi dan pengambilan keputusan terkait pemindahan pasien.

Dinas Kesehatan prihatin dengan banyaknya pasien kritis yang datang dari provinsi dan kota lain, sementara pasokan obat-obatan di kota ini terbatas. Pada awal Juni, Dinas Kesehatan meminta bantuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan ( Kementerian Kesehatan ) untuk mencari sumber pasokan obat-obatan, dan diharapkan obat-obatan tersebut akan tersedia pada bulan Juli.

Penyakit tangan, kaki, dan mulut adalah infeksi virus akut yang ditularkan melalui saluran pencernaan, umumnya menyerang anak-anak di bawah usia 5 tahun dan dapat menyebabkan wabah besar. Gejalanya meliputi demam, sakit tenggorokan, dan lesi pada mukosa mulut dan kulit, terutama lepuh pada telapak tangan, telapak kaki, lutut, dan bokong. Sebagian besar pasien mengalami gejala ringan. Namun, beberapa kasus dapat menjadi parah dan menyebabkan komplikasi berbahaya seperti meningitis dan sepsis, yang dapat berakibat fatal.

Tindakan pencegahan meliputi membersihkan mainan anak-anak dan membersihkan rumah dengan sabun, pemutih, atau disinfektan umum lainnya. Deteksi dini gejala penyakit tangan, kaki, dan mulut pada anak-anak sangat penting untuk isolasi tepat waktu dan membatasi penyebarannya. Gejala berat seperti demam tinggi yang terus-menerus, muntah yang sering, reaksi terkejut, dan tangan serta kaki gemetar memerlukan rawat inap segera.

Amerika dan Italia



Tautan sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
SINAR MATAHARI HANGAT DI DAERAH PERBATASAN

SINAR MATAHARI HANGAT DI DAERAH PERBATASAN

BIARKAN MIMPIMU TERBANG TINGGI.

BIARKAN MIMPIMU TERBANG TINGGI.

Warna-warna Kepulauan Selatan

Warna-warna Kepulauan Selatan