Kebersihan telinga yang baik itu penting. Kotoran telinga yang berlebih terkadang dapat menumpuk dan mengganggu fungsi pendengaran Anda.
Normalnya, kotoran telinga akan keluar secara alami melalui mengunyah dan gerakan rahang lainnya. Namun, terkadang kotoran telinga dapat menumpuk dan memengaruhi pendengaran. Dalam hal ini, kita mungkin merasakan sakit telinga, tinitus, gangguan pendengaran, pusing, batuk, dan sebagainya.
Menggunakan kapas bukanlah cara yang aman untuk menghilangkan kotoran telinga.
Menurut situs web kesehatan Healthline (AS), menggunakan kapas bukanlah cara yang aman untuk menghilangkan kotoran telinga.
Cara teraman untuk membersihkan kotoran telinga adalah dengan menemui dokter. Selama kunjungan, dokter mungkin akan menggunakan alat khusus seperti sekop kotoran telinga, forsep, atau alat penghisap untuk membersihkan kotoran telinga.
Anda juga bisa membersihkan kotoran telinga di rumah, tapi hati-hati. Berikut beberapa cara aman membersihkan kotoran telinga di rumah.
1. Gunakan kain basah
Cotton bud dapat mendorong kotoran telinga lebih dalam ke dalam liang telinga. Oleh karena itu, sebaiknya gunakan cotton bud hanya di bagian luar telinga atau, lebih baik lagi, usap bagian luar telinga dengan kain lembap.
2. Gunakan obat tetes telinga
Banyak apotek menjual obat tetes telinga bebas yang membantu melunakkan kotoran telinga. Obat tetes telinga mungkin mengandung minyak mineral, gliserin, peroksida, hidrogen peroksida, atau garam.
Untuk menerapkan metode ini, Anda perlu meneteskan sejumlah obat ke dalam telinga, tunggu beberapa saat, lalu bilas telinga. Selain itu, Anda perlu membaca petunjuk pada kemasan dan lembar petunjuk obat tetes telinga dengan saksama sebelum menggunakannya.
Namun, para ahli mengatakan bahwa tubuh memiliki mekanisme untuk membersihkan kotoran telinga itu sendiri, jadi sebaiknya jangan terlalu sering membersihkan telinga. Membersihkan telinga terlalu sering dapat mengiritasi saluran telinga atau bahkan menyebabkan tinitus. Selain itu, jangan gunakan benda tajam, runcing, dan tidak higienis untuk membersihkan telinga.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)