Pendiri TH School, Labor Hero Thai Huong, berbagi di konferensi Kebahagiaan dalam Pendidikan 2024
Keinginan untuk membangun "sekolah bahagia" Napoleon pernah berkata: "Masa depan anak adalah pekerjaan seorang ibu". Setiap orang tua mencurahkan seluruh hatinya untuk anak-anak tercinta. Dan tentu saja tidak ada ibu yang ingin melepaskan anak-anaknya yang masih kecil untuk melangkah ke dunia yang asing, tidak ada ibu yang ingin anaknya meninggalkan pelukan ibunya lebih awal dengan masa kecil yang tidak lengkap di negeri asing. "Sebagai seorang ibu, saya sepenuhnya memahami perasaan itu. Bagaimana mungkin anak-anak kita tidak mengorbankan masa remaja terindah mereka untuk mencari kesempatan pendidikan yang lebih baik? Bagaimana mungkin Vietnam tidak menyaksikan bakat-bakat muda yang, karena keterikatan mereka di usia yang tepat, mengabdikan kecerdasan mereka untuk negara lain?" - Ibu Thai Huong menceritakan kekhawatiran pertama yang memotivasi keinginannya untuk membangun sekolah dengan lingkungan pendidikan yang modern dan manusiawi. Berawal dari keinginan untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya agar berkembang secara utuh dan menyeluruh di tanah kelahirannya, beliau membangun Sekolah TH dengan sepenuh hati dan jiwa seorang ibu – sebuah sekolah impian yang menghadirkan kebahagiaan sejati bagi anak-anak dengan memberikan pendidikan berwawasan dunia dan inti sari pendidikan Vietnam, semua demi generasi emas masa depan untuk membangun Tanah Air yang tangguh dan kuat. Sekolah TH lahir dengan membawa kisah yang bermakna. Di sini, anak-anak berhak mendapatkan pendidikan berkelas internasional dengan lingkungan belajar dan peralatan terbaik. Mereka berhak menikmati program pendidikan jasmani yang komprehensif dan sistem persekolahan yang optimal, yang secara sistematis dirancang untuk meningkatkan kesehatan dan martabat generasi muda khususnya dan masyarakat Vietnam pada umumnya. Tujuan Sekolah TH adalah menjadikan anak-anak Vietnam sebagai warga dunia, sekaligus menghargai budaya dan menjunjung tinggi jati diri Tanah Air. “Dengan segenap semangat dan dedikasi saya, saya bertekad untuk membangun Sekolah TH menjadi sekolah yang membahagiakan – tempat di mana kegembiraan bersemi dan cinta menyebar,” ungkap Ibu Thai Huong.Jamuan santai di Sekolah TH
Setelah 8 tahun berdiri, Sekolah TH telah mencapai kemajuan yang pesat dalam pembinaannya, mencatat banyak prestasi luar biasa, dan menjadi sekolah tempat anak-anak dapat belajar, bermain, berteman, mengembangkan lingkungan yang bebas dan utuh, serta mengekspresikan aspirasi dan impian mereka. Dengan menerapkan filosofi "sekolah bahagia" secara menyeluruh, Sekolah TH telah, sedang, dan akan terus memberdayakan setiap siswa, mendorong mereka untuk mengembangkan kreativitas, dan terus meningkatkan diri untuk membangun fondasi yang kokoh bagi kesuksesan mereka di masa depan.Lingkungan sekolah yang bahagia akan selalu menumbuhkan rasa cinta, rasa memiliki dan keterikatan.
Bukanlah suatu kebetulan jika kata "rumah" selalu dikaitkan dengan kata "sekolah". Lingkungan sekolah yang bahagia akan selalu membangkitkan rasa cinta, keakraban, dan ikatan yang kuat, di mana setiap anggota merasa seperti anggota keluarga. Dari sana, Pendiri TH School menekankan pesan, mari kita bangun sekolah menjadi "titik temu yang membahagiakan" - tempat untuk menghubungkan inti sari ilmu pengetahuan, budaya tradisional, dan visi masa depan; mengarahkan dan memberdayakan siswa agar siap menjadi warga dunia.Untuk mengintegrasikan kebahagiaan dan tujuan pribadi ke dalam lingkungan pendidikan, Sekolah TH telah menerapkan model SPIRE. Ini merupakan pendekatan komprehensif yang dikembangkan oleh Dr. Tal Ben-Shahar, pakar Psikologi Positif di Universitas Harvard. Kerangka kerja kebahagiaan SPIRE mencakup lima aspek untuk mendorong pembelajaran seumur hidup dan membangun kehidupan yang lebih damai, berdasarkan penelitian terbaru tentang kebahagiaan. 1. Kesejahteraan spiritual 2. Kesejahteraan fisik 3. Kesejahteraan intelektual 4. Kesejahteraan relasional 5. Kesejahteraan emosional. |
Menteri Pendidikan dan Pelatihan Nguyen Kim Son sangat menghargai upaya Ibu Thai Huong dan Sekolah TH.
Mengapresiasi upaya Ibu Thai Huong, Menteri Pendidikan dan Pelatihan Nguyen Kim Son mengakui bahwa Sekolah TH selalu menerapkan model sekolah bahagia dan telah meraih banyak prestasi luar biasa. "Ibu Thai Huong adalah sosok yang selalu bersemangat membangun sekolah bahagia. Untuk memiliki ide dan berhasil mengimplementasikannya, pertama-tama, Ibu Thai Huong haruslah pribadi yang bahagia dan jalan yang ditempuhnya haruslah jalan yang menciptakan nilai tambah bagi kebahagiaan," ujar Menteri dalam pidatonya pada sesi pembukaan lokakarya Kebahagiaan dalam Pendidikan 2024 pada pagi hari tanggal 23 November.Pada 23-24 November, Institut Pendidikan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (EDI) menyelenggarakan Konferensi Kebahagiaan dalam Pendidikan 2024 dengan serangkaian kegiatan yang mencakup 4 sesi; menghadirkan para pakar pendidikan terkemuka di Indonesia dan seluruh dunia untuk membahas dan berbagi keterampilan serta metode tentang struktur dan model untuk menciptakan lingkungan belajar yang bahagia bagi siswa. Secara khusus, fokusnya adalah pada pelatihan generasi guru yang mampu menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, berkontribusi pada inovasi pendidikan, dan memajukan pendidikan komprehensif di Vietnam. |
Komentar (0)