Kementerian Pendidikan dan Pelatihan baru saja mengeluarkan Surat Edaran No. 09 yang mengatur kode, standar jabatan profesional, serta klasifikasi pengangkatan dan gaji guru di sekolah dasar negeri.
Bagaimana pengaturan gaji guru sekolah dasar setelah penggabungan peraturan. (Foto: Vu Minh Hien) |
Ini merupakan dokumen gabungan dari Surat Edaran No. 02 tanggal 2 Februari 2021 dan Surat Edaran No. 08 tanggal 14 April 2023 dari Menteri Pendidikan dan Pelatihan.
Sesuai dengan Surat Edaran Nomor 09, jabatan profesi guru sekolah dasar meliputi: Guru sekolah dasar golongan III - Kode V.07.03.29; Guru sekolah dasar golongan II - Kode V.07.03.28; Guru sekolah dasar golongan I - Kode V.07.03.27.
Kasus Pengangkatan Jabatan Profesi Guru Sekolah Dasar
Sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Pelatihan, pejabat yang telah diangkat dengan jabatan profesi guru sekolah dasar sebagaimana dimaksud dalam Surat Edaran Bersama Nomor 21/2015/TTLT-BGDĐT-BNV, kini diangkat dengan jabatan profesi guru sekolah dasar sebagaimana dimaksud dalam Surat Edaran Nomor 09 sebagai berikut:
Pengangkatan jabatan profesi guru sekolah dasar kelas III (kode V.07.03.29) bagi guru sekolah dasar kelas IV (kode V.07.03.09) yang memenuhi standar pelatihan guru sekolah dasar kelas III (kode V.07.03.29).
Pengangkatan jabatan profesi guru sekolah dasar kelas III (kode V.07.03.29) bagi guru sekolah dasar kelas III (kode V.07.03.08) yang memenuhi standar pelatihan guru sekolah dasar kelas III (kode V.07.03.29).
Pengangkatan dengan jabatan profesi guru sekolah dasar golongan II (kode V.07.03.28) bagi guru sekolah dasar golongan II (kode V.07.03.07) dengan total masa jabatan pada jabatan profesi guru sekolah dasar golongan III (kode V.07.03.08) dan golongan II (kode V.07.03.07) atau setara dengan 9 tahun atau lebih (tidak termasuk masa percobaan).
Sesuai dengan Surat Edaran Nomor 09, guru sekolah dasar golongan II (kode V.07.03.28) diangkat dengan gelar profesi guru sekolah dasar golongan I (kode V.07.03.27) apabila yang bersangkutan dinyatakan lulus ujian atau dipertimbangkan untuk kenaikan pangkat menjadi guru sekolah dasar golongan II ke golongan I.
Cara menentukan peringkat gaji guru sekolah dasar
Pejabat yang diangkat dengan jabatan profesi guru sekolah dasar sebagaimana dimaksud dalam Surat Edaran ini, menggunakan tabel gaji yang ditetapkan bersama dengan Keputusan Pemerintah Nomor 204/2004/ND-CP tanggal 14 Desember 2004 tentang Skema Gaji Kader, Pegawai Negeri Sipil, Pegawai Negeri Sipil, dan Anggota TNI.
Secara spesifik sebagai berikut: Guru SD kelas III, kode V.07.03.29, dikenakan koefisien gaji pegawai negeri sipil golongan A1, yaitu dari koefisien gaji 2,34 sampai dengan koefisien gaji 4,98.
Guru Sekolah Dasar golongan II, kode V.07.03.28, dikenakan koefisien gaji pegawai negeri sipil golongan A2, golongan A2.2, dari koefisien gaji 4,00 menjadi koefisien gaji 6,38.
Guru Sekolah Dasar golongan I kode V.07.03.27 dikenakan koefisien gaji pegawai negeri sipil golongan A2 golongan A2.1 dari koefisien gaji 4,40 menjadi koefisien gaji 6,78.
Kementerian Pendidikan dan Pelatihan memandu klasifikasi gaji dalam pengangkatan ke dalam jabatan profesional sesuai dengan pedoman dalam Klausul 1, Bagian II Surat Edaran No. 02/2007/TT-BNV tanggal 25 Mei 2007 dari Kementerian Dalam Negeri yang memandu klasifikasi gaji dalam kenaikan pangkat, transfer pangkat, dan perubahan jenis pegawai negeri sipil dan pegawai negeri sipil, serta sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam penerapan kebijakan gaji yang baru, klasifikasi gaji yang baru diterapkan sesuai dengan peraturan Pemerintah.
Ketentuan transisi
Dalam dokumen konsolidasi tersebut, Kementerian Pendidikan dan Pelatihan menetapkan ketentuan peralihan sebagai berikut:
Pertama, apabila seorang guru sekolah dasar tidak memenuhi persyaratan untuk diangkat menjadi guru sekolah dasar sebagaimana diatur dalam Surat Edaran ini, maka ia akan tetap mempertahankan pangkat, kode, dan koefisien gaji dari jabatan guru sekolah dasar yang saat ini diklasifikasikan berdasarkan Surat Edaran Bersama No. 21/2015/TTLT-BGDĐT-BNV. Apabila memenuhi persyaratan yang ditentukan, ia akan diangkat menjadi guru sekolah dasar yang bersangkutan tanpa harus mengikuti ujian atau mempertimbangkan promosi jabatan.
Kedua, bagi guru Sekolah Dasar yang belum memenuhi standar jenjang pendidikan sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 72 Undang-Undang tentang Pendidikan Tahun 2019, namun tidak mengikuti peningkatan jenjang pendidikan sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 71 tanggal 30 Juni 2020 tentang Penetapan Peta Jalan Peningkatan Jenjang Pendidikan Guru PAUD, Guru Sekolah Dasar, dan Guru Sekolah Menengah, tetap mempertahankan pangkat, kode, dan koefisien gaji jabatan guru Sekolah Dasar yang masih dipegangnya hingga pensiun.
Terkait ketentuan yang berlaku, Kementerian Pendidikan dan Pelatihan menetapkan bahwa lamanya masa jabatan guru dengan jabatan profesi guru sekolah dasar golongan II (kode V.07.03.07) atau pangkat guru sekolah dasar senior (kode 15a.203) ditetapkan setara dengan lamanya masa jabatan guru dengan jabatan profesi guru sekolah dasar golongan II (kode V.07.03.28).
Lamanya seorang guru menyandang gelar profesi guru sekolah dasar golongan IV (kode V.07.03.09) atau menyandang pangkat guru sekolah dasar (kode 15.114) atau menyandang gelar profesi guru sekolah dasar golongan III (kode V.07.03.08) atau menyandang pangkat utama guru sekolah dasar (kode 15a.204) ditetapkan setara dengan lamanya guru menyandang gelar profesi guru sekolah dasar golongan III (kode V.07.03.29) terhitung sejak guru tersebut mencapai jenjang pendidikan standar guru sekolah dasar menurut Undang-Undang Pendidikan tahun 2019.
Dalam hal guru mengikuti ujian atau dipertimbangkan untuk diangkat menjadi guru madrasah ibtidaiyah golongan II (kode V.07.03.28), apabila yang bersangkutan telah berpendidikan magister atau lebih tinggi, memenuhi standar jenjang pendidikan guru madrasah ibtidaiyah golongan II dan telah menyandang gelar guru madrasah ibtidaiyah golongan III (kode V.07.03.29) atau yang setara paling sedikit selama 06 (enam) tahun (tidak termasuk masa percobaan) terhitung sejak batas akhir penyampaian surat lamaran ujian atau kenaikan pangkat, maka yang bersangkutan ditetapkan telah memenuhi persyaratan lamanya menyandang jabatan sebagaimana dimaksud dalam Angka 4 Pasal 4 Angka i Surat Edaran ini.
Kasus lainnya
Beberapa kasus guru yang saat ini mengajar ditetapkan memenuhi standar pelatihan standar untuk guru sekolah dasar termasuk:
Guru yang ditugaskan untuk mengajar Teknologi Informasi dan Teknologi harus memiliki gelar sarjana atau lebih tinggi dalam bidang keguruan di bidang Teknologi Informasi, Teknologi, Teknik Industri, Teknik Pertanian, atau gelar sarjana atau lebih tinggi dalam jurusan yang relevan dengan Teknologi Informasi, Teknologi, Teknik Pertanian, atau Teknik Industri. Apabila memiliki gelar sarjana atau lebih tinggi dalam jurusan yang relevan dengan mata pelajaran tersebut, mereka harus memiliki sertifikat pelatihan pedagogi untuk guru sekolah dasar sesuai dengan program yang dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan dan Pelatihan.
Guru yang ditugaskan untuk mengajar Seni (Musik, Seni Rupa) harus memiliki gelar sarjana atau lebih tinggi dalam pelatihan guru di bidang Seni atau Musik atau Seni Rupa atau gelar sarjana atau lebih tinggi dalam jurusan yang relevan dengan mata pelajaran Seni, Musik, Seni Rupa.
Dalam hal memiliki gelar sarjana atau lebih tinggi dalam jurusan yang relevan, harus ada sertifikat pelatihan pedagogi untuk guru sekolah dasar sesuai dengan program yang dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan dan Pelatihan.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)